<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Mau Kalah dari China, Jepang Ajukan Diri Bangun Kereta Cepat hingga MRT   </title><description>Jepang ingin lebih dilibatkan dalam penggarapan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ke depannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/320/1743653/tak-mau-kalah-dari-china-jepang-ajukan-diri-bangun-kereta-cepat-hingga-mrt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/320/1743653/tak-mau-kalah-dari-china-jepang-ajukan-diri-bangun-kereta-cepat-hingga-mrt"/><item><title>Tak Mau Kalah dari China, Jepang Ajukan Diri Bangun Kereta Cepat hingga MRT   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/320/1743653/tak-mau-kalah-dari-china-jepang-ajukan-diri-bangun-kereta-cepat-hingga-mrt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/25/320/1743653/tak-mau-kalah-dari-china-jepang-ajukan-diri-bangun-kereta-cepat-hingga-mrt</guid><pubDate>Selasa 25 Juli 2017 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/25/320/1743653/tak-mau-kalah-dari-china-jepang-ajukan-diri-bangun-kereta-cepat-hingga-mrt-lAFI1LH3Pr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi MRT. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/25/320/1743653/tak-mau-kalah-dari-china-jepang-ajukan-diri-bangun-kereta-cepat-hingga-mrt-lAFI1LH3Pr.jpg</image><title>Ilustrasi MRT. (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan melakukan pertemuan dengan President of Japan Internasional Cooperation Agency (JICA/Badan Kerjasama Internasional Jepang) Shinichi Kitaoka, hari ini. Keduanya membahas perihal proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Luhut mengatakan, kedatangan perwakilan dari pihak Jepang itu dalam rangka membicarakan investasi. Menurutnya, Jepang ingin lebih dilibatkan dalam penggarapan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ke depannya. Pasalnya, saat ini beberapa proyek kereta cepat sudah ditangani oleh China.

&quot;JICA tadi saya hanya bicara mereka mau ngomong pengin lebih tampil lagi di Indonesia. Tadi kita bicara soal Jakarta-Surabaya. MRT Timur ke Barat, terus kemudian Jakarta-Surabaya,&quot; kata Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Sampai saat ini, kedua negara yakni Indonesia dan Jepang, masih menjajaki studi terkait penggarapan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. &quot;Ya, lagi studinya kan belum selesai dengan JICA, dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi),&quot; paparnya.

Ditemui di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Bidang Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin mengatakan, kereta cepat Jakarta-Surabaya studinya tengah dilakukan. Dia mengatakan, Kementerian Perhubungan meminta dukungan teknis dari BPPT untuk melakukan kajian.

&quot;Kajian sedang dilakukan. Hasil-hasil awal baru indikasi-indikasi. Expert-nya JICA juga berpartisipasi. Intinya kita sedang dalam tahap persiapan,&quot; terangnya.

Indikasi yang ditemukan, kata dia salah satunya terkait kecepatan yang bakal diaplikasikan di kereta Jakarta-Surabaya, kemudian mengenai bahan bakar yang bakal digunakan dan lain sebagainya. &quot;(Dari kecepatan), sekarang sih konsepnya masih 160 kilometer (km) per jam,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan melakukan pertemuan dengan President of Japan Internasional Cooperation Agency (JICA/Badan Kerjasama Internasional Jepang) Shinichi Kitaoka, hari ini. Keduanya membahas perihal proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.

Luhut mengatakan, kedatangan perwakilan dari pihak Jepang itu dalam rangka membicarakan investasi. Menurutnya, Jepang ingin lebih dilibatkan dalam penggarapan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ke depannya. Pasalnya, saat ini beberapa proyek kereta cepat sudah ditangani oleh China.

&quot;JICA tadi saya hanya bicara mereka mau ngomong pengin lebih tampil lagi di Indonesia. Tadi kita bicara soal Jakarta-Surabaya. MRT Timur ke Barat, terus kemudian Jakarta-Surabaya,&quot; kata Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Sampai saat ini, kedua negara yakni Indonesia dan Jepang, masih menjajaki studi terkait penggarapan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. &quot;Ya, lagi studinya kan belum selesai dengan JICA, dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi),&quot; paparnya.

Ditemui di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Bidang Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin mengatakan, kereta cepat Jakarta-Surabaya studinya tengah dilakukan. Dia mengatakan, Kementerian Perhubungan meminta dukungan teknis dari BPPT untuk melakukan kajian.

&quot;Kajian sedang dilakukan. Hasil-hasil awal baru indikasi-indikasi. Expert-nya JICA juga berpartisipasi. Intinya kita sedang dalam tahap persiapan,&quot; terangnya.

Indikasi yang ditemukan, kata dia salah satunya terkait kecepatan yang bakal diaplikasikan di kereta Jakarta-Surabaya, kemudian mengenai bahan bakar yang bakal digunakan dan lain sebagainya. &quot;(Dari kecepatan), sekarang sih konsepnya masih 160 kilometer (km) per jam,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
