<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Daya Beli Kalangan Bawah Bisa Terpacu Program Kredit Ultramikro</title><description>Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyiapkan fasilitas pembiayaan ultramikro bagi para pelaku usaha mikro kecil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755825/sri-mulyani-daya-beli-kalangan-bawah-bisa-terpacu-program-kredit-ultramikro</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755825/sri-mulyani-daya-beli-kalangan-bawah-bisa-terpacu-program-kredit-ultramikro"/><item><title>Sri Mulyani: Daya Beli Kalangan Bawah Bisa Terpacu Program Kredit Ultramikro</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755825/sri-mulyani-daya-beli-kalangan-bawah-bisa-terpacu-program-kredit-ultramikro</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755825/sri-mulyani-daya-beli-kalangan-bawah-bisa-terpacu-program-kredit-ultramikro</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2017 18:21 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/14/20/1755825/sri-mulyani-daya-beli-kalangan-bawah-bisa-terpacu-program-kredit-ultramikro-XVIBycT9Ij.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Giri/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/14/20/1755825/sri-mulyani-daya-beli-kalangan-bawah-bisa-terpacu-program-kredit-ultramikro-XVIBycT9Ij.jpg</image><title>Foto: Giri/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyiapkan fasilitas pembiayaan ultramikro bagi para pelaku usaha mikro kecil. Fasilitas ini ditujukan untuk pelaku usaha kalangan bawah yang selama ini tidak memiliki akses untuk mendapatkan pembiayaan dari sektor perbankan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dengan program pembiayaan ultramikro tersebut, bisa meningkatkan daya beli yang selama ini dianggap menurun. Khususnya adalah daya beli digolongkan masyarakat bawah.&amp;nbsp;
&quot;Misalnya Kabupaten Bogor ada 5,6 juta rakyatnya, desanya lebih dari 430. Dua mendapat dana baik untuk usaha Mikro hingga ultramikro. Dengan bisa membantu mereka langsung, maka tentunya bisa menambah daya beli masyarakat terutama yang di kelompok bawah,&quot; ujarnya saat ditemui di Desa Pasir Angin, Bogor, Senin (14/8/2017).
Baca Juga:

Di Tengah Pelemahan Daya Beli, Orang Pilih Pulsa atau Rokok?


 
Soal Penurunan Daya Beli, Dirut XL: Di Industri Telekomunikasi Belum Terlihat

Sri Mulyani menambahkan dengan diberikannya para masyarakat kecil modal untuk usaha maka mereka bisa mendapatkan pekerjaan baru sehingga mengurangi pengangguran. Dengan adanya ya pekerjaan maka masyarakat bawah akan mendapatkan income dan secara otomatis kalangan bawah mau untuk meningkatkan konsumsinya dan daya beli dikalangan bawah bisa terangkat.
&quot;Karena tentu saja daya beli penting, akses penting, ketimpangan perlu dikurangi sehingga kelompok bawah bisa mendapatkan tambahan manfaat dari APBN kita,&quot; kata Sri Mulyani&amp;nbsp;
Baca Juga:

Menakar Penjualan Kendaraan Bermotor di Tengah Isu Daya Beli RI


 
Sri Mulyani: RI Perlu Tingkatkan Daya Saing Melalui 4 Hal, dari Kompetisi hingga Infrastruktur

&quot;Tentu saja kita akan melihat yang di kelompok menengah lebih kepada kesempatan kerja dan harga yang stabil. Dan itu yang dilakukan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyiapkan fasilitas pembiayaan ultramikro bagi para pelaku usaha mikro kecil. Fasilitas ini ditujukan untuk pelaku usaha kalangan bawah yang selama ini tidak memiliki akses untuk mendapatkan pembiayaan dari sektor perbankan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dengan program pembiayaan ultramikro tersebut, bisa meningkatkan daya beli yang selama ini dianggap menurun. Khususnya adalah daya beli digolongkan masyarakat bawah.&amp;nbsp;
&quot;Misalnya Kabupaten Bogor ada 5,6 juta rakyatnya, desanya lebih dari 430. Dua mendapat dana baik untuk usaha Mikro hingga ultramikro. Dengan bisa membantu mereka langsung, maka tentunya bisa menambah daya beli masyarakat terutama yang di kelompok bawah,&quot; ujarnya saat ditemui di Desa Pasir Angin, Bogor, Senin (14/8/2017).
Baca Juga:

Di Tengah Pelemahan Daya Beli, Orang Pilih Pulsa atau Rokok?


 
Soal Penurunan Daya Beli, Dirut XL: Di Industri Telekomunikasi Belum Terlihat

Sri Mulyani menambahkan dengan diberikannya para masyarakat kecil modal untuk usaha maka mereka bisa mendapatkan pekerjaan baru sehingga mengurangi pengangguran. Dengan adanya ya pekerjaan maka masyarakat bawah akan mendapatkan income dan secara otomatis kalangan bawah mau untuk meningkatkan konsumsinya dan daya beli dikalangan bawah bisa terangkat.
&quot;Karena tentu saja daya beli penting, akses penting, ketimpangan perlu dikurangi sehingga kelompok bawah bisa mendapatkan tambahan manfaat dari APBN kita,&quot; kata Sri Mulyani&amp;nbsp;
Baca Juga:

Menakar Penjualan Kendaraan Bermotor di Tengah Isu Daya Beli RI


 
Sri Mulyani: RI Perlu Tingkatkan Daya Saing Melalui 4 Hal, dari Kompetisi hingga Infrastruktur

&quot;Tentu saja kita akan melihat yang di kelompok menengah lebih kepada kesempatan kerja dan harga yang stabil. Dan itu yang dilakukan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
