<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sektor UKM Topang Kenaikan Laba Bersih Bank Danamon ke Rp2 Triliun   </title><description>Portofolio kredit Bank Danamon terus bergeser menuju segmen non-mass market.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/278/1743752/sektor-ukm-topang-kenaikan-laba-bersih-bank-danamon-ke-rp2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/278/1743752/sektor-ukm-topang-kenaikan-laba-bersih-bank-danamon-ke-rp2-triliun"/><item><title>Sektor UKM Topang Kenaikan Laba Bersih Bank Danamon ke Rp2 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/278/1743752/sektor-ukm-topang-kenaikan-laba-bersih-bank-danamon-ke-rp2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/278/1743752/sektor-ukm-topang-kenaikan-laba-bersih-bank-danamon-ke-rp2-triliun</guid><pubDate>Selasa 25 Juli 2017 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/25/278/1743752/sektor-ukm-topang-kenaikan-laba-bersih-bank-danamon-ke-rp2-triliun-G8r8pkhbqE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/25/278/1743752/sektor-ukm-topang-kenaikan-laba-bersih-bank-danamon-ke-rp2-triliun-G8r8pkhbqE.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Danamon Tbk (BDMN) mencatatkan kinerja gemilang pada semester I-2017. Bank Danamon membukukan laba bersih sebesar Rp2 triliun atau tumbuh 18% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laba operasional tumbuh 22% menjadi Rp2,9 triliun.

Direktur Bank Danamon Vera Eve Lim menjelaskan, kinerja Bank Danamon pada semester I-2017 didorong oleh penurunan biaya kredit dan efisiensi pengelolaan operasional Danamon.&amp;nbsp;Vera melanjutkan, portofolio kredit Bank Danamon terus bergeser menuju segmen non-mass market.

&quot;Kredit pada segmen UKM tumbuh 9% menjadi Rp26,7 triliun. Portofolio Enterprise terdiri dari perbankan korporasi, komersial, dan institusi keuangan, tumbuh 6% menjadi Rp37,1 triliun. Sementara kredit mortgage tumbuh 25% menjadi Rp4,9 triliun,&quot; ujarnya di Gedung Danamon, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Sementara itu, rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) pada posisi 89,6%. Pada saat yang sama, giro dan tabungan (CASA) naik 4% menjadi Rp46,7 triliun.

Sedangkan rasio CASA tumbuh menjadi 44,3% dari 42,1% pada tahun sebelumnya. Deposito menurun 4% menjadi Rp58,8 triliun melalui pelepasan dana mahal. Sementara rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) konsolidasi pada posisi 21,5%.

Di sisi lain, total kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) turun menjadi Rp3,8 triliun. &quot;Rasio NPL kita secara gross tercatat pada 3,2% yang masih berada di bawah batas yang ditentukan regulator yaitu 5%. Rasio NPL turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,3%,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Danamon Tbk (BDMN) mencatatkan kinerja gemilang pada semester I-2017. Bank Danamon membukukan laba bersih sebesar Rp2 triliun atau tumbuh 18% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laba operasional tumbuh 22% menjadi Rp2,9 triliun.

Direktur Bank Danamon Vera Eve Lim menjelaskan, kinerja Bank Danamon pada semester I-2017 didorong oleh penurunan biaya kredit dan efisiensi pengelolaan operasional Danamon.&amp;nbsp;Vera melanjutkan, portofolio kredit Bank Danamon terus bergeser menuju segmen non-mass market.

&quot;Kredit pada segmen UKM tumbuh 9% menjadi Rp26,7 triliun. Portofolio Enterprise terdiri dari perbankan korporasi, komersial, dan institusi keuangan, tumbuh 6% menjadi Rp37,1 triliun. Sementara kredit mortgage tumbuh 25% menjadi Rp4,9 triliun,&quot; ujarnya di Gedung Danamon, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Sementara itu, rasio kredit terhadap total pendanaan atau loan to funding ratio (LFR) pada posisi 89,6%. Pada saat yang sama, giro dan tabungan (CASA) naik 4% menjadi Rp46,7 triliun.

Sedangkan rasio CASA tumbuh menjadi 44,3% dari 42,1% pada tahun sebelumnya. Deposito menurun 4% menjadi Rp58,8 triliun melalui pelepasan dana mahal. Sementara rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) konsolidasi pada posisi 21,5%.

Di sisi lain, total kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) turun menjadi Rp3,8 triliun. &quot;Rasio NPL kita secara gross tercatat pada 3,2% yang masih berada di bawah batas yang ditentukan regulator yaitu 5%. Rasio NPL turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,3%,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
