<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Daerah di Indonesia Berpotensi Hasilkan Garam, Ini Daftarnya</title><description>Indonesia tengah mengalami kelangkaan stok garam konsumsi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757419/banyak-daerah-di-indonesia-berpotensi-hasilkan-garam-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757419/banyak-daerah-di-indonesia-berpotensi-hasilkan-garam-ini-daftarnya"/><item><title>Banyak Daerah di Indonesia Berpotensi Hasilkan Garam, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757419/banyak-daerah-di-indonesia-berpotensi-hasilkan-garam-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/16/320/1757419/banyak-daerah-di-indonesia-berpotensi-hasilkan-garam-ini-daftarnya</guid><pubDate>Rabu 16 Agustus 2017 21:55 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/16/320/1757419/banyak-daerah-di-indonesia-berpotensi-hasilkan-garam-INFhYrGUrW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/16/320/1757419/banyak-daerah-di-indonesia-berpotensi-hasilkan-garam-INFhYrGUrW.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia tengah mengalami kelangkaan stok garam konsumsi.  Kondisi inilah yang membuat pemerintah memutuskan untuk membuka keran importasi garam konsumsi dari Australia sebqnayak 75.000 ton.
Mantan Komisaris Utama PT Garam, Sudirman Saad mengatakan, Indonesia memiliki sebanyak 29 ribu hektare lahan yang berpotensi untuk menghasilkan garam. Selain itu ada 6 provinsi yang berpotensi untuk menghasilkan produksi garam dan bisa menjadi alternatif bagi pemerintah.
&amp;nbsp;Baca juga: Impor Garam, Produksi Dalam Negeri Harus Diperhatikan
&quot;Di Indonesia itu yang potensial produksi garam Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan,&quot; ujarnya dalam diskusi Garam Nasional di Menara Kadin, Jakarta , Rabu (16/8/2017).
Menurutnya angka tersebut masihlah tidak ada apa-apanya. Lantaran, di Indonesia bertani garam tak melulu persoalan lahan melainkan kendala cuaca juga.
&quot;Enggak banyak, jadi begitu ke timur Sulawesi curah hujan sudah tinggi.  Jadi bukan hanya lahan dan air laut, tapi perlu matahari bersinar berapa lama dalam setahun,&quot; jelasnya.
Sehingga ia juga  meminta agar pemerintah bisa mendorong pihak swasta untuk bisa membangun pabrik garam. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kelangkaan produksi garam konsumsi seperti yang saat ini terjadi.
&quot;Pemerintah harus realistis untuk memenuhi kebutuhan garam industri. Ciptakan satu iklim investasi kebutuhan garam industri. Mungkin tahap awal ada insentif yang diberikan paling tidak importasi mesin segala macan itu ada insentif agar swasta kita bisa bangun pabrik dan teknologi ada dua macan yang berkembang sekarang,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia tengah mengalami kelangkaan stok garam konsumsi.  Kondisi inilah yang membuat pemerintah memutuskan untuk membuka keran importasi garam konsumsi dari Australia sebqnayak 75.000 ton.
Mantan Komisaris Utama PT Garam, Sudirman Saad mengatakan, Indonesia memiliki sebanyak 29 ribu hektare lahan yang berpotensi untuk menghasilkan garam. Selain itu ada 6 provinsi yang berpotensi untuk menghasilkan produksi garam dan bisa menjadi alternatif bagi pemerintah.
&amp;nbsp;Baca juga: Impor Garam, Produksi Dalam Negeri Harus Diperhatikan
&quot;Di Indonesia itu yang potensial produksi garam Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan,&quot; ujarnya dalam diskusi Garam Nasional di Menara Kadin, Jakarta , Rabu (16/8/2017).
Menurutnya angka tersebut masihlah tidak ada apa-apanya. Lantaran, di Indonesia bertani garam tak melulu persoalan lahan melainkan kendala cuaca juga.
&quot;Enggak banyak, jadi begitu ke timur Sulawesi curah hujan sudah tinggi.  Jadi bukan hanya lahan dan air laut, tapi perlu matahari bersinar berapa lama dalam setahun,&quot; jelasnya.
Sehingga ia juga  meminta agar pemerintah bisa mendorong pihak swasta untuk bisa membangun pabrik garam. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kelangkaan produksi garam konsumsi seperti yang saat ini terjadi.
&quot;Pemerintah harus realistis untuk memenuhi kebutuhan garam industri. Ciptakan satu iklim investasi kebutuhan garam industri. Mungkin tahap awal ada insentif yang diberikan paling tidak importasi mesin segala macan itu ada insentif agar swasta kita bisa bangun pabrik dan teknologi ada dua macan yang berkembang sekarang,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
