<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catat! Ekonomi Tumbuh 5,01%, Industri Pengolahan Jadi Andil Terbesar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi kuartal II-2017 yang mencapai 5,01%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/20/1751077/catat-ekonomi-tumbuh-5-01-industri-pengolahan-jadi-andil-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/20/1751077/catat-ekonomi-tumbuh-5-01-industri-pengolahan-jadi-andil-terbesar"/><item><title>Catat! Ekonomi Tumbuh 5,01%, Industri Pengolahan Jadi Andil Terbesar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/20/1751077/catat-ekonomi-tumbuh-5-01-industri-pengolahan-jadi-andil-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/20/1751077/catat-ekonomi-tumbuh-5-01-industri-pengolahan-jadi-andil-terbesar</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2017 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/07/20/1751077/catat-ekonomi-tumbuh-5-01-industri-pengolahan-jadi-andil-terbesar-BMRnlWCQoO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/07/20/1751077/catat-ekonomi-tumbuh-5-01-industri-pengolahan-jadi-andil-terbesar-BMRnlWCQoO.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi kuartal II-2017 yang mencapai 5,01%. Posisi ini sama dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2017.

Kepala BPS Kecuk Suharyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II didorong oleh beberapa sektor. Konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pendorong perekonomian Indonesia.
&amp;nbsp;Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi 5,01% di Kuartal II-2017
&quot;Kita tahu kontribusi konsumsi rumah tangga ke PDB sangat tinggi sekali 55,61%. Kita lihat konsumsi rumah tangga tumbuh signifikan 4,95% di kuartal II-2017, ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat masih kuat. Daya beli tidak turun masih tumbuh kuat. Kalau bandingkan dengan kuartal I-2017 konsumsi rumah tangga ini lebih tinggi karena 4,94%. Tapi dibandingkan kuartal II-2016 5,07% (yoy) lebih rendah,&quot; ungkap Kecuk di kantornya, Senin (7/8/2017).

BPS mencatat, pertumbuhan konsumsi rumah tangga terjadi karena Hari Raya Idul Fitri dan Ramadan yang berlangsung secara penuh di kuartal II-2017. Selain itu, pertumbuhan paling tinggi dari komponen restoran dan hotel sebesar 5,87% di kuartal II-2017 dibandingkan kuartal II-2016 sebesar 5,48%, transportasi dan komunikasi mengalami perlambatan di kuartal II-2017 5,32% dan pada 2016 kuartal-II 5,51%.
&amp;nbsp;Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2017 5,01%
&quot;Makanan dan minuman selain restoran juga mengalami perlambatan di kuartal II 2017 sebesar 5,24% dari kuartal II-2016 sebesar 5,26%,&quot; jelasnya.

Berikut ini sumber pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2017 berdasarkan lapangan usaha (yoy):

1. Industri pengolahan tumbuh 0,76% di kuartal II-2017.

2. Konstruksi tumbuh 0,66%.

3. Infokom 0,53%.

4. Perdagangan 0,51%.

5. Lainnya 2,55%.

Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2017 juga didorong peningkatan konsumsi rumah tangga hingga pemerintah, dengan rincian sebagai berikut:

1. Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,95% (yoy)

2. Pembentuk modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 5,35 (yoy)

3. Ekspor tumbuh 3,36% (yoy)

4. Konsumsi pemerintah turun -1,93% (yoy)

5. Konsumsi LNPRT tumbuh 8,49% (yoy)

6. Impor tumbuh 0,55% (yoy).</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi kuartal II-2017 yang mencapai 5,01%. Posisi ini sama dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2017.

Kepala BPS Kecuk Suharyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II didorong oleh beberapa sektor. Konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pendorong perekonomian Indonesia.
&amp;nbsp;Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi 5,01% di Kuartal II-2017
&quot;Kita tahu kontribusi konsumsi rumah tangga ke PDB sangat tinggi sekali 55,61%. Kita lihat konsumsi rumah tangga tumbuh signifikan 4,95% di kuartal II-2017, ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat masih kuat. Daya beli tidak turun masih tumbuh kuat. Kalau bandingkan dengan kuartal I-2017 konsumsi rumah tangga ini lebih tinggi karena 4,94%. Tapi dibandingkan kuartal II-2016 5,07% (yoy) lebih rendah,&quot; ungkap Kecuk di kantornya, Senin (7/8/2017).

BPS mencatat, pertumbuhan konsumsi rumah tangga terjadi karena Hari Raya Idul Fitri dan Ramadan yang berlangsung secara penuh di kuartal II-2017. Selain itu, pertumbuhan paling tinggi dari komponen restoran dan hotel sebesar 5,87% di kuartal II-2017 dibandingkan kuartal II-2016 sebesar 5,48%, transportasi dan komunikasi mengalami perlambatan di kuartal II-2017 5,32% dan pada 2016 kuartal-II 5,51%.
&amp;nbsp;Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2017 5,01%
&quot;Makanan dan minuman selain restoran juga mengalami perlambatan di kuartal II 2017 sebesar 5,24% dari kuartal II-2016 sebesar 5,26%,&quot; jelasnya.

Berikut ini sumber pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2017 berdasarkan lapangan usaha (yoy):

1. Industri pengolahan tumbuh 0,76% di kuartal II-2017.

2. Konstruksi tumbuh 0,66%.

3. Infokom 0,53%.

4. Perdagangan 0,51%.

5. Lainnya 2,55%.

Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2017 juga didorong peningkatan konsumsi rumah tangga hingga pemerintah, dengan rincian sebagai berikut:

1. Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,95% (yoy)

2. Pembentuk modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 5,35 (yoy)

3. Ekspor tumbuh 3,36% (yoy)

4. Konsumsi pemerintah turun -1,93% (yoy)

5. Konsumsi LNPRT tumbuh 8,49% (yoy)

6. Impor tumbuh 0,55% (yoy).</content:encoded></item></channel></rss>
