<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BREAKING NEWS: Neraca Perdagangan Juli 2017 Defisit USD270 Juta</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan Indonesia sepanjang Juli 2017 defisit sebesar USD270 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/320/1756214/breaking-news-neraca-perdagangan-juli-2017-defisit-usd270-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/320/1756214/breaking-news-neraca-perdagangan-juli-2017-defisit-usd270-juta"/><item><title>BREAKING NEWS: Neraca Perdagangan Juli 2017 Defisit USD270 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/320/1756214/breaking-news-neraca-perdagangan-juli-2017-defisit-usd270-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/320/1756214/breaking-news-neraca-perdagangan-juli-2017-defisit-usd270-juta</guid><pubDate>Selasa 15 Agustus 2017 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/15/320/1756214/breaking-news-neraca-perdagangan-juli-2017-defisit-usd270-juta-0PvUMGSiji.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/15/320/1756214/breaking-news-neraca-perdagangan-juli-2017-defisit-usd270-juta-0PvUMGSiji.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan Indonesia sepanjang Juli 2017 defisit sebesar USD270 juta. Sementara itu periode Januari-Juli 2017 tercatat masih mengalami surplus USD7,39 miliar.

&quot;Neraca perdagangan di Juli defisit dan periode Januari hingga Juli masih surplus tipis,&quot; ungkap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Selasa (15/8/2017).
&amp;nbsp;Baca Juga: Neraca Dagang Semester I Surplus, Sri Mulyani: Sudah Lebih Baik
Adapun total ekspor capaiannya selama Juli meningkat 16,83% atau USD13,62 miliar. Ekspor non-migas mengalami penurunan 7,79% dan non-migas naik 19,85%.

&quot;Perkembangan ekspor mengalami ketidakpastian harga-harga komoditas masih ada yang naik dan turun. Komoditas non-migas mengalami penurunan di minyak kelapa sawit, minyak kernel, cokelat, emas, dan timah. Sedangkan alumunium dan karet dan tembaga naik,&quot; jelasnya.

Sementara untuk total impor naik 14,91% dan impor non-migas naik 12,34%. Sedangkan impor pada Juli 2017 naik 39% atau USD13,89 miliar dibandingkan Juli 2017. Migas naik 11,12% dan non-migas naik 44,31%.

&quot;Impor barang konsumsi turun. Barang baku dan modal naik signifikan. Ini menggerakkan industri dalam negeri dan pertumbuhan ekonomi di triwulan III,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan Indonesia sepanjang Juli 2017 defisit sebesar USD270 juta. Sementara itu periode Januari-Juli 2017 tercatat masih mengalami surplus USD7,39 miliar.

&quot;Neraca perdagangan di Juli defisit dan periode Januari hingga Juli masih surplus tipis,&quot; ungkap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Selasa (15/8/2017).
&amp;nbsp;Baca Juga: Neraca Dagang Semester I Surplus, Sri Mulyani: Sudah Lebih Baik
Adapun total ekspor capaiannya selama Juli meningkat 16,83% atau USD13,62 miliar. Ekspor non-migas mengalami penurunan 7,79% dan non-migas naik 19,85%.

&quot;Perkembangan ekspor mengalami ketidakpastian harga-harga komoditas masih ada yang naik dan turun. Komoditas non-migas mengalami penurunan di minyak kelapa sawit, minyak kernel, cokelat, emas, dan timah. Sedangkan alumunium dan karet dan tembaga naik,&quot; jelasnya.

Sementara untuk total impor naik 14,91% dan impor non-migas naik 12,34%. Sedangkan impor pada Juli 2017 naik 39% atau USD13,89 miliar dibandingkan Juli 2017. Migas naik 11,12% dan non-migas naik 44,31%.

&quot;Impor barang konsumsi turun. Barang baku dan modal naik signifikan. Ini menggerakkan industri dalam negeri dan pertumbuhan ekonomi di triwulan III,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
