<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Benarkah Tingginya Suku Bunga Jadi Penyebab Daya Beli Turun? Begini Jawaban Ketua OJK</title><description>Banyak yang beranggapan turunnya daya beli masyarakat dikarenakan tingginya suku bunga pinjaman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755872/benarkah-tingginya-suku-bunga-jadi-penyebab-daya-beli-turun-begini-jawaban-ketua-ojk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755872/benarkah-tingginya-suku-bunga-jadi-penyebab-daya-beli-turun-begini-jawaban-ketua-ojk"/><item><title>Benarkah Tingginya Suku Bunga Jadi Penyebab Daya Beli Turun? Begini Jawaban Ketua OJK</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755872/benarkah-tingginya-suku-bunga-jadi-penyebab-daya-beli-turun-begini-jawaban-ketua-ojk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/20/1755872/benarkah-tingginya-suku-bunga-jadi-penyebab-daya-beli-turun-begini-jawaban-ketua-ojk</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2017 19:16 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/14/20/1755872/benarkah-tingginya-suku-bunga-jadi-penyebab-daya-beli-turun-begini-jawaban-ketua-ojk-heuXmPZO1h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/14/20/1755872/benarkah-tingginya-suku-bunga-jadi-penyebab-daya-beli-turun-begini-jawaban-ketua-ojk-heuXmPZO1h.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR - Banyak yang beranggapan turunnya daya beli masyarakat dikarenakan tingginya suku bunga pinjaman. Sebab, bunga yang tinggi membuat masyarakat enggan mengajukan kredit. Sehingga banyak yang meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menurunkan suku bunga.
Merespons hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, penurunan suku bunga hanya salah satu hal yang perlu dilakukan. Namun yang terpenting adalah bagaimana pendampingan yang harus terus dilakukan khususnya di kalangan masyarakat kecil.&amp;nbsp;
Baca Juga:

Sri Mulyani: RI Perlu Tingkatkan Daya Saing Melalui 4 Hal, dari Kompetisi hingga Infrastruktur


 
Di Tengah Pelemahan Daya Beli, Orang Pilih Pulsa atau Rokok?

&quot;Suku bunga itu satu hal, tetapi yang paling penting itu bagaimana pendampingan terutama yang kecil ini, suku bunga penting tapi yang paling penting pendampingan,&quot; ujarnya saat ditemui di Desa Pasir Angin, Bogor, Senin (14/8/2017).
Selain pendampingan, hal lainnya adalah pentingnya pemasaran. Sebab, selama&amp;nbsp;ini para pelaku usaha kecil sering mengeluhkan kesulitan dalam hal pemasaran.
Baca Juga:

Soal Penurunan Daya Beli, Dirut XL: Di Industri Telekomunikasi Belum Terlihat


 
Ekspor Juni Menyusut, Menko Darmin: Ekonomi Kian Membaik di Semester II!

&quot;Lalu pemasaran cari di situ ada Bulog, lembaga lain yang bisa menampung agar harganya tidak drop, itu lebih penting dari suku bunga. Karena suku bunga secara umum akan kita spiritnya akan kita mungkin rendah dan rendah, karena supaya ini memberikan amunisi agar untuk kita lebih kompetisi,&quot; kata Wimboh.</description><content:encoded>BOGOR - Banyak yang beranggapan turunnya daya beli masyarakat dikarenakan tingginya suku bunga pinjaman. Sebab, bunga yang tinggi membuat masyarakat enggan mengajukan kredit. Sehingga banyak yang meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menurunkan suku bunga.
Merespons hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, penurunan suku bunga hanya salah satu hal yang perlu dilakukan. Namun yang terpenting adalah bagaimana pendampingan yang harus terus dilakukan khususnya di kalangan masyarakat kecil.&amp;nbsp;
Baca Juga:

Sri Mulyani: RI Perlu Tingkatkan Daya Saing Melalui 4 Hal, dari Kompetisi hingga Infrastruktur


 
Di Tengah Pelemahan Daya Beli, Orang Pilih Pulsa atau Rokok?

&quot;Suku bunga itu satu hal, tetapi yang paling penting itu bagaimana pendampingan terutama yang kecil ini, suku bunga penting tapi yang paling penting pendampingan,&quot; ujarnya saat ditemui di Desa Pasir Angin, Bogor, Senin (14/8/2017).
Selain pendampingan, hal lainnya adalah pentingnya pemasaran. Sebab, selama&amp;nbsp;ini para pelaku usaha kecil sering mengeluhkan kesulitan dalam hal pemasaran.
Baca Juga:

Soal Penurunan Daya Beli, Dirut XL: Di Industri Telekomunikasi Belum Terlihat


 
Ekspor Juni Menyusut, Menko Darmin: Ekonomi Kian Membaik di Semester II!

&quot;Lalu pemasaran cari di situ ada Bulog, lembaga lain yang bisa menampung agar harganya tidak drop, itu lebih penting dari suku bunga. Karena suku bunga secara umum akan kita spiritnya akan kita mungkin rendah dan rendah, karena supaya ini memberikan amunisi agar untuk kita lebih kompetisi,&quot; kata Wimboh.</content:encoded></item></channel></rss>
