<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luar Biasa! Runway Ketiga Bandara Soetta Mampu Tampung 114 Pergerakan Pesawat</title><description>Landasan pacu ketiga (runway 3) Bandara Internasional Soetta apabila beroperasi bisa menampung 114 pergerakan pesawat per  jam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/11/320/1754450/luar-biasa-runway-ketiga-bandara-soetta-mampu-tampung-114-pergerakan-pesawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/11/320/1754450/luar-biasa-runway-ketiga-bandara-soetta-mampu-tampung-114-pergerakan-pesawat"/><item><title>Luar Biasa! Runway Ketiga Bandara Soetta Mampu Tampung 114 Pergerakan Pesawat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/11/320/1754450/luar-biasa-runway-ketiga-bandara-soetta-mampu-tampung-114-pergerakan-pesawat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/11/320/1754450/luar-biasa-runway-ketiga-bandara-soetta-mampu-tampung-114-pergerakan-pesawat</guid><pubDate>Jum'at 11 Agustus 2017 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/11/320/1754450/luar-biasa-runway-ketiga-bandara-soetta-mampu-tampung-114-pergerakan-pesawat-55jT7mv0rJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/11/320/1754450/luar-biasa-runway-ketiga-bandara-soetta-mampu-tampung-114-pergerakan-pesawat-55jT7mv0rJ.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Antara)</title></images><description>TANGERANG - Landasan pacu ketiga (runway 3) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) apabila beroperasi bisa menampung 114 pergerakan pesawat per jam yang saat ini hanya 72 pergerakan per jam. Hal itu disampaikan Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

&quot;Kalau sudah terbangun bisa 114 'aircraft movement' (pergerakan pesawat),&quot; kata Awaluddin usai penyerahan Sertifikat ISO 9001:2015 di Tangerang, Jumat (11/8/2017).
&amp;nbsp;Baca juga: Uji Coba Juni, Skytrain Bandara Soekarno Hatta Dipastikan Gratis
Dia menjelaskan saat ini prosesnya masih pembebasan lahan, yaitu baru sekira 30% atau 70 hektare dari lahan yang dibutuhkan, yaitu 216 hektare.

Awaluddin mengatakan pembangunan landasan pacu ketiga tersebut, termasuk untuk pembangunan jalur penghubung (taxi way) antara parkir (apron) ke landasan pacu.

&quot;Bulan ini mau persiapan 'taxi way' dulu, kemudian runway posisinya 500 meter dari 'runway' utara,&quot; katanya.

Awaluddin menargetkan pembebasan lahan bisa selesai tahun ini agar sudah bisa beroperasi pada awal 2019.

&quot;Kalau kita bisa selesaikan (pembebasan lahan) tahun ini, penyelesaianya bisa 12 sampai 14 bulan atau sekira triwulan I 2019 selesai 'taxi way&amp;rsquo; dan runway,&quot; katanya.

Landasan pacu tersebut akan memiliki panjang 3.000 x 40 meter yang bisa didarati pesawat berbadan besar, sekelas Boeing 777.

Menyusul pembangunan landasan pacu ketiga, AP II juga akan membangun Terminal 4 yang saat ini masih persiapan kajian teknis &amp;lsquo;detailed engineering design&amp;rsquo; (DED).

&quot;DED tahun depan, kemudian verifikasi dulu, prosedurnya kan begitu, baru masuk ke dalam masterplan bandara. Insya Allah proses 'procurement' dan konstruksi mudah-mudahan sudah bisa dimulai 2019,&quot; katanya.

Dia menambahkan, Terminal 4 akan berada di seberang Terminal 3 di sekitar Kawasan Soewarna.</description><content:encoded>TANGERANG - Landasan pacu ketiga (runway 3) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) apabila beroperasi bisa menampung 114 pergerakan pesawat per jam yang saat ini hanya 72 pergerakan per jam. Hal itu disampaikan Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

&quot;Kalau sudah terbangun bisa 114 'aircraft movement' (pergerakan pesawat),&quot; kata Awaluddin usai penyerahan Sertifikat ISO 9001:2015 di Tangerang, Jumat (11/8/2017).
&amp;nbsp;Baca juga: Uji Coba Juni, Skytrain Bandara Soekarno Hatta Dipastikan Gratis
Dia menjelaskan saat ini prosesnya masih pembebasan lahan, yaitu baru sekira 30% atau 70 hektare dari lahan yang dibutuhkan, yaitu 216 hektare.

Awaluddin mengatakan pembangunan landasan pacu ketiga tersebut, termasuk untuk pembangunan jalur penghubung (taxi way) antara parkir (apron) ke landasan pacu.

&quot;Bulan ini mau persiapan 'taxi way' dulu, kemudian runway posisinya 500 meter dari 'runway' utara,&quot; katanya.

Awaluddin menargetkan pembebasan lahan bisa selesai tahun ini agar sudah bisa beroperasi pada awal 2019.

&quot;Kalau kita bisa selesaikan (pembebasan lahan) tahun ini, penyelesaianya bisa 12 sampai 14 bulan atau sekira triwulan I 2019 selesai 'taxi way&amp;rsquo; dan runway,&quot; katanya.

Landasan pacu tersebut akan memiliki panjang 3.000 x 40 meter yang bisa didarati pesawat berbadan besar, sekelas Boeing 777.

Menyusul pembangunan landasan pacu ketiga, AP II juga akan membangun Terminal 4 yang saat ini masih persiapan kajian teknis &amp;lsquo;detailed engineering design&amp;rsquo; (DED).

&quot;DED tahun depan, kemudian verifikasi dulu, prosedurnya kan begitu, baru masuk ke dalam masterplan bandara. Insya Allah proses 'procurement' dan konstruksi mudah-mudahan sudah bisa dimulai 2019,&quot; katanya.

Dia menambahkan, Terminal 4 akan berada di seberang Terminal 3 di sekitar Kawasan Soewarna.</content:encoded></item></channel></rss>
