<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NOTA KEUANGAN: DPR Minta Pemerintah Waspadai Dampak Capital Outflow</title><description>Pemerintah diminta untuk senantiasa waspada akan dampak susulan dari ketidakpastian ekonomi global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757165/nota-keuangan-dpr-minta-pemerintah-waspadai-dampak-capital-outflow</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757165/nota-keuangan-dpr-minta-pemerintah-waspadai-dampak-capital-outflow"/><item><title>NOTA KEUANGAN: DPR Minta Pemerintah Waspadai Dampak Capital Outflow</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757165/nota-keuangan-dpr-minta-pemerintah-waspadai-dampak-capital-outflow</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757165/nota-keuangan-dpr-minta-pemerintah-waspadai-dampak-capital-outflow</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2017 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757165/nota-keuangan-dpr-minta-pemerintah-waspadai-dampak-capital-outflow-72xuqcisHX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757165/nota-keuangan-dpr-minta-pemerintah-waspadai-dampak-capital-outflow-72xuqcisHX.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Kondisi perekonomian global masih dibayangi dengan ketidakpastian. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk senantiasa waspada akan dampak susulan dari ketidakpastian ekonomi global.&amp;nbsp;
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fadli Zon mengatakan bahwa perekonomian di beberapa negara maju terutama Amerika Serikat, perlu diantisipasi lantaran dapat menimbulkan aliran dana keluar (capital outflow).&amp;nbsp;
&quot;Dana yang keluar akan berdampak pada kestabilan nilai tukar Rupiah,&quot; ujarnya dalam Pidato Pengantar Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN 2018 Beserta Nota Keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Baca Juga:
NOTA KEUANGAN: Jokowi Targetkan Penerimaan Negara Rp1.878 Triliun, Pendapatan Pajak Rp1.609 Triliun

 
Dana Desa Capai Rp127 Triliun, DPR: Uang Besar Marak Penyimpangan!

Oleh karena itu, dia mengharapkan postur APBN 2018 lebih kukuh menopang perekonomian nasional. Sehingga, fondasi perekonomian negara lebih tangguh dan siap dalam menyambut tantangan perekonomian global.&amp;nbsp;
&quot;APBN 2018 diharapkan dapat mengakselerasikan perekonomian nasional sehingga Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi berbagai macam perubahan baik global maupun domestik,&quot; kata dia.&amp;nbsp;
Baca Juga:

NOTA KEUANGAN: Nilai Tukar Rupiah Ditetapkan Rp13.500/USD dalam RAPBN 2018


 
Jaga Kedaulatan Pangan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Produksi Cabai dan Bawang

Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan RAPBN 2018 di hadapan MPR-DPR pada Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN 2018 Beserta Nota Keuangan.&amp;nbsp;
Pemerintah menjelaskan, RAPBN 2018 disusun dengan berpedoman pada 3 kebijakan utama. Intinya, pemerintah di bawah Presiden Jokowi ingin memaksimalkan penggunaan anggaran.</description><content:encoded>JAKARTA - Kondisi perekonomian global masih dibayangi dengan ketidakpastian. Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk senantiasa waspada akan dampak susulan dari ketidakpastian ekonomi global.&amp;nbsp;
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fadli Zon mengatakan bahwa perekonomian di beberapa negara maju terutama Amerika Serikat, perlu diantisipasi lantaran dapat menimbulkan aliran dana keluar (capital outflow).&amp;nbsp;
&quot;Dana yang keluar akan berdampak pada kestabilan nilai tukar Rupiah,&quot; ujarnya dalam Pidato Pengantar Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN 2018 Beserta Nota Keuangan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Baca Juga:
NOTA KEUANGAN: Jokowi Targetkan Penerimaan Negara Rp1.878 Triliun, Pendapatan Pajak Rp1.609 Triliun

 
Dana Desa Capai Rp127 Triliun, DPR: Uang Besar Marak Penyimpangan!

Oleh karena itu, dia mengharapkan postur APBN 2018 lebih kukuh menopang perekonomian nasional. Sehingga, fondasi perekonomian negara lebih tangguh dan siap dalam menyambut tantangan perekonomian global.&amp;nbsp;
&quot;APBN 2018 diharapkan dapat mengakselerasikan perekonomian nasional sehingga Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi berbagai macam perubahan baik global maupun domestik,&quot; kata dia.&amp;nbsp;
Baca Juga:

NOTA KEUANGAN: Nilai Tukar Rupiah Ditetapkan Rp13.500/USD dalam RAPBN 2018


 
Jaga Kedaulatan Pangan, Pemerintah Diminta Tingkatkan Produksi Cabai dan Bawang

Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan RAPBN 2018 di hadapan MPR-DPR pada Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN 2018 Beserta Nota Keuangan.&amp;nbsp;
Pemerintah menjelaskan, RAPBN 2018 disusun dengan berpedoman pada 3 kebijakan utama. Intinya, pemerintah di bawah Presiden Jokowi ingin memaksimalkan penggunaan anggaran.</content:encoded></item></channel></rss>
