<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi 2018 Dipatok 5,4%, Sri Mulyani: Tidak Terlalu Ambisius!</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bisa menyentuh angka 5,4%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757393/pertumbuhan-ekonomi-2018-dipatok-5-4-sri-mulyani-tidak-terlalu-ambisius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757393/pertumbuhan-ekonomi-2018-dipatok-5-4-sri-mulyani-tidak-terlalu-ambisius"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi 2018 Dipatok 5,4%, Sri Mulyani: Tidak Terlalu Ambisius!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757393/pertumbuhan-ekonomi-2018-dipatok-5-4-sri-mulyani-tidak-terlalu-ambisius</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/20/1757393/pertumbuhan-ekonomi-2018-dipatok-5-4-sri-mulyani-tidak-terlalu-ambisius</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2017 21:24 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757393/pertumbuhan-ekonomi-2018-dipatok-5-4-sri-mulyani-tidak-terlalu-ambisius-nHKoS9BhLw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/16/20/1757393/pertumbuhan-ekonomi-2018-dipatok-5-4-sri-mulyani-tidak-terlalu-ambisius-nHKoS9BhLw.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bisa menyentuh angka 5,4%. Walaupun banyak kalangan yang masih meragukan target pertumbuhan ekonomi dalam asumsi makro Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja (RAPBN) 2018.
&quot;Begini ya, pertumbuhan ekonomi kan 5,4% itu adalah limit poin yang selama ini dikhususkan oleh dewan (DPR), antaranya 5,2%-5,6%, 5,4% itu menurut saya cukup optimis tapi tidak terlalu ambisius,&quot; kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Ada beberapa alasan yang membuat Sri Mulyani optimis pemerintah bisa meraih pertumbuhan ekonomi 2018 di angka 5,4%. Salah satunya adalah beberapa faktor-faktor dalam negeri yang memperlihatkan tren positif.
Baca Juga:

Alokasikan Rp63,6 Triliun, Pembebasan Lahan Jadi Pembiayaan Investasi Terbesar 2018


 
Pasca-RAPBN 2018, Menteri Jonan Ingin Ajukan Subsidi Solar Rp500-Rp1.000/Liter

&quot;Di satu sisi kalau kita lihat faktor dalam negerinya, pertumbuhan yang berasal dari konsumsi akan masih diasumsikan sekitar 5% atau 5,1%. Kita harap 5,4% (pertumbuhan ekonomi) itu lebih dikontribusikan oleh investasi yang tumbuhnya di atas 6%,&amp;rdquo; tambah dia.
Sri Mulyani memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bisa ngebut ke 5,4% dengan harapan bahwa investasi bertumbuh sebesar 6,4%. Selain itu, dari sisi ekspor juga diharapkan berkontribusi memacu pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:

Hanya 10 Menteri yang Hadir, Sri Mulyani: Ada Salah Komunikasi


 
Enyahkan Kemiskinan dari Indonesia, Pemerintah Gelontorkan Dana Rp73,7 Triliun

&quot;Ekspor yang bisa mulai tumbuh semester ini nampaknya sudah cukup menjanjikan. Jadi kalau ini momentumnya tetap dijaga dengan tumbuh sekitar 5%-8% maka kita bisa mendapatkan pertumbuhan,&quot; lanjutnya.
Terkait defisit, dia memaparkan bahwa pemerintah menyatakan telah menargetkan di angka 2,19%. Jika defisit terjaga, diharapkan pertumbuhan ekonomi ikut terjaga. &quot;Pemerintah dengan defisit 2,19% itu kontribusinya positif tapi tak terlalu tinggi tapi dia tidak menjadi pengereman,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bisa menyentuh angka 5,4%. Walaupun banyak kalangan yang masih meragukan target pertumbuhan ekonomi dalam asumsi makro Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja (RAPBN) 2018.
&quot;Begini ya, pertumbuhan ekonomi kan 5,4% itu adalah limit poin yang selama ini dikhususkan oleh dewan (DPR), antaranya 5,2%-5,6%, 5,4% itu menurut saya cukup optimis tapi tidak terlalu ambisius,&quot; kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Ada beberapa alasan yang membuat Sri Mulyani optimis pemerintah bisa meraih pertumbuhan ekonomi 2018 di angka 5,4%. Salah satunya adalah beberapa faktor-faktor dalam negeri yang memperlihatkan tren positif.
Baca Juga:

Alokasikan Rp63,6 Triliun, Pembebasan Lahan Jadi Pembiayaan Investasi Terbesar 2018


 
Pasca-RAPBN 2018, Menteri Jonan Ingin Ajukan Subsidi Solar Rp500-Rp1.000/Liter

&quot;Di satu sisi kalau kita lihat faktor dalam negerinya, pertumbuhan yang berasal dari konsumsi akan masih diasumsikan sekitar 5% atau 5,1%. Kita harap 5,4% (pertumbuhan ekonomi) itu lebih dikontribusikan oleh investasi yang tumbuhnya di atas 6%,&amp;rdquo; tambah dia.
Sri Mulyani memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan bisa ngebut ke 5,4% dengan harapan bahwa investasi bertumbuh sebesar 6,4%. Selain itu, dari sisi ekspor juga diharapkan berkontribusi memacu pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:

Hanya 10 Menteri yang Hadir, Sri Mulyani: Ada Salah Komunikasi


 
Enyahkan Kemiskinan dari Indonesia, Pemerintah Gelontorkan Dana Rp73,7 Triliun

&quot;Ekspor yang bisa mulai tumbuh semester ini nampaknya sudah cukup menjanjikan. Jadi kalau ini momentumnya tetap dijaga dengan tumbuh sekitar 5%-8% maka kita bisa mendapatkan pertumbuhan,&quot; lanjutnya.
Terkait defisit, dia memaparkan bahwa pemerintah menyatakan telah menargetkan di angka 2,19%. Jika defisit terjaga, diharapkan pertumbuhan ekonomi ikut terjaga. &quot;Pemerintah dengan defisit 2,19% itu kontribusinya positif tapi tak terlalu tinggi tapi dia tidak menjadi pengereman,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
