<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BUSINESS HITS: Izin Impor Banyak Kendala, Sri Mulyani Persilakan Pengusaha Buka-bukaan </title><description>Selama ini para pelaku usaha kecil dan UKM banyak yang tidak dapat memenuhi perizinan lartas, karena skala kapasitas dan aksesibilitas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748106/business-hits-izin-impor-banyak-kendala-sri-mulyani-persilakan-pengusaha-buka-bukaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748106/business-hits-izin-impor-banyak-kendala-sri-mulyani-persilakan-pengusaha-buka-bukaan"/><item><title>BUSINESS HITS: Izin Impor Banyak Kendala, Sri Mulyani Persilakan Pengusaha Buka-bukaan </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748106/business-hits-izin-impor-banyak-kendala-sri-mulyani-persilakan-pengusaha-buka-bukaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748106/business-hits-izin-impor-banyak-kendala-sri-mulyani-persilakan-pengusaha-buka-bukaan</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2017 05:52 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/01/320/1748106/business-hits-izin-impor-banyak-kendala-sri-mulyani-persilakan-pengusaha-buka-bukaan-Up9unsPLdF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/01/320/1748106/business-hits-izin-impor-banyak-kendala-sri-mulyani-persilakan-pengusaha-buka-bukaan-Up9unsPLdF.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan melakukan reformasi Kepabeanan dan Cukai dengan program Penertiban Importir Berisiko Tinggi (PIBT). Reformasi yang dilakukan melalui program PIBT pun perlahan mulai mendapatkan hasilnya.
Namun, penerapan program PIBT masih dihadapkan pada beberapa tantangan, khususnya bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Karena selama ini para pelaku usaha kecil dan UKM banyak yang tidak dapat memenuhi perizinan lartas, karena skala kapasitas dan aksesibilitas.
Menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan tersebut dan sebagai langkah lanjutan dari program PIBT, hari ini Menteri Keuangan Sri Mulyani mengundang para pimpinan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dan kalangan pengusaha ke kantornya. Hal tersebut guna mendengar langsung keluhan dari para pelaku usaha dan UKM mengenai kendala yang mereka hadapi terkait izin impor.
Baca selengkapnya: Undang Pengusaha ke Kantornya, Sri Mulyani: Silakan Bertanya, Enggak Akan Saya Periksa Pajaknya</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan melakukan reformasi Kepabeanan dan Cukai dengan program Penertiban Importir Berisiko Tinggi (PIBT). Reformasi yang dilakukan melalui program PIBT pun perlahan mulai mendapatkan hasilnya.
Namun, penerapan program PIBT masih dihadapkan pada beberapa tantangan, khususnya bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Karena selama ini para pelaku usaha kecil dan UKM banyak yang tidak dapat memenuhi perizinan lartas, karena skala kapasitas dan aksesibilitas.
Menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan tersebut dan sebagai langkah lanjutan dari program PIBT, hari ini Menteri Keuangan Sri Mulyani mengundang para pimpinan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait dan kalangan pengusaha ke kantornya. Hal tersebut guna mendengar langsung keluhan dari para pelaku usaha dan UKM mengenai kendala yang mereka hadapi terkait izin impor.
Baca selengkapnya: Undang Pengusaha ke Kantornya, Sri Mulyani: Silakan Bertanya, Enggak Akan Saya Periksa Pajaknya</content:encoded></item></channel></rss>
