<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keren! Astra Internasional Siap Jadi Orangtua Asuh Lima Startup</title><description>PT Astra Internasional Tbk. Perusahaan automotif ini siap untuk menjadi orangtua asuh dari startup Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/278/1752548/keren-astra-internasional-siap-jadi-orangtua-asuh-lima-startup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/278/1752548/keren-astra-internasional-siap-jadi-orangtua-asuh-lima-startup"/><item><title>Keren! Astra Internasional Siap Jadi Orangtua Asuh Lima Startup</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/278/1752548/keren-astra-internasional-siap-jadi-orangtua-asuh-lima-startup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/09/278/1752548/keren-astra-internasional-siap-jadi-orangtua-asuh-lima-startup</guid><pubDate>Rabu 09 Agustus 2017 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/09/278/1752548/keren-astra-internasional-siap-jadi-orangtua-asuh-lima-startup-1A7nTkk4QD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/09/278/1752548/keren-astra-internasional-siap-jadi-orangtua-asuh-lima-startup-1A7nTkk4QD.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perkembangan bisnis startup rupanya menarik minat PT Astra Internasional Tbk. Perusahaan automotif ini siap untuk menjadi orangtua asuh dari startup Indonesia.&amp;nbsp;
Direktur Astra International Paulus Bambang Widjanarko mengungkapkan, perseroan telah menggandeng perusahaan global akselerator pengembangan startup yang berbasis di Silicon Valley, Plug and Play.&amp;nbsp;
Setidaknya, kata Paulus, ada lima startup yang berhasil mengambil hati Astra Internasional.&amp;nbsp;
&quot;Sekarang kita ada lima yang kita tertarik untuk jadi parenting. Masih tahap awal, mereka diajari dulu masuk camp. Kita ngikutin standar dari Plug and Play,&quot; ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/8/2017).&amp;nbsp;
Baca Juga:

Pertahankan Eksistensi, Industri Asuransi Mulai Rambah Digitalisasi


 
Mantap! Naik 31%, Astra Cetak Laba Rp9,4 Triliun

Menurut Paulus, lima startup tersebut bergerak di bisnis automotif dan keuangan. Dia mengatakan bahwa ide-ide yang lahir dari generasi muda di bidang startup adalah ide-ide yang mahal.&amp;nbsp;
Oleh karena itu, pihak Astra Internasional sangat berminat untuk mengembangkan ide-ide potensial tersebut.&amp;nbsp;Pada tahap awal, Bambang mengatakan Astra Internasional akan memberikan bimbingan intensif kepada lima startup terpilih. Termasuk mengenalkan mereka kepada persaingan pasar yang sesungguhnya.&amp;nbsp;
Baca Juga:

Jelang Lebaran, Astra Akui Permintaan Ramai Sebulan Sebelumnya


 
Marak Proyek Infrastruktur, Astra Buana Punya PR Tingkatkan Asuransi Non-Automotif

Astra Internasional sendiri, dikatakan Bambang, belum memutuskan untuk menanamkan investasi. Pasalnya, sebagai perusahaan publik, Astra Internasional harus memiliki alokasi investasi yang jelas.
&quot;Sekarang masih belum investasi jadi kita bina sistemnya dulu, market. Yang penting kan market. Kalau nanti bagus market ya nanti kita akan investasi,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Perkembangan bisnis startup rupanya menarik minat PT Astra Internasional Tbk. Perusahaan automotif ini siap untuk menjadi orangtua asuh dari startup Indonesia.&amp;nbsp;
Direktur Astra International Paulus Bambang Widjanarko mengungkapkan, perseroan telah menggandeng perusahaan global akselerator pengembangan startup yang berbasis di Silicon Valley, Plug and Play.&amp;nbsp;
Setidaknya, kata Paulus, ada lima startup yang berhasil mengambil hati Astra Internasional.&amp;nbsp;
&quot;Sekarang kita ada lima yang kita tertarik untuk jadi parenting. Masih tahap awal, mereka diajari dulu masuk camp. Kita ngikutin standar dari Plug and Play,&quot; ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/8/2017).&amp;nbsp;
Baca Juga:

Pertahankan Eksistensi, Industri Asuransi Mulai Rambah Digitalisasi


 
Mantap! Naik 31%, Astra Cetak Laba Rp9,4 Triliun

Menurut Paulus, lima startup tersebut bergerak di bisnis automotif dan keuangan. Dia mengatakan bahwa ide-ide yang lahir dari generasi muda di bidang startup adalah ide-ide yang mahal.&amp;nbsp;
Oleh karena itu, pihak Astra Internasional sangat berminat untuk mengembangkan ide-ide potensial tersebut.&amp;nbsp;Pada tahap awal, Bambang mengatakan Astra Internasional akan memberikan bimbingan intensif kepada lima startup terpilih. Termasuk mengenalkan mereka kepada persaingan pasar yang sesungguhnya.&amp;nbsp;
Baca Juga:

Jelang Lebaran, Astra Akui Permintaan Ramai Sebulan Sebelumnya


 
Marak Proyek Infrastruktur, Astra Buana Punya PR Tingkatkan Asuransi Non-Automotif

Astra Internasional sendiri, dikatakan Bambang, belum memutuskan untuk menanamkan investasi. Pasalnya, sebagai perusahaan publik, Astra Internasional harus memiliki alokasi investasi yang jelas.
&quot;Sekarang masih belum investasi jadi kita bina sistemnya dulu, market. Yang penting kan market. Kalau nanti bagus market ya nanti kita akan investasi,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
