<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilih Mana, Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Jakarta-Surabaya?</title><description>Pembangunan proyek ini memang sangat kompleks mulai dari pembebasan  lahan yang memakan waktu cukup lama, tekstur tanah yang tidak stabil,  dan bisnisnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/27/320/1744997/pilih-mana-kereta-cepat-jakarta-bandung-atau-jakarta-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/07/27/320/1744997/pilih-mana-kereta-cepat-jakarta-bandung-atau-jakarta-surabaya"/><item><title>Pilih Mana, Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Jakarta-Surabaya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/07/27/320/1744997/pilih-mana-kereta-cepat-jakarta-bandung-atau-jakarta-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/07/27/320/1744997/pilih-mana-kereta-cepat-jakarta-bandung-atau-jakarta-surabaya</guid><pubDate>Kamis 27 Juli 2017 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/27/320/1744997/pilih-mana-kereta-cepat-jakarta-bandung-atau-jakarta-surabaya-GCvaXgMonZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Feby Novalius/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/27/320/1744997/pilih-mana-kereta-cepat-jakarta-bandung-atau-jakarta-surabaya-GCvaXgMonZ.jpg</image><title>Foto: Feby Novalius/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung belum juga dimulai konstruksinya. Molornya pembangunan proyek ini pun disindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena lelet dalam pengerjaannya.

Menurut Praktisi Perkeretaapian dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana, pembangunan proyek ini memang sangat kompleks mulai dari pembebasan lahan yang memakan waktu cukup lama, tekstur tanah yang tidak stabil, dan bisnisnya.
Baca juga: Menko Luhut: Porsi Kepemilikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Masih Dikaji
Selain itu, jika dilihat dari sisi kecepatan kereta yang sangat tinggi, Aditya menilai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung kurang cocok terkait dengan jaraknya. Tak hanya itu, dari sisi ekonomi, pergerakan ekonomi di wilayah pantai utara Jawa yang seharusnya dikembangkan.

&quot;Ya memang kalau bicara ini memang dua hal berbeda, tapi kalau dilihat dari pergerakan ekonomi saya pribadi sependapat, kalau kereta api kecepatan tinggi itu lebih layak untuk dibangun dan dioperasikan untuk Jakarta-Surabaya ketimbang Jakarta-Bandung,&quot; tuturnya kepada Okezone.
Baca juga: Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Menteri PUPR: Presiden Sudah Oke, Preferensinya Jepang
Akan tetapi, Aditya mengatakan memang tidak bisa sepenuhnya disamakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dengan rencana pembangunan kereta Jakarta-Surabaya. Pasalnya, tahapan-tahapan model kerja sama dan lainnya berbeda antara Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya.
Baca juga: Kenapa Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lelet? Ini Alasannya!
&quot;Jadi menurut saya silahkan saja dua-duanya jalan, asal kembali lagi khusus kereta cepat Jakarta-Bandung asal semua proyek memang sudah dikaji secara cermat, sehingga bisa diputuskan secara bisnis dan non-bisnisnya,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung belum juga dimulai konstruksinya. Molornya pembangunan proyek ini pun disindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena lelet dalam pengerjaannya.

Menurut Praktisi Perkeretaapian dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana, pembangunan proyek ini memang sangat kompleks mulai dari pembebasan lahan yang memakan waktu cukup lama, tekstur tanah yang tidak stabil, dan bisnisnya.
Baca juga: Menko Luhut: Porsi Kepemilikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Masih Dikaji
Selain itu, jika dilihat dari sisi kecepatan kereta yang sangat tinggi, Aditya menilai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung kurang cocok terkait dengan jaraknya. Tak hanya itu, dari sisi ekonomi, pergerakan ekonomi di wilayah pantai utara Jawa yang seharusnya dikembangkan.

&quot;Ya memang kalau bicara ini memang dua hal berbeda, tapi kalau dilihat dari pergerakan ekonomi saya pribadi sependapat, kalau kereta api kecepatan tinggi itu lebih layak untuk dibangun dan dioperasikan untuk Jakarta-Surabaya ketimbang Jakarta-Bandung,&quot; tuturnya kepada Okezone.
Baca juga: Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Menteri PUPR: Presiden Sudah Oke, Preferensinya Jepang
Akan tetapi, Aditya mengatakan memang tidak bisa sepenuhnya disamakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dengan rencana pembangunan kereta Jakarta-Surabaya. Pasalnya, tahapan-tahapan model kerja sama dan lainnya berbeda antara Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya.
Baca juga: Kenapa Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Lelet? Ini Alasannya!
&quot;Jadi menurut saya silahkan saja dua-duanya jalan, asal kembali lagi khusus kereta cepat Jakarta-Bandung asal semua proyek memang sudah dikaji secara cermat, sehingga bisa diputuskan secara bisnis dan non-bisnisnya,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
