<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BUSINESS HITS: Misteriusnya Asal Usul Banteng Wulung, Ikon Baru Bursa Efek Indonesia</title><description>Banteng Wulung didaulat menjadi ikon baru BEI. Banteng Wulung merupakan patung yang dibuat dari bahan kayu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/278/1755084/business-hits-misteriusnya-asal-usul-banteng-wulung-ikon-baru-bursa-efek-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/278/1755084/business-hits-misteriusnya-asal-usul-banteng-wulung-ikon-baru-bursa-efek-indonesia"/><item><title>BUSINESS HITS: Misteriusnya Asal Usul Banteng Wulung, Ikon Baru Bursa Efek Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/278/1755084/business-hits-misteriusnya-asal-usul-banteng-wulung-ikon-baru-bursa-efek-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/14/278/1755084/business-hits-misteriusnya-asal-usul-banteng-wulung-ikon-baru-bursa-efek-indonesia</guid><pubDate>Senin 14 Agustus 2017 04:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/13/278/1755084/business-hits-misteriusnya-asal-usul-banteng-wulung-ikon-baru-bursa-efek-indonesia-ByExKclTuI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Dedy Afrianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/13/278/1755084/business-hits-misteriusnya-asal-usul-banteng-wulung-ikon-baru-bursa-efek-indonesia-ByExKclTuI.jpg</image><title>(Foto: Dedy Afrianto/Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; Banteng Wulung didaulat menjadi ikon baru Bursa Efek Indonesia. Banteng Wulung merupakan patung yang dibuat dari bahan kayu.

Tapi jangan salah. Kayu yang menjadi bahan patung ini bukan sembarang kayu. Bahan baku patung ini adalah  fosil kayu berusia jutaan tahun. Fosil kayu ini berusia antara 2,5 juta hingga 5,6 juta tahun.

Fosil kayu ini ditemukan di daerah Banten dan telah diteliti oleh Institut Teknologi Bandung (ITB). &quot;Ditemuinya di Banten, 30 meter di bawah tanah,&quot; kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio di depan Gedung BEI, Jakarta, Minggu (13/8/2017).

Selain dari bahannya yang amag istimewa, patung banteng ini pun memiliki ciri khas tersendiri. Patung ini terbuat dari kayu dan diukir oleh pematung asal Bali, Made Budiasa.
&quot;Terbuatnya, kalau negara lain terbuat dari perunggu atau dari batu dan semen, kita kayu yang umurnya sekitar 2,5-5,6 juta tahun, kayu yang sudah memfosil. Lalu di Amerika yang buat itu pematung dari Italia, kita pematung Bali. Jadi benar-benar asli Indonesia, kayunya, pemahatnya, dan bantengnya. Jadi ini kebudayaan dan ini menjadi ikon pariwisata DKI lainnya,&quot; ujar Tito.
Baca juga: Cerita Bos BEI soal Patung Banteng: Kayunya dari Banten, Diukir di Bali</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; Banteng Wulung didaulat menjadi ikon baru Bursa Efek Indonesia. Banteng Wulung merupakan patung yang dibuat dari bahan kayu.

Tapi jangan salah. Kayu yang menjadi bahan patung ini bukan sembarang kayu. Bahan baku patung ini adalah  fosil kayu berusia jutaan tahun. Fosil kayu ini berusia antara 2,5 juta hingga 5,6 juta tahun.

Fosil kayu ini ditemukan di daerah Banten dan telah diteliti oleh Institut Teknologi Bandung (ITB). &quot;Ditemuinya di Banten, 30 meter di bawah tanah,&quot; kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio di depan Gedung BEI, Jakarta, Minggu (13/8/2017).

Selain dari bahannya yang amag istimewa, patung banteng ini pun memiliki ciri khas tersendiri. Patung ini terbuat dari kayu dan diukir oleh pematung asal Bali, Made Budiasa.
&quot;Terbuatnya, kalau negara lain terbuat dari perunggu atau dari batu dan semen, kita kayu yang umurnya sekitar 2,5-5,6 juta tahun, kayu yang sudah memfosil. Lalu di Amerika yang buat itu pematung dari Italia, kita pematung Bali. Jadi benar-benar asli Indonesia, kayunya, pemahatnya, dan bantengnya. Jadi ini kebudayaan dan ini menjadi ikon pariwisata DKI lainnya,&quot; ujar Tito.
Baca juga: Cerita Bos BEI soal Patung Banteng: Kayunya dari Banten, Diukir di Bali</content:encoded></item></channel></rss>
