<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaga Keberlangsungan Usaha Retail, Kadin Minta Pemerintah Atur Perdagangan Online</title><description>Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia minta pemerintah buatkan aturan khusus untuk perdagangan online.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748584/jaga-keberlangsungan-usaha-retail-kadin-minta-pemerintah-atur-perdagangan-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748584/jaga-keberlangsungan-usaha-retail-kadin-minta-pemerintah-atur-perdagangan-online"/><item><title>Jaga Keberlangsungan Usaha Retail, Kadin Minta Pemerintah Atur Perdagangan Online</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748584/jaga-keberlangsungan-usaha-retail-kadin-minta-pemerintah-atur-perdagangan-online</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/02/320/1748584/jaga-keberlangsungan-usaha-retail-kadin-minta-pemerintah-atur-perdagangan-online</guid><pubDate>Rabu 02 Agustus 2017 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/02/320/1748584/jaga-keberlangsungan-usaha-retail-kadin-minta-pemerintah-atur-perdagangan-online-jeQ46lSHRo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/02/320/1748584/jaga-keberlangsungan-usaha-retail-kadin-minta-pemerintah-atur-perdagangan-online-jeQ46lSHRo.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia minta pemerintah buatkan aturan khusus untuk perdagangan online. Hal ini supaya terjadi persaingan usaha yang sehat antara online dan offline.

Wakil Ketua Kadin Bidang Perdagangan Benny Sutrisno mengatakan, saat ini penjualan retail (offline) tengah mengalami penurunan tajam. Berdasarkan data penjualan Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) hingga akhir Mei tercatat penjualan anjlok.
Baca juga: Penjualan Turun, Pengusaha Retail Salahkan Bisnis Online
Mei tercatat mencapai 4,6% pertumbuhannya atau turun dibandingkan kuartal II di 2016 sebesar 9,5%. Menurut Benny, ada beberapa penyebab penurunan, prtama daya beli masyarakat menurun meski gaji naik. Namun kenaikan gaji tersebut kalah cepat bila dibandingkan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

&quot;Yang kedua penyebabnya adalah bisnis dari offline yang menjadi online. Itu yang membuat penurunan perdagangan pada sektor retail,&quot; ujarnya kepada Okezone.
Baca juga: Gawat! Pelemahan Daya Beli dan E-Commerce Ancam Kinerja Emiten Retail
Atas penurunan tersebut, lanjut Benny, diperlukan suatu regulasi supaya keberlangsungan usaha perdagangan utamanya offline tetap terjaga. Seperti apa yang disampaikan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) persaingan harus sehat di pasar. Persaingan sehat tersebut berupa iklim usaha yang menimbulkan level playing field.
Baca juga: Catat! Pertumbuhan Ritel Akan Ngebut ke Depan
&quot;Harus ada regulasi pada perdagangan online agar playing field (bersaing sehat dengan offline). Misalnya regulasinya bayar pajak penjualan sama dengan yang offline,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia minta pemerintah buatkan aturan khusus untuk perdagangan online. Hal ini supaya terjadi persaingan usaha yang sehat antara online dan offline.

Wakil Ketua Kadin Bidang Perdagangan Benny Sutrisno mengatakan, saat ini penjualan retail (offline) tengah mengalami penurunan tajam. Berdasarkan data penjualan Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) hingga akhir Mei tercatat penjualan anjlok.
Baca juga: Penjualan Turun, Pengusaha Retail Salahkan Bisnis Online
Mei tercatat mencapai 4,6% pertumbuhannya atau turun dibandingkan kuartal II di 2016 sebesar 9,5%. Menurut Benny, ada beberapa penyebab penurunan, prtama daya beli masyarakat menurun meski gaji naik. Namun kenaikan gaji tersebut kalah cepat bila dibandingkan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

&quot;Yang kedua penyebabnya adalah bisnis dari offline yang menjadi online. Itu yang membuat penurunan perdagangan pada sektor retail,&quot; ujarnya kepada Okezone.
Baca juga: Gawat! Pelemahan Daya Beli dan E-Commerce Ancam Kinerja Emiten Retail
Atas penurunan tersebut, lanjut Benny, diperlukan suatu regulasi supaya keberlangsungan usaha perdagangan utamanya offline tetap terjaga. Seperti apa yang disampaikan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) persaingan harus sehat di pasar. Persaingan sehat tersebut berupa iklim usaha yang menimbulkan level playing field.
Baca juga: Catat! Pertumbuhan Ritel Akan Ngebut ke Depan
&quot;Harus ada regulasi pada perdagangan online agar playing field (bersaing sehat dengan offline). Misalnya regulasinya bayar pajak penjualan sama dengan yang offline,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
