<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NOTA KEUANGAN: Fokus Bangun Perbatasan, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,4% Pada Tahun 2018</title><description>Pada tahun 2018, pembangunan ekonomi akan diarahkan untuk menumbuhkan  ekonomi kawasan  Maluku, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa   Tenggara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757084/nota-keuangan-fokus-bangun-perbatasan-jokowi-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-5-4-pada-tahun-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757084/nota-keuangan-fokus-bangun-perbatasan-jokowi-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-5-4-pada-tahun-2018"/><item><title>NOTA KEUANGAN: Fokus Bangun Perbatasan, Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,4% Pada Tahun 2018</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757084/nota-keuangan-fokus-bangun-perbatasan-jokowi-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-5-4-pada-tahun-2018</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757084/nota-keuangan-fokus-bangun-perbatasan-jokowi-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-5-4-pada-tahun-2018</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2017 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757084/nota-keuangan-fokus-bangun-perbatasan-jokowi-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-5-4-pada-tahun-2018-zYiQteoVAL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757084/nota-keuangan-fokus-bangun-perbatasan-jokowi-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-5-4-pada-tahun-2018-zYiQteoVAL.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2018 disertai Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya. Pidato ini akan disampaikan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2017 &amp;ndash; 2018.
Pada tahun 2018, dalam RUU APBN ini Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%. Artinya, perumahan ekonomi lebih tinggi dibandingkan target tahun ini sebesar 5,1%.
Baca juga: Wapres JK: Jangan Hanya Bangun Gerbang, Tingkatkan Kesejahteraan Perbatasan!
&quot;Pertama, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 5,4%. Pertumbuhan ekonomi yang optimistis tersebut akan dicapai melalui dukungan konsumsi masyarakat yang terjaga, peningkatan investasi, dan perbaikan kinerja ekspor dan impor,&quot; kata Jokowi di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Pada tahun 2018, pembangunan ekonomi akan diarahkan untuk menumbuhkan ekonomi kawasan  Maluku, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa  Tenggara. Artinya, ekonomi tak lagi hanya terpusat di Pulau Jawa.
Baca juga: PIDATO PRESIDEN: Terungkap, Ini Alasan Jokowi Gencar Bangun Infrastruktur di Perbatasan
&quot;Melalui peningkatan keterkaitannya dengan Pulau Jawa dan Sumatera yang selama ini menjadi penyumbang terbesar dalam perekonomian nasional.  Peningkatan dan pembangunan infrastruktur, baik konektivitas maupun ketersediaan energi, merupakan kunci dari upaya pemerataan ekonomi ini,&quot; ujarnya.
Selain itu, pengembangan daerah perbatasan juga menjadi prioritas Pemerintah. Daerah perbatasan diharapkan dapat menjadi pintu gerbang transaksi perdagangan internasional.
Baca juga: Ini Alasan Rini Perintahkan BUMN Bangun Daerah Perbatasan!
&quot;Sehingga tidak hanya mampu  meningkatkan perekonomian di daerah perbatasan, namun juga perekonomian nasional secara keseluruhan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2018 disertai Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya. Pidato ini akan disampaikan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2017 &amp;ndash; 2018.
Pada tahun 2018, dalam RUU APBN ini Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%. Artinya, perumahan ekonomi lebih tinggi dibandingkan target tahun ini sebesar 5,1%.
Baca juga: Wapres JK: Jangan Hanya Bangun Gerbang, Tingkatkan Kesejahteraan Perbatasan!
&quot;Pertama, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 5,4%. Pertumbuhan ekonomi yang optimistis tersebut akan dicapai melalui dukungan konsumsi masyarakat yang terjaga, peningkatan investasi, dan perbaikan kinerja ekspor dan impor,&quot; kata Jokowi di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Pada tahun 2018, pembangunan ekonomi akan diarahkan untuk menumbuhkan ekonomi kawasan  Maluku, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa  Tenggara. Artinya, ekonomi tak lagi hanya terpusat di Pulau Jawa.
Baca juga: PIDATO PRESIDEN: Terungkap, Ini Alasan Jokowi Gencar Bangun Infrastruktur di Perbatasan
&quot;Melalui peningkatan keterkaitannya dengan Pulau Jawa dan Sumatera yang selama ini menjadi penyumbang terbesar dalam perekonomian nasional.  Peningkatan dan pembangunan infrastruktur, baik konektivitas maupun ketersediaan energi, merupakan kunci dari upaya pemerataan ekonomi ini,&quot; ujarnya.
Selain itu, pengembangan daerah perbatasan juga menjadi prioritas Pemerintah. Daerah perbatasan diharapkan dapat menjadi pintu gerbang transaksi perdagangan internasional.
Baca juga: Ini Alasan Rini Perintahkan BUMN Bangun Daerah Perbatasan!
&quot;Sehingga tidak hanya mampu  meningkatkan perekonomian di daerah perbatasan, namun juga perekonomian nasional secara keseluruhan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
