<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi 5,01%, Menteri Bambang: Perlahan Investasi Mulai Tumbuh!</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama semester I-2017 sebesar 5,01%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/20/1752800/pertumbuhan-ekonomi-5-01-menteri-bambang-perlahan-investasi-mulai-tumbuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/20/1752800/pertumbuhan-ekonomi-5-01-menteri-bambang-perlahan-investasi-mulai-tumbuh"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi 5,01%, Menteri Bambang: Perlahan Investasi Mulai Tumbuh!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/20/1752800/pertumbuhan-ekonomi-5-01-menteri-bambang-perlahan-investasi-mulai-tumbuh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/20/1752800/pertumbuhan-ekonomi-5-01-menteri-bambang-perlahan-investasi-mulai-tumbuh</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2017 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/09/20/1752800/pertumbuhan-ekonomi-5-01-menteri-bambang-perlahan-investasi-mulai-tumbuh-VTydyG7pdT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/09/20/1752800/pertumbuhan-ekonomi-5-01-menteri-bambang-perlahan-investasi-mulai-tumbuh-VTydyG7pdT.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama semester I-2017 sebesar 5,01%. Di mana pada kuartal II pertumbuhan sama seperti kuartal I sebesar 5,01%.

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, pertumbuhan ekonomi di kuartal II sebesar 5,01% yang perlu dilihat adalah tumbuhnya investasi meski belum besar.  Pasalnya, dengan  capaian tersebut sudah mulai terlihat adanya pergeseran pertumbuhan dari yang bersumber konsumsi ke investasi.

&quot;Meskipun sangat pelan dan mungkin atau sangat perlahan sudah sangat terlihat paling tidak sudah ada gambaran. Jelas pertumbuhan investasi 5,3% itu belum cukup untuk mendongkrak pertumbuhan 6% atau di atasnya,&quot; ujarnya, di kantor BI, Jakarta, Rabu (9/8/2017)
Baca Juga: 
Capai Target Pertumbuhan Ekonomi, Bappenas: Investasi Harus Tumbuh di Atas 5%!
Pacu Pertumbuhan Ekonomi Semester II, Menko Darmin: Dorong Investasi!
Sebenarnya, lanjut Bambang, yang harus menjadi perhatian sekarang adalah  konsumsi. Jika ingin pertumbuhan ekonomi tinggi maka yang harus dijaga adalah tren konsumsinya.

&quot;Jika melambat karena kalau patokan saya pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi 5% kalau konsumsi bisa dijaga 5% tanpa aneh-aneh maka pertumbuhan kita 5%. Kita malah bikin suatu target minimal pertumbuhan minimal 5% atau lebih, utnuk mencapai 5% konsumsinya harus 5%,&quot; jelasnya.

Dari hal inilah, kata Bambang, yang menjadi suatu pertanyaan di publik kenapa pertumbuhan ekonomi 5,01% pertumbuhan konsumsi hanya 4,94%. Hal ini bisa dijawab dengan peningkatan pertumbuhan konsumsinya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama semester I-2017 sebesar 5,01%. Di mana pada kuartal II pertumbuhan sama seperti kuartal I sebesar 5,01%.

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, pertumbuhan ekonomi di kuartal II sebesar 5,01% yang perlu dilihat adalah tumbuhnya investasi meski belum besar.  Pasalnya, dengan  capaian tersebut sudah mulai terlihat adanya pergeseran pertumbuhan dari yang bersumber konsumsi ke investasi.

&quot;Meskipun sangat pelan dan mungkin atau sangat perlahan sudah sangat terlihat paling tidak sudah ada gambaran. Jelas pertumbuhan investasi 5,3% itu belum cukup untuk mendongkrak pertumbuhan 6% atau di atasnya,&quot; ujarnya, di kantor BI, Jakarta, Rabu (9/8/2017)
Baca Juga: 
Capai Target Pertumbuhan Ekonomi, Bappenas: Investasi Harus Tumbuh di Atas 5%!
Pacu Pertumbuhan Ekonomi Semester II, Menko Darmin: Dorong Investasi!
Sebenarnya, lanjut Bambang, yang harus menjadi perhatian sekarang adalah  konsumsi. Jika ingin pertumbuhan ekonomi tinggi maka yang harus dijaga adalah tren konsumsinya.

&quot;Jika melambat karena kalau patokan saya pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi 5% kalau konsumsi bisa dijaga 5% tanpa aneh-aneh maka pertumbuhan kita 5%. Kita malah bikin suatu target minimal pertumbuhan minimal 5% atau lebih, utnuk mencapai 5% konsumsinya harus 5%,&quot; jelasnya.

Dari hal inilah, kata Bambang, yang menjadi suatu pertanyaan di publik kenapa pertumbuhan ekonomi 5,01% pertumbuhan konsumsi hanya 4,94%. Hal ini bisa dijawab dengan peningkatan pertumbuhan konsumsinya.</content:encoded></item></channel></rss>
