<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Riset Saham First Asia Capital: IHSG Bergerak Variatif, Tapi Rawan Koreksi</title><description>Melanjutkan perdagangan awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan  (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak bervariasi dalam rentang  terbatas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1750941/riset-saham-first-asia-capital-ihsg-bergerak-variatif-tapi-rawan-koreksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1750941/riset-saham-first-asia-capital-ihsg-bergerak-variatif-tapi-rawan-koreksi"/><item><title>Riset Saham First Asia Capital: IHSG Bergerak Variatif, Tapi Rawan Koreksi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1750941/riset-saham-first-asia-capital-ihsg-bergerak-variatif-tapi-rawan-koreksi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1750941/riset-saham-first-asia-capital-ihsg-bergerak-variatif-tapi-rawan-koreksi</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2017 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/07/278/1750941/riset-saham-first-asia-capital-ihsg-bergerak-variatif-tapi-rawan-koreksi-wVUeoeqfxp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/07/278/1750941/riset-saham-first-asia-capital-ihsg-bergerak-variatif-tapi-rawan-koreksi-wVUeoeqfxp.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Melanjutkan perdagangan awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak bervariasi dalam rentang terbatas. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 5.750 hingga resisten di 5.800 rawan koreksi lanjutan.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan insentif positif di pasar saat ini cenderung minim. Apalagi, kata David, arus dana keluar masih terus berlanjut.
Baca juga: Riset Saham Reliance Securities: Awali Pekan, IHSG Bergerak di Rentang 5.775-5.847
&quot; Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung wait and see,&quot; ujarnya dalam riset tertulis, Senin (7/8/2017)

Sementara itu, dari segi eksternal, risiko juga datang dari penguatan dolar Amerika Serikat. David menilai, naiknya dolar, dapat bisa berimbas negatif bagi rupiah.
Baca juga: Riset Saham Asjaya Indosurya: Bertengger di Rentang Konsolidasi, IHSG Diprediksi ke Level 5.876
&quot;Kenaikan ini merespons data tenaga kerja AS Juli lalu yang rilis akhir pekan kemarin,&quot; ujarnya.

Sedangkan pergerakan IHSG akhir pekan lalu bervariasi dalam rentang konsolidasi, sempat menguat 10 poin di penutupan sesi pertama, namun akhir sesi dua IHSG tutup koreksi tipis 3 poin (0,05%) di kisaran support hariannya di 5.777,482.
Baca juga: Riset Saham Asjaya Indosurya: Bertengger di Rentang Konsolidasi, IHSG Diprediksi ke Level 5.876
Perdagangan kurang bergairah dengan nilai transaksi di Pasar Reguler hanya Rp4 triliun di bawah rata-rata harian pekan lalu Rp5 triliun. Perdagangan saham masih diwarnai risiko capital outflow. Penjualan bersih asing akhir pekan lalu mencapai Rp180,4 miliar.

&quot;Dari eksternal, sentimen pasar turut terimbas kekhawatiran kisruh politik di Gedung Putih dan ketegangan geopolitik di Korea Peninsula,&quot; ujarnya.

Adapun saham - saham rekomendasi First Asia Capital adalah BBNI, BBRI, ASII, HMSP, CPIN, ADRO, WSKT, HRUM, MNCN, ASRI.</description><content:encoded>JAKARTA - Melanjutkan perdagangan awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan bergerak bervariasi dalam rentang terbatas. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 5.750 hingga resisten di 5.800 rawan koreksi lanjutan.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan insentif positif di pasar saat ini cenderung minim. Apalagi, kata David, arus dana keluar masih terus berlanjut.
Baca juga: Riset Saham Reliance Securities: Awali Pekan, IHSG Bergerak di Rentang 5.775-5.847
&quot; Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung wait and see,&quot; ujarnya dalam riset tertulis, Senin (7/8/2017)

Sementara itu, dari segi eksternal, risiko juga datang dari penguatan dolar Amerika Serikat. David menilai, naiknya dolar, dapat bisa berimbas negatif bagi rupiah.
Baca juga: Riset Saham Asjaya Indosurya: Bertengger di Rentang Konsolidasi, IHSG Diprediksi ke Level 5.876
&quot;Kenaikan ini merespons data tenaga kerja AS Juli lalu yang rilis akhir pekan kemarin,&quot; ujarnya.

Sedangkan pergerakan IHSG akhir pekan lalu bervariasi dalam rentang konsolidasi, sempat menguat 10 poin di penutupan sesi pertama, namun akhir sesi dua IHSG tutup koreksi tipis 3 poin (0,05%) di kisaran support hariannya di 5.777,482.
Baca juga: Riset Saham Asjaya Indosurya: Bertengger di Rentang Konsolidasi, IHSG Diprediksi ke Level 5.876
Perdagangan kurang bergairah dengan nilai transaksi di Pasar Reguler hanya Rp4 triliun di bawah rata-rata harian pekan lalu Rp5 triliun. Perdagangan saham masih diwarnai risiko capital outflow. Penjualan bersih asing akhir pekan lalu mencapai Rp180,4 miliar.

&quot;Dari eksternal, sentimen pasar turut terimbas kekhawatiran kisruh politik di Gedung Putih dan ketegangan geopolitik di Korea Peninsula,&quot; ujarnya.

Adapun saham - saham rekomendasi First Asia Capital adalah BBNI, BBRI, ASII, HMSP, CPIN, ADRO, WSKT, HRUM, MNCN, ASRI.</content:encoded></item></channel></rss>
