<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dari Layanan Data, Internet, hingga IT Service, Telkom Raup Rp27,12 Triliun</title><description>Laba perseroan tumbuh 21,9% dibandingkan semester I-2016 atau secara year on year (yoy).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1751049/dari-layanan-data-internet-hingga-it-service-telkom-raup-rp27-12-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1751049/dari-layanan-data-internet-hingga-it-service-telkom-raup-rp27-12-triliun"/><item><title>Dari Layanan Data, Internet, hingga IT Service, Telkom Raup Rp27,12 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1751049/dari-layanan-data-internet-hingga-it-service-telkom-raup-rp27-12-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/07/278/1751049/dari-layanan-data-internet-hingga-it-service-telkom-raup-rp27-12-triliun</guid><pubDate>Senin 07 Agustus 2017 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/07/278/1751049/dari-layanan-data-internet-hingga-it-service-telkom-raup-rp27-12-triliun-CLNohjbYFf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/07/278/1751049/dari-layanan-data-internet-hingga-it-service-telkom-raup-rp27-12-triliun-CLNohjbYFf.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan laba bersih Rp12,10 triliun pada semester I-2017. Laba perseroan tumbuh 21,9% dibandingkan semester I-2016 atau secara year on year (yoy).
Kenaikan laba bersih itu tumbuh seiring dengan peningkatan pendapatan yang berhasil dihimpun oleh perseroan. Pendapatan perseroan pada semester I-2017 naik 13,4% menjadi Rp64,02 dibandingkan tahun lalu yang tercatat Rp56,45 triliun. Telkom juga membukukan EBITDA sebesar Rp33,23 triliun atau tumbuh 15,4%.
&quot;Data, internet, dan IT service memberikan kontribusi besar bagi pendapatan perseroan, dengan pertumbuhan sebesar 19,8% menjadi Rp27,12 triliun,&amp;rdquo; kata Direktur Keuangan PT Telkom Harry M Zen dalam paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (7/8/2017).
Baca Juga:

KPPU Masih Selidiki Kasus Dugaan Pelanggaran IndiHome


 
Telkom Punya 3 Direktur Baru, Ini Daftarnya!

Selain itu, lanjut dia, kontribusi bisnis data, internet, dan IT service terhadap keseluruhan pendapatan perseroan juga meningkat menjadi sebesar 42,4% atau tumbuh 19,8 secara year on year. Adapun, pendapatan cellular voice dan SMS sebesar Rp26,02 triliun.
&quot;Peningkatan pendapatan dari cellular voice dan data, internet, dan IT service tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah pelanggan seluler dan lonjakan traffic mobile data yang mencapai 118,7%. Pelanggan seluler saat ini mencapai 178 juta atau tumbuh 13,1% dibandingkan akhir periode yang sama tahun lalu,&quot; lanjutnya.
Baca Juga:

Laba Tumbuh 13,5% Jadi Rp19,35 Triliun, Telkom Bagi Dividen Rp13,55 Triliun


 
Naik 22,94%, Telkom Cetak Laba Bersih Rp12,1 Triliun di Semester I

Dia merincikan bahwa pelanggan broadband juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pelanggan mobile broadband Telkomsel Flash tumbuh 63,9% menjadi 81,72 juta user. Hal ini diikuti dengan peningkatan pelanggan fixed broadband sebesar 4,7% menjadi 4,52 juta user.
&quot;Pelanggan layanan fixed broadband lndiHome yang mencatat pertumbuhan sebesar 34,2%. Jika pada semester I-2016 lalu, pelanggan lndiHome baru mencapai 1,5 juta pelanggan, maka pada semester I-2017 ini menjadi lebih dari 2 juta pelanggan,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan laba bersih Rp12,10 triliun pada semester I-2017. Laba perseroan tumbuh 21,9% dibandingkan semester I-2016 atau secara year on year (yoy).
Kenaikan laba bersih itu tumbuh seiring dengan peningkatan pendapatan yang berhasil dihimpun oleh perseroan. Pendapatan perseroan pada semester I-2017 naik 13,4% menjadi Rp64,02 dibandingkan tahun lalu yang tercatat Rp56,45 triliun. Telkom juga membukukan EBITDA sebesar Rp33,23 triliun atau tumbuh 15,4%.
&quot;Data, internet, dan IT service memberikan kontribusi besar bagi pendapatan perseroan, dengan pertumbuhan sebesar 19,8% menjadi Rp27,12 triliun,&amp;rdquo; kata Direktur Keuangan PT Telkom Harry M Zen dalam paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (7/8/2017).
Baca Juga:

KPPU Masih Selidiki Kasus Dugaan Pelanggaran IndiHome


 
Telkom Punya 3 Direktur Baru, Ini Daftarnya!

Selain itu, lanjut dia, kontribusi bisnis data, internet, dan IT service terhadap keseluruhan pendapatan perseroan juga meningkat menjadi sebesar 42,4% atau tumbuh 19,8 secara year on year. Adapun, pendapatan cellular voice dan SMS sebesar Rp26,02 triliun.
&quot;Peningkatan pendapatan dari cellular voice dan data, internet, dan IT service tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah pelanggan seluler dan lonjakan traffic mobile data yang mencapai 118,7%. Pelanggan seluler saat ini mencapai 178 juta atau tumbuh 13,1% dibandingkan akhir periode yang sama tahun lalu,&quot; lanjutnya.
Baca Juga:

Laba Tumbuh 13,5% Jadi Rp19,35 Triliun, Telkom Bagi Dividen Rp13,55 Triliun


 
Naik 22,94%, Telkom Cetak Laba Bersih Rp12,1 Triliun di Semester I

Dia merincikan bahwa pelanggan broadband juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pelanggan mobile broadband Telkomsel Flash tumbuh 63,9% menjadi 81,72 juta user. Hal ini diikuti dengan peningkatan pelanggan fixed broadband sebesar 4,7% menjadi 4,52 juta user.
&quot;Pelanggan layanan fixed broadband lndiHome yang mencatat pertumbuhan sebesar 34,2%. Jika pada semester I-2016 lalu, pelanggan lndiHome baru mencapai 1,5 juta pelanggan, maka pada semester I-2017 ini menjadi lebih dari 2 juta pelanggan,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
