<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Premium Turun 43%, Pertamax dan Pertalite Naik 25%   </title><description>Penjualan bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) pada semester I-2017 mencapai 32,6 juta kiloliter (kl).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757409/penjualan-premium-turun-43-pertamax-dan-pertalite-naik-25</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757409/penjualan-premium-turun-43-pertamax-dan-pertalite-naik-25"/><item><title>Penjualan Premium Turun 43%, Pertamax dan Pertalite Naik 25%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757409/penjualan-premium-turun-43-pertamax-dan-pertalite-naik-25</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757409/penjualan-premium-turun-43-pertamax-dan-pertalite-naik-25</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2017 21:41 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/16/320/1757409/penjualan-premium-turun-43-penjualan-pertamax-dan-pertalite-naik-25-ShFWdgOlPb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/16/320/1757409/penjualan-premium-turun-43-penjualan-pertamax-dan-pertalite-naik-25-ShFWdgOlPb.jpg</image><title>Ilustrasi SPBU milik Pertamina. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penjualan bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) pada semester I-2017 mencapai 32,6 juta kiloliter (kl). Angka tersebut naik 4% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Demikian juga penjualan pada produk non-BBM seperti gas, petrokimia, dan pelumas yang naik 6% dibanding semester I-2016. Pada semester pertama tahun ini, penjualan non-BBM mencapai 7,82 juta kl
&quot;Dari marketing, kita lihat untuk sales volume BBM meningkat 4% dibandingkan dengan tahun lalu. Sedangkan non-BBM meningkat 6%,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Iskandar menjelaskan, pada semester I-2017 ini, penjualan Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis gasoline (Pertalite, Pertamax Plus/Turbo) meningkat tajam jika dibandingkan dengan penjualan Premium, dengan perbandingan sebesar 57,6% berbanding 42,4%
Sementara pada Juni 2016, porsi penjualan BBK Perta Series jenis gasoline (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Turbo, Pertamax Racing, dan Pertalite) baru 18,9% dan premium 81,1%. Namun per Juni 2017, porsi premium tinggal 57,6% dan Perta Series menjadi 42,4%.
&quot;Komposisi gasoline, Premium semula 5,78 juta kl, tahun ini 3,28 juta kl minus 43%. Sedangkan Pertalite dan Pertamax Series naik dari 9,75 juta kl jadi 12,24 juta kl, naik 25%,&quot; jelasnya
Menurut Iskandar, banyaknya konsumen yang beralih ke Pertalite dan Pertamax ini karena kualitas keduanya terbukti lebih efisien dan berkualitas dibanding premium. &quot;Sudah terasa dengan kualitas yang lebih baik ini, dari efisiensi dan sebagainya masyarakat sudah bisa berhitung,&quot; Kata Iskandar.
Sementara untuk porsi penjualan BBK jenis disel (Pertamax Dex dan Dexilite) per Juni 2017 naik 3,6 % dari semester pertama Juni 2016 yang hanya sebesar 1,2%.</description><content:encoded>JAKARTA - Penjualan bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) pada semester I-2017 mencapai 32,6 juta kiloliter (kl). Angka tersebut naik 4% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Demikian juga penjualan pada produk non-BBM seperti gas, petrokimia, dan pelumas yang naik 6% dibanding semester I-2016. Pada semester pertama tahun ini, penjualan non-BBM mencapai 7,82 juta kl
&quot;Dari marketing, kita lihat untuk sales volume BBM meningkat 4% dibandingkan dengan tahun lalu. Sedangkan non-BBM meningkat 6%,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Iskandar menjelaskan, pada semester I-2017 ini, penjualan Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis gasoline (Pertalite, Pertamax Plus/Turbo) meningkat tajam jika dibandingkan dengan penjualan Premium, dengan perbandingan sebesar 57,6% berbanding 42,4%
Sementara pada Juni 2016, porsi penjualan BBK Perta Series jenis gasoline (Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Turbo, Pertamax Racing, dan Pertalite) baru 18,9% dan premium 81,1%. Namun per Juni 2017, porsi premium tinggal 57,6% dan Perta Series menjadi 42,4%.
&quot;Komposisi gasoline, Premium semula 5,78 juta kl, tahun ini 3,28 juta kl minus 43%. Sedangkan Pertalite dan Pertamax Series naik dari 9,75 juta kl jadi 12,24 juta kl, naik 25%,&quot; jelasnya
Menurut Iskandar, banyaknya konsumen yang beralih ke Pertalite dan Pertamax ini karena kualitas keduanya terbukti lebih efisien dan berkualitas dibanding premium. &quot;Sudah terasa dengan kualitas yang lebih baik ini, dari efisiensi dan sebagainya masyarakat sudah bisa berhitung,&quot; Kata Iskandar.
Sementara untuk porsi penjualan BBK jenis disel (Pertamax Dex dan Dexilite) per Juni 2017 naik 3,6 % dari semester pertama Juni 2016 yang hanya sebesar 1,2%.</content:encoded></item></channel></rss>
