<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RAPBN 2018, Presiden Jokowi: Ekonomi Harus Merata dan Buka Lapangan Kerja!</title><description>Jokowi berharap RAPBN 2018 bisa menjadi instrumen fiskal untuk mendorong ekonomi yang merata.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757070/rapbn-2018-presiden-jokowi-ekonomi-harus-merata-dan-buka-lapangan-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757070/rapbn-2018-presiden-jokowi-ekonomi-harus-merata-dan-buka-lapangan-kerja"/><item><title>RAPBN 2018, Presiden Jokowi: Ekonomi Harus Merata dan Buka Lapangan Kerja!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757070/rapbn-2018-presiden-jokowi-ekonomi-harus-merata-dan-buka-lapangan-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757070/rapbn-2018-presiden-jokowi-ekonomi-harus-merata-dan-buka-lapangan-kerja</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2017 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757070/rapbn-2018-presiden-jokowi-ekonomi-harus-merata-dan-buka-lapangan-kerja-ThkTh6NNy3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757070/rapbn-2018-presiden-jokowi-ekonomi-harus-merata-dan-buka-lapangan-kerja-ThkTh6NNy3.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo membacakan nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018. RAPBN tahun 2018 merupakan racikan APBN ke-4 yang disusun oleh kabinet pemerintahan Jokowi.
&quot;RAPBN tahun 2018 merupakan tahun ke-4 dari pelaksanaan program pembangunan Kabinet Kerja dalam rangka mencapai sasaran-sasaran pembangunan guna mewujudkan kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,&quot; kata Jokowi di Gedung DPR, Rabu (16/8/2017).
Dirinya menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, pemerintah telah menyusun fondasi yang kuat dengan mereformasi arah pembangunan nasional menjadi lebih produktif, merata, dan berkeadilan. Untuk itu, Jokowi berharap RAPBN 2018 bisa menjadi instrumen fiskal untuk mendorong ekonomi yang merata.
Baca Juga:

PIDATO PRESIDEN: Kita Harus Ingat! Bangun Indonesia Adalah Membangun Manusia


 
Ketua DPD: PR Presiden Jokowi Masih soal Kesenjangan Ekonomi

&quot;RAPBN tahun 2018 harus dapat menjadi instrumen fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, mengatasi ketimpangan, dan membuka lapangan pekerjaan,&quot; ujarnya.
Mengingat kondisi ekonomi global belum sepenuhnya normal, Jokowi menegaskan susunan RAPBN 2018 harus tetap dilakukan secara realistis kredibel, berdaya tahan, dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas perekonomian dan kepercayaan dunia usaha.
Baca Juga:

Menteri Rini Absen Dampingi Presiden Sampaikan Pidato Kenegaraan, ke Mana?


 
PIDATO PRESIDEN: Terungkap, Ini Alasan Jokowi Gencar Bangun Infrastruktur di Perbatasan

&quot;Paradigma pembangunan yang bersifat konsumtif, kita ubah menjadi produktif. Belanja subsidi energi yang kurang tepat sasaran, kita realokasi menjadi berbagai program prioritas untuk masyarakat termasuk di bidang infrastruktur,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo membacakan nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018. RAPBN tahun 2018 merupakan racikan APBN ke-4 yang disusun oleh kabinet pemerintahan Jokowi.
&quot;RAPBN tahun 2018 merupakan tahun ke-4 dari pelaksanaan program pembangunan Kabinet Kerja dalam rangka mencapai sasaran-sasaran pembangunan guna mewujudkan kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,&quot; kata Jokowi di Gedung DPR, Rabu (16/8/2017).
Dirinya menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, pemerintah telah menyusun fondasi yang kuat dengan mereformasi arah pembangunan nasional menjadi lebih produktif, merata, dan berkeadilan. Untuk itu, Jokowi berharap RAPBN 2018 bisa menjadi instrumen fiskal untuk mendorong ekonomi yang merata.
Baca Juga:

PIDATO PRESIDEN: Kita Harus Ingat! Bangun Indonesia Adalah Membangun Manusia


 
Ketua DPD: PR Presiden Jokowi Masih soal Kesenjangan Ekonomi

&quot;RAPBN tahun 2018 harus dapat menjadi instrumen fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan, mengatasi ketimpangan, dan membuka lapangan pekerjaan,&quot; ujarnya.
Mengingat kondisi ekonomi global belum sepenuhnya normal, Jokowi menegaskan susunan RAPBN 2018 harus tetap dilakukan secara realistis kredibel, berdaya tahan, dan berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas perekonomian dan kepercayaan dunia usaha.
Baca Juga:

Menteri Rini Absen Dampingi Presiden Sampaikan Pidato Kenegaraan, ke Mana?


 
PIDATO PRESIDEN: Terungkap, Ini Alasan Jokowi Gencar Bangun Infrastruktur di Perbatasan

&quot;Paradigma pembangunan yang bersifat konsumtif, kita ubah menjadi produktif. Belanja subsidi energi yang kurang tepat sasaran, kita realokasi menjadi berbagai program prioritas untuk masyarakat termasuk di bidang infrastruktur,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
