<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WOW! Produksi Mobil Listrik Made in Indonesia Dimulai pada 2020</title><description>Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti)  memproyeksikan bahwa Indonesia bisa membuat dan memproduksi mobil  listrik pada 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749118/wow-produksi-mobil-listrik-made-in-indonesia-dimulai-pada-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749118/wow-produksi-mobil-listrik-made-in-indonesia-dimulai-pada-2020"/><item><title>WOW! Produksi Mobil Listrik Made in Indonesia Dimulai pada 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749118/wow-produksi-mobil-listrik-made-in-indonesia-dimulai-pada-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749118/wow-produksi-mobil-listrik-made-in-indonesia-dimulai-pada-2020</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2017 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/03/320/1749118/wow-produksi-mobil-listrik-made-in-indonesia-dimulai-pada-2020-ISMc3Sofgl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/03/320/1749118/wow-produksi-mobil-listrik-made-in-indonesia-dimulai-pada-2020-ISMc3Sofgl.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) memproyeksikan bahwa Indonesia bisa membuat dan memproduksi mobil listrik pada 2020. Guna merealisasikan pemerintah membentuk tim yang melibatkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan empat perguruan tinggi.

Menteri Ristekdikti M Nasir mengatakan, pemerintah sudah menunjuk empat perguruan tinggi untuk dilibatkan dalam pengembangan mobil listrik Indonesia. Keempat perguruan tinggi tersebut Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).
Baca juga: {WOW}! Produksi Mobil Listrik {Made in Indonesia} Dimulai pada 2020
&quot;Kami bentuk tim yang melibatkan juga BPPT. Kami tugaskan membuat mobil listrik, targetnya 2020 lah. Itu kita bisa melakukan produksi di dalam negeri,&quot; ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Menurut dia, alasan pemerintah menunjuk empat perguruan tersebut karena ada fakultas teknik yang mengembangkan komponen terkait mobil listrik. Seperti ada satu perguruan tinggi yang terkonsentrasi mengembangkan baterai, ada juga yang mengembangkan mekatronik, ada yang ke materialnya dan elektronik.
Baca juga: Soal Mobil Listrik, Menteri Jonan: Pemerintah Akan Berikan Insentif, Termasuk Pajak
&quot;Jadi kombinasi, karena mobil listrik itu komponennya. Dan mereka punya kelebihan ini kami gabungkan jadi satu,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku, optimis Indonesia bisa menciptakan mobil listrik sendiri. Di mana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyampaikan bahwa Indonesia memiliki putra-putri terbaik yang tentu bisa mengembangkan mobil listrik dalam negeri.

&quot;Teknologi kan sekarang berkembang cepat, makanya kita jangan jadi market teknologi orang lain, itu saja. Di BPPT banyak orang pintar kan. Hebat-hebat doktor muda, tapi kadang kurang kita manfaatkan,&quot; tuturnya.
Baca juga: Instruksi Jokowi soal Mobil Listrik: Itu Harus Kita Hitung, Harus Kita Lihat!
Menurutnya, Presiden Jokowi juga sudah memberikan dukungan pengembangan mobil listrik di dalam negeri. Bahkan arahan pun sudah disampaikan bahwa penelitian atau pengembangan bisa segera dimulai.

&quot;Menurut saya harus cepat karena sudah ada embrionya. Dahlan (mantan menteri BUMN) pernah buat,&quot; tuturnya.

Sebagai informasi, pemerintah sedang menyusun draf terkait kebijakan mobil listrik seperti apa. Jika draf sudah selesai rencananya akan dibuatkan menjadi Peraturan Presiden.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) memproyeksikan bahwa Indonesia bisa membuat dan memproduksi mobil listrik pada 2020. Guna merealisasikan pemerintah membentuk tim yang melibatkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan empat perguruan tinggi.

Menteri Ristekdikti M Nasir mengatakan, pemerintah sudah menunjuk empat perguruan tinggi untuk dilibatkan dalam pengembangan mobil listrik Indonesia. Keempat perguruan tinggi tersebut Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).
Baca juga: {WOW}! Produksi Mobil Listrik {Made in Indonesia} Dimulai pada 2020
&quot;Kami bentuk tim yang melibatkan juga BPPT. Kami tugaskan membuat mobil listrik, targetnya 2020 lah. Itu kita bisa melakukan produksi di dalam negeri,&quot; ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Menurut dia, alasan pemerintah menunjuk empat perguruan tersebut karena ada fakultas teknik yang mengembangkan komponen terkait mobil listrik. Seperti ada satu perguruan tinggi yang terkonsentrasi mengembangkan baterai, ada juga yang mengembangkan mekatronik, ada yang ke materialnya dan elektronik.
Baca juga: Soal Mobil Listrik, Menteri Jonan: Pemerintah Akan Berikan Insentif, Termasuk Pajak
&quot;Jadi kombinasi, karena mobil listrik itu komponennya. Dan mereka punya kelebihan ini kami gabungkan jadi satu,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku, optimis Indonesia bisa menciptakan mobil listrik sendiri. Di mana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyampaikan bahwa Indonesia memiliki putra-putri terbaik yang tentu bisa mengembangkan mobil listrik dalam negeri.

&quot;Teknologi kan sekarang berkembang cepat, makanya kita jangan jadi market teknologi orang lain, itu saja. Di BPPT banyak orang pintar kan. Hebat-hebat doktor muda, tapi kadang kurang kita manfaatkan,&quot; tuturnya.
Baca juga: Instruksi Jokowi soal Mobil Listrik: Itu Harus Kita Hitung, Harus Kita Lihat!
Menurutnya, Presiden Jokowi juga sudah memberikan dukungan pengembangan mobil listrik di dalam negeri. Bahkan arahan pun sudah disampaikan bahwa penelitian atau pengembangan bisa segera dimulai.

&quot;Menurut saya harus cepat karena sudah ada embrionya. Dahlan (mantan menteri BUMN) pernah buat,&quot; tuturnya.

Sebagai informasi, pemerintah sedang menyusun draf terkait kebijakan mobil listrik seperti apa. Jika draf sudah selesai rencananya akan dibuatkan menjadi Peraturan Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
