<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cair Juli, Biaya Sekolah Jadi Target Alokasi Gaji 13 PNS</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan konsumsi di semester I-2017 mengalami penurunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741678/cair-juli-biaya-sekolah-jadi-target-alokasi-gaji-13-pns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741678/cair-juli-biaya-sekolah-jadi-target-alokasi-gaji-13-pns"/><item><title>Cair Juli, Biaya Sekolah Jadi Target Alokasi Gaji 13 PNS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741678/cair-juli-biaya-sekolah-jadi-target-alokasi-gaji-13-pns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/21/320/1741678/cair-juli-biaya-sekolah-jadi-target-alokasi-gaji-13-pns</guid><pubDate>Jum'at 21 Juli 2017 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/21/320/1741678/cair-juli-biaya-sekolah-jadi-target-alokasi-gaji-13-pns-KnzrRtIE7z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/21/320/1741678/cair-juli-biaya-sekolah-jadi-target-alokasi-gaji-13-pns-KnzrRtIE7z.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan konsumsi di semester I-2017 mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh pencairan gaji ke-13 dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terlambat.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, penurunan konsumsi di semester I ini akan dibicarakan dengan pihak terkait. Namun ia mengatakan memang konsumsi di Indonesia jika dilihat agak bergeser dari kuartal II ke kuartal III.

&quot;Di kuartal II itu memang gaji ke-13 dibayarkannya tidak di Juni dan memang di Juli. Terus di kuartal II berdampak di kuartal III tapi selama di periode bulan Ramadan itu juga adalah periode pembayaran uang sekolah,&quot; ungkap Agus di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Menurut Agus, turunnya konsumsi di Juli memang karena terlambat cairnya dana gaji ke-13 yang seharusnya dibayarkan di bulan Juni. Sehingga saat cair di bulan Juli gaji ke-13 digunakan untuk membayar kebutuhan sekolah anak sehingga tidak terasa dampaknya kepada sektor konsumsi.

&quot;Pembayaran uang sekolah membuat spending dari pada masyarakat Indonesia banyak yang teralokasi untuk uang sekolah sehingga dampaknya kepada konsumsi tidak optimal,&quot; jelasnya.

Namun Agus, memprediksi bahwa konsumsi di semester II tahun 2017 akan mengalami peningkatan. Karena harga komoditi di dunia pada kuartal IV 2016 dan kuartal I 2017 mengalami koreksi di kuartal II. Hal ini sama dengan kondisi di Indonesia yang mengalami penurunan permintaan sehingga pertumbuhan konsumsi Indonesia sedikit bergeser.

&quot;Pertumbuhan konsumsi Indonesia agak bergeser ke kuartal III atau sederhananya bergeser ke semester II. Tapi secara umum tetap pemulihan ekonomi terjadi, kita perkirakan antara 5% sampai 5,4%,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan konsumsi di semester I-2017 mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh pencairan gaji ke-13 dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terlambat.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, penurunan konsumsi di semester I ini akan dibicarakan dengan pihak terkait. Namun ia mengatakan memang konsumsi di Indonesia jika dilihat agak bergeser dari kuartal II ke kuartal III.

&quot;Di kuartal II itu memang gaji ke-13 dibayarkannya tidak di Juni dan memang di Juli. Terus di kuartal II berdampak di kuartal III tapi selama di periode bulan Ramadan itu juga adalah periode pembayaran uang sekolah,&quot; ungkap Agus di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Menurut Agus, turunnya konsumsi di Juli memang karena terlambat cairnya dana gaji ke-13 yang seharusnya dibayarkan di bulan Juni. Sehingga saat cair di bulan Juli gaji ke-13 digunakan untuk membayar kebutuhan sekolah anak sehingga tidak terasa dampaknya kepada sektor konsumsi.

&quot;Pembayaran uang sekolah membuat spending dari pada masyarakat Indonesia banyak yang teralokasi untuk uang sekolah sehingga dampaknya kepada konsumsi tidak optimal,&quot; jelasnya.

Namun Agus, memprediksi bahwa konsumsi di semester II tahun 2017 akan mengalami peningkatan. Karena harga komoditi di dunia pada kuartal IV 2016 dan kuartal I 2017 mengalami koreksi di kuartal II. Hal ini sama dengan kondisi di Indonesia yang mengalami penurunan permintaan sehingga pertumbuhan konsumsi Indonesia sedikit bergeser.

&quot;Pertumbuhan konsumsi Indonesia agak bergeser ke kuartal III atau sederhananya bergeser ke semester II. Tapi secara umum tetap pemulihan ekonomi terjadi, kita perkirakan antara 5% sampai 5,4%,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
