<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Incar Dana Rp3 Triliun, WIKA Gedung Targetkan IPO November 2017</title><description>PT Wijaya Karya Bangunan Gedung siap melantai di BEI pada November 2017, dengan target perolehan dana  berkisar Rp3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/278/1756625/incar-dana-rp3-triliun-wika-gedung-targetkan-ipo-november-2017</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/278/1756625/incar-dana-rp3-triliun-wika-gedung-targetkan-ipo-november-2017"/><item><title>Incar Dana Rp3 Triliun, WIKA Gedung Targetkan IPO November 2017</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/278/1756625/incar-dana-rp3-triliun-wika-gedung-targetkan-ipo-november-2017</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/278/1756625/incar-dana-rp3-triliun-wika-gedung-targetkan-ipo-november-2017</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2017 20:22 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/15/278/1756625/incar-dana-rp3-triliun-wika-gedung-targetkan-ipo-november-2017-9XE72KinOK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/15/278/1756625/incar-dana-rp3-triliun-wika-gedung-targetkan-ipo-november-2017-9XE72KinOK.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>SURABAYA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung) yang merupakan anak usaha BUMN dari PT Wijaya Karya (Persero) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2017, dengan target perolehan dana berkisar Rp3 triliun.
&quot;Progres ke arah itu saat ini sudah positif, hanya menunggu administrasinya yang sekarang mencapai 95% ditambah satu item yakni menunggu legal dari rapat umum pemegang saham (RUPS),&quot; kata Direktur Human Capital dan Pengembangan Investasi PT Wika Gedung, Nur Al Fatah di Surabaya, Selasa (15/8/2017).  Nur yang ditemui usai memantau Proyek Central Business District (CBD) di Surabaya Barat mengatakan, pergerakan perusahaannya untuk melantai di BEI sudah dilakukan sejak 2016, dengan memulai dari pemilihan tim internal.
Baca Juga:

Siap-Siap! Indonesia Kendaraan Terminal Bakal IPO Tahun Depan


 
Wow! 14 Emiten Bakal&amp;nbsp;Public Expose&amp;nbsp;Marathon Hari Ini

Setelah itu, kata dia, PT Wika Gedung memilih konsultan hukum, notaris, hingga progres positif terus diraih pada Mei 2017 dan Agustus 2017 telah rampung sebagian besar.  &quot;Secara teknik sudah tidak ada halangan lagi, dan diharapkan pada November 2017 sudah bisa masuk di BEI,&quot; tuturnya.  Nur mengatakan pada 2016, WIKA Gedung mengantongi pendapatan sekira Rp1,92 triliun dengan laba bersih sekira Rp143 miliar.
Baca Juga:

 
Jadi Solusi Pendanaan, Minat IPO Masih Tinggi di Semester II

&quot;Kami harapkan dengan melepas sebagian saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) akan mendapatkan suntikan dana sebesar Rp3 triliun untuk pengembangan perusahaan,&quot; ucapnya.  Nur menjelaskan, mekanisme IPO perlu dilakukan karena prospek dan kebutuhan properti masih cukup besar di Indonesia, bahkan PT Wika Gedung juga berniat masuk ke segmen pembangunan bandara internasional di Jawa Barat.  &quot;Selain itu, pemerintah juga akan membuka sejumlah proyek infrastruktur sosial seperti rumah sakit dan kami juga akan masuk ke situ karena prospeknya sangat bagus, sehingga diharapkan perusahaan akan terus berkembang,&quot; katanya.</description><content:encoded>SURABAYA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung) yang merupakan anak usaha BUMN dari PT Wijaya Karya (Persero) siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada November 2017, dengan target perolehan dana berkisar Rp3 triliun.
&quot;Progres ke arah itu saat ini sudah positif, hanya menunggu administrasinya yang sekarang mencapai 95% ditambah satu item yakni menunggu legal dari rapat umum pemegang saham (RUPS),&quot; kata Direktur Human Capital dan Pengembangan Investasi PT Wika Gedung, Nur Al Fatah di Surabaya, Selasa (15/8/2017).  Nur yang ditemui usai memantau Proyek Central Business District (CBD) di Surabaya Barat mengatakan, pergerakan perusahaannya untuk melantai di BEI sudah dilakukan sejak 2016, dengan memulai dari pemilihan tim internal.
Baca Juga:

Siap-Siap! Indonesia Kendaraan Terminal Bakal IPO Tahun Depan


 
Wow! 14 Emiten Bakal&amp;nbsp;Public Expose&amp;nbsp;Marathon Hari Ini

Setelah itu, kata dia, PT Wika Gedung memilih konsultan hukum, notaris, hingga progres positif terus diraih pada Mei 2017 dan Agustus 2017 telah rampung sebagian besar.  &quot;Secara teknik sudah tidak ada halangan lagi, dan diharapkan pada November 2017 sudah bisa masuk di BEI,&quot; tuturnya.  Nur mengatakan pada 2016, WIKA Gedung mengantongi pendapatan sekira Rp1,92 triliun dengan laba bersih sekira Rp143 miliar.
Baca Juga:

 
Jadi Solusi Pendanaan, Minat IPO Masih Tinggi di Semester II

&quot;Kami harapkan dengan melepas sebagian saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) akan mendapatkan suntikan dana sebesar Rp3 triliun untuk pengembangan perusahaan,&quot; ucapnya.  Nur menjelaskan, mekanisme IPO perlu dilakukan karena prospek dan kebutuhan properti masih cukup besar di Indonesia, bahkan PT Wika Gedung juga berniat masuk ke segmen pembangunan bandara internasional di Jawa Barat.  &quot;Selain itu, pemerintah juga akan membuka sejumlah proyek infrastruktur sosial seperti rumah sakit dan kami juga akan masuk ke situ karena prospeknya sangat bagus, sehingga diharapkan perusahaan akan terus berkembang,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
