<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pekerja JICT Mogok, Perusahaan Logistik Rugi Rp1 Triliun?</title><description>Bahkan kerugian bisa mencapai Rp1 triliun jika demo masih berlanjut hingga 10 Agustus 2017.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749234/pekerja-jict-mogok-perusahaan-logistik-rugi-rp1-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749234/pekerja-jict-mogok-perusahaan-logistik-rugi-rp1-triliun"/><item><title>Pekerja JICT Mogok, Perusahaan Logistik Rugi Rp1 Triliun?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749234/pekerja-jict-mogok-perusahaan-logistik-rugi-rp1-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/03/320/1749234/pekerja-jict-mogok-perusahaan-logistik-rugi-rp1-triliun</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2017 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/03/320/1749234/pekerja-jict-mogok-perusahaan-logistik-rugi-rp1-triliun-h10dqVcuxC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Giri/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/03/320/1749234/pekerja-jict-mogok-perusahaan-logistik-rugi-rp1-triliun-h10dqVcuxC.jpg</image><title>Foto: Giri/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Aksi mogok kerja yang dilakukan pegawai PT Jakarta International Container Terminal (JICT) terus berlanjut. Bahkan mogok kerja yang dilakukan hari ini membuat JICT lumpuh total.
Ketua&amp;nbsp;Asosiasi Logistik&amp;nbsp;Indonesia (ALI)&amp;nbsp;Zaldy&amp;nbsp;Ilham Masita menilai, aksi mogok yang dilakukan serikat pekerja menimbulkan banyak kerugian. Bahkan kerugian bisa mencapai Rp1 triliun jika demo masih berlanjut hingga 10 Agustus 2017.
&amp;ldquo;Kerugiannya menurut saya sih sampai Rp100-Rp200 miliar, bisa jadi Rp1 triliun kalau sampai 10 Agustus masih mogok,&amp;rdquo; kata Zaldy kepada Okezone, Kamis (3/8/2017).
Baca Juga:

Pekerja JICT Tetap Mogok Kerja, Direksi: Kami Menyesal, padahal Semua Hak Sudah Dipenuhi

 

 
Pegawainya Mogok Kerja, JITC Gandeng 3 Terminal Antisipasi Kelancaran Pelayanan

Menurutnya, kerugian tidak hanya dalam bentuk materi. Terhambatnya distribusi barang juga membuat reputasi perusahaan logistik turun. Belum lagi, lanjut Zaldy, kalau dikenakan penalti karena keterlambatan pengiriman.
&amp;ldquo;Kerugian ini bertambah besar kalau mogoknya memanjang. Kalau sampai tanggal 10 Agustus maka kerugian akan sangat besar dan memalukan untuk Indonesia,&amp;rdquo; imbuhnya.
Di sisi lain, Zaldy menilai, jika mogok tak dihentikan bisa mematikan ekonomi Indonesia. Dirinya menyarankan pemerintah mencari pelabuhan lain untuk kegiatan ekspor-impor. Agar kegiatan ekspor-impor tidak hanya terpusat pada satu pelabuhan.
Baca Juga:

Pekerja JICT Mogok Kerja, Menko Darmin: Belum Dengar Saya


 
Karyawan JICT Mogok Kerja, Distribusi Barang Jadi Terhambat!

&amp;ldquo;Mogok tidak bisa lebih lama dari 1 hari,&amp;nbsp; bisa stop ekonomi Indonesia, kalau Tanjung Priok terkena masalah maka satu Indonesia kena dampaknya. Secepatnya pemerintah mengembangkan pelabuhan lain agar lebih merata dan risiko lebih kecil,&amp;rdquo; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Aksi mogok kerja yang dilakukan pegawai PT Jakarta International Container Terminal (JICT) terus berlanjut. Bahkan mogok kerja yang dilakukan hari ini membuat JICT lumpuh total.
Ketua&amp;nbsp;Asosiasi Logistik&amp;nbsp;Indonesia (ALI)&amp;nbsp;Zaldy&amp;nbsp;Ilham Masita menilai, aksi mogok yang dilakukan serikat pekerja menimbulkan banyak kerugian. Bahkan kerugian bisa mencapai Rp1 triliun jika demo masih berlanjut hingga 10 Agustus 2017.
&amp;ldquo;Kerugiannya menurut saya sih sampai Rp100-Rp200 miliar, bisa jadi Rp1 triliun kalau sampai 10 Agustus masih mogok,&amp;rdquo; kata Zaldy kepada Okezone, Kamis (3/8/2017).
Baca Juga:

Pekerja JICT Tetap Mogok Kerja, Direksi: Kami Menyesal, padahal Semua Hak Sudah Dipenuhi

 

 
Pegawainya Mogok Kerja, JITC Gandeng 3 Terminal Antisipasi Kelancaran Pelayanan

Menurutnya, kerugian tidak hanya dalam bentuk materi. Terhambatnya distribusi barang juga membuat reputasi perusahaan logistik turun. Belum lagi, lanjut Zaldy, kalau dikenakan penalti karena keterlambatan pengiriman.
&amp;ldquo;Kerugian ini bertambah besar kalau mogoknya memanjang. Kalau sampai tanggal 10 Agustus maka kerugian akan sangat besar dan memalukan untuk Indonesia,&amp;rdquo; imbuhnya.
Di sisi lain, Zaldy menilai, jika mogok tak dihentikan bisa mematikan ekonomi Indonesia. Dirinya menyarankan pemerintah mencari pelabuhan lain untuk kegiatan ekspor-impor. Agar kegiatan ekspor-impor tidak hanya terpusat pada satu pelabuhan.
Baca Juga:

Pekerja JICT Mogok Kerja, Menko Darmin: Belum Dengar Saya


 
Karyawan JICT Mogok Kerja, Distribusi Barang Jadi Terhambat!

&amp;ldquo;Mogok tidak bisa lebih lama dari 1 hari,&amp;nbsp; bisa stop ekonomi Indonesia, kalau Tanjung Priok terkena masalah maka satu Indonesia kena dampaknya. Secepatnya pemerintah mengembangkan pelabuhan lain agar lebih merata dan risiko lebih kecil,&amp;rdquo; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
