<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah! Saham Perbankan Diprediksi Tumbuh 10% hingga Akhir 2017</title><description>Sejak awal 2017 hingga penutupan, saham perbankan sudah tumbuh 20,94% ke level 981,94.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/278/1747847/wah-saham-perbankan-diprediksi-tumbuh-10-hingga-akhir-2017</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/278/1747847/wah-saham-perbankan-diprediksi-tumbuh-10-hingga-akhir-2017"/><item><title>Wah! Saham Perbankan Diprediksi Tumbuh 10% hingga Akhir 2017</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/278/1747847/wah-saham-perbankan-diprediksi-tumbuh-10-hingga-akhir-2017</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/278/1747847/wah-saham-perbankan-diprediksi-tumbuh-10-hingga-akhir-2017</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2017 05:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/01/278/1747847/wah-saham-perbankan-diprediksi-tumbuh-10-hingga-akhir-2017-1rKzWwv0XB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/01/278/1747847/wah-saham-perbankan-diprediksi-tumbuh-10-hingga-akhir-2017-1rKzWwv0XB.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Prospek saham sektor perbankan dipastikan tetap gemilang hingga pengujung 2017. Sejak awal 2017 hingga penutupan, saham perbankan sudah tumbuh 20,94% ke level 981,94.
Sepanjang enam bulan ke depan, saham sektor perbankan juga diprediksi masih memiliki ruang untuk tumbuh.
&quot;Kira- kira masih ada upside 5%-10% lagi,&quot; ujar Analis NH Korindo Sekuritas Bima Setiaji saat dihubungi Okezone, Senin, (31/7/207).
Baca Juga:

Daftar Laba Bank BUKU 4, Siapa Paling Tinggi?


 
Laporan Keuangan Kinclong, Bagaimana Prospek Saham Perbankan?

Bima melanjutkan, kinerja saham perbankan didorong oleh sentimen positif dari kinerja bank. Adapun bank, kata Bima, konsisten melakukan alokasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), sehingga posisi likuiditas menjadi aman.&amp;nbsp;
Di samping itu, perbankan mulai melakukan pembenahan kredit melalui penghapusan atas kerugian kredit yang cukup besar sejak 2015. Harapannya, pencadangan dan penghapusan atas kerugian kredit, sudah mencapai puncak pada awal 2017.
&quot;Sehingga profitabilitas bank dapat mulai pulih hingga akhir 2017 nanti,&quot; kata dia.
Bima menambahkan, kenaikan harga komoditas serta perbaikan kinerja ekonomi Indonesia, diharapkan dapat menggairahkan penyaluran kredit perbankan yang sejak awal tahun belakangan tampak lesu.
Baca Juga:

Berkat Bank Besar, Kinerja Sektor Perbankan Semester I Kinclong


 
Begini Besarnya Potensi Pasar Wealth Management Indonesia

Kendati demikian, jalan sektor perbankan bukan berarti tanpa halangan. Tantangannya, dikatakan Bima, selama pertumbuhan ekonomi masih belum optimal atau berada di kisaran 5%, kualitas kredit masih akan menjadi suatu risiko yang perlu dicermati oleh perbankan.
&quot;Di sisi lain, daya beli masyarakat yang lemah juga berpengaruh negatif terhadap profitabilitas serta penyaluran kredit konsumer perbankan,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Prospek saham sektor perbankan dipastikan tetap gemilang hingga pengujung 2017. Sejak awal 2017 hingga penutupan, saham perbankan sudah tumbuh 20,94% ke level 981,94.
Sepanjang enam bulan ke depan, saham sektor perbankan juga diprediksi masih memiliki ruang untuk tumbuh.
&quot;Kira- kira masih ada upside 5%-10% lagi,&quot; ujar Analis NH Korindo Sekuritas Bima Setiaji saat dihubungi Okezone, Senin, (31/7/207).
Baca Juga:

Daftar Laba Bank BUKU 4, Siapa Paling Tinggi?


 
Laporan Keuangan Kinclong, Bagaimana Prospek Saham Perbankan?

Bima melanjutkan, kinerja saham perbankan didorong oleh sentimen positif dari kinerja bank. Adapun bank, kata Bima, konsisten melakukan alokasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), sehingga posisi likuiditas menjadi aman.&amp;nbsp;
Di samping itu, perbankan mulai melakukan pembenahan kredit melalui penghapusan atas kerugian kredit yang cukup besar sejak 2015. Harapannya, pencadangan dan penghapusan atas kerugian kredit, sudah mencapai puncak pada awal 2017.
&quot;Sehingga profitabilitas bank dapat mulai pulih hingga akhir 2017 nanti,&quot; kata dia.
Bima menambahkan, kenaikan harga komoditas serta perbaikan kinerja ekonomi Indonesia, diharapkan dapat menggairahkan penyaluran kredit perbankan yang sejak awal tahun belakangan tampak lesu.
Baca Juga:

Berkat Bank Besar, Kinerja Sektor Perbankan Semester I Kinclong


 
Begini Besarnya Potensi Pasar Wealth Management Indonesia

Kendati demikian, jalan sektor perbankan bukan berarti tanpa halangan. Tantangannya, dikatakan Bima, selama pertumbuhan ekonomi masih belum optimal atau berada di kisaran 5%, kualitas kredit masih akan menjadi suatu risiko yang perlu dicermati oleh perbankan.
&quot;Di sisi lain, daya beli masyarakat yang lemah juga berpengaruh negatif terhadap profitabilitas serta penyaluran kredit konsumer perbankan,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
