<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catat! Bank Mandiri Siap Lancarkan Oktober Bayar Tol Wajib Nontunai</title><description>PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyatakan kesiapannya dalam menghadapi pemberlakuan pembayaran nontunai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/08/320/1752061/catat-bank-mandiri-siap-lancarkan-oktober-bayar-tol-wajib-nontunai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/08/320/1752061/catat-bank-mandiri-siap-lancarkan-oktober-bayar-tol-wajib-nontunai"/><item><title>Catat! Bank Mandiri Siap Lancarkan Oktober Bayar Tol Wajib Nontunai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/08/320/1752061/catat-bank-mandiri-siap-lancarkan-oktober-bayar-tol-wajib-nontunai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/08/320/1752061/catat-bank-mandiri-siap-lancarkan-oktober-bayar-tol-wajib-nontunai</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2017 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/08/320/1752061/catat-bank-mandiri-siap-lancarkan-oktober-bayar-tol-wajib-nontunai-liSSmA3ZyE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/08/320/1752061/catat-bank-mandiri-siap-lancarkan-oktober-bayar-tol-wajib-nontunai-liSSmA3ZyE.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyatakan kesiapannya dalam menghadapi pemberlakuan pembayaran nontunai pada gerbang tol. Pada Oktober 2017, pembayaran di seluruh gerbang tol hanya dapat menggunakan e-money.

Oleh karena itu, pihak perbankan sebagai penyedia jasa e-money diminta memastikan ketersediaan dan kesiapan e-money kepada konsumen.

Direktur Teknologi dan Digital Banking Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans mengatakan, saat ini pihak Bank Mandiri terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

&quot;&amp;lrm;Kita siapkan untuk penjualannya, top up-nya kita masih koordinasi dengan Bank Indonesia dan operator tol juga,&quot; terangnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/8/2017).
Baca Juga: 
Rapat 2 Jam, Menteri PUPR dan Gubernur BI Bahas Penggunaan E-Toll yang Masih Rendah
Mandiri Catat Transaksi E-Money di Gardu Tol Capai Rp1,4 Triliun

Namun, kata Rico, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Di antaranya kesiapan infrastruktur serta pemahaman masyarakat terhadap penggunaan e-money.

Dua poin tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah guna mendukung kelancaran implementasi e-money.

&quot;Yang susah itu nanti bagaimana kita men-deliver kartunya, dan mengedukasi masyarakat. Berarti sudah siap, dari infrastruktur juga sudah siap, jadi nanti tinggal nanti pembagian kartunya, yang penting edukasi ke masyarakatnya,&quot; ujar dia.

Sekadar informasi, pemerintah berencana menerapkan multi-lane free flow (MLFF) atau pembayaran tol tanpa henti pada Desember 2018.

Penerapan MLFF, akan melalui tiga tahapan, yakni penggunaan uang elektronik pada semua transaksi di jalan tol pada Oktober 2017 untuk tahap awal. Dilanjutkan integrasi jalan tol, kemudian integrasi jalan tol dengan konsorsium Electronic Toll Collection pada Desember 2017.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyatakan kesiapannya dalam menghadapi pemberlakuan pembayaran nontunai pada gerbang tol. Pada Oktober 2017, pembayaran di seluruh gerbang tol hanya dapat menggunakan e-money.

Oleh karena itu, pihak perbankan sebagai penyedia jasa e-money diminta memastikan ketersediaan dan kesiapan e-money kepada konsumen.

Direktur Teknologi dan Digital Banking Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans mengatakan, saat ini pihak Bank Mandiri terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

&quot;&amp;lrm;Kita siapkan untuk penjualannya, top up-nya kita masih koordinasi dengan Bank Indonesia dan operator tol juga,&quot; terangnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/8/2017).
Baca Juga: 
Rapat 2 Jam, Menteri PUPR dan Gubernur BI Bahas Penggunaan E-Toll yang Masih Rendah
Mandiri Catat Transaksi E-Money di Gardu Tol Capai Rp1,4 Triliun

Namun, kata Rico, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Di antaranya kesiapan infrastruktur serta pemahaman masyarakat terhadap penggunaan e-money.

Dua poin tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah guna mendukung kelancaran implementasi e-money.

&quot;Yang susah itu nanti bagaimana kita men-deliver kartunya, dan mengedukasi masyarakat. Berarti sudah siap, dari infrastruktur juga sudah siap, jadi nanti tinggal nanti pembagian kartunya, yang penting edukasi ke masyarakatnya,&quot; ujar dia.

Sekadar informasi, pemerintah berencana menerapkan multi-lane free flow (MLFF) atau pembayaran tol tanpa henti pada Desember 2018.

Penerapan MLFF, akan melalui tiga tahapan, yakni penggunaan uang elektronik pada semua transaksi di jalan tol pada Oktober 2017 untuk tahap awal. Dilanjutkan integrasi jalan tol, kemudian integrasi jalan tol dengan konsorsium Electronic Toll Collection pada Desember 2017.
</content:encoded></item></channel></rss>
