<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catat, Penyaluran Bantuan Sosial Lebih Mulus jika Infrastruktur Daerah Mendukung</title><description>Selama ini penyaluran bantuan sosial di daerah terpencil masih terganjal infrastruktur yang tidak memadai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/18/320/1758615/catat-penyaluran-bantuan-sosial-lebih-mulus-jika-infrastruktur-daerah-mendukung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/18/320/1758615/catat-penyaluran-bantuan-sosial-lebih-mulus-jika-infrastruktur-daerah-mendukung"/><item><title>Catat, Penyaluran Bantuan Sosial Lebih Mulus jika Infrastruktur Daerah Mendukung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/18/320/1758615/catat-penyaluran-bantuan-sosial-lebih-mulus-jika-infrastruktur-daerah-mendukung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/18/320/1758615/catat-penyaluran-bantuan-sosial-lebih-mulus-jika-infrastruktur-daerah-mendukung</guid><pubDate>Jum'at 18 Agustus 2017 19:57 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/18/320/1758615/catat-penyaluran-bantuan-sosial-lebih-mulus-jika-infrastruktur-daerah-mendukung-kk01R7ipPn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Trio/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/18/320/1758615/catat-penyaluran-bantuan-sosial-lebih-mulus-jika-infrastruktur-daerah-mendukung-kk01R7ipPn.jpg</image><title>Foto: Trio/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Penyaluran bantuan sosial akan lebih optimal jika infrastruktur di daerah mendukung. Sebab, selama ini penyaluran bantuan sosial di daerah terpencil masih terganjal infrastruktur yang tidak memadai.
Apalagi, kini pemerintah mulai memfokuskan pemberian bantuan sosial melalu Program Keluarga Sejahtera (PKH) kepada masyarakat di luar Pulau Jawa dan daerah yang masih tertinggal. Hal ini diharapkan mampu menekan kesenjangan antara masyarakat di kota dan desa.
&quot;Jadi kalau nanti salah satu upaya kita melalui PKH bisa berkontribusi dalam pengurangan kesenjangan, targeting yang kita prioritaskan daerah yang memang terbelakang, tertinggal, terpencil ya, perdesaan, luar Jawa,&quot; terang Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial&amp;nbsp;Harry&amp;nbsp;Hikmat dalam Forum Merdeka Barat 9, Jakarta, Jumat (18/8/2017).
Baca Juga:

Tambah 4 Juta Keluarga Miskin, Penerima Program Keluarga Harapan Jadi 10 Juta


 
Bantuan Sosial Nontunai, Pemerintah Siapkan Rp1,6 Triliun

Namun, untuk memuluskan langkah tersebut, infrastruktur di daerah tersebut juga perlu diperbaiki. Pasalnya, manfaat bantuan tidak banyak terasa bila ketersediaan infrastruktur masih minim.
&quot;Sambil jalan (bantuannya), infrastruktur yang menjadi prioritas utama pemerintah itu bisa mendukung realisasi pencapaian target-target bansos. Kan hasil kajian Bank Dunia kan dampak PKH dalam pengurangan kesenjangan itu tidak terlalu cukup signifikan karena apa, karena infrastruktur itu kan belum mendukung,&quot; ujarnya.
Baca Juga:

Alhamdulillah, Rp110.000 per Bulan untuk Penerima Bantuan Pangan Nontunai


 
Tak Berikan Layanan Terbaik, Jokowi akan Copot Petugas pada Program Bantuan Sosial Nontunai

Dia memberi contoh bantuan pendidikan bagi anak. Pemberian bantuan pendidikan tersebut tidak akan berguna bila fasilitas pendidikan di daerah seperti sekolah masih minim.
&amp;ldquo;Itulah yang membuat perlu ada intervensi yang berbeda. Memang sebelumnya dianggap bukan suatu hal yang penting tapi menteri sudah instruksikan kalau PKH mau kontribusi dalam pengurangan kesenjangan harus ada skala prioritas di dalam targeting,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Penyaluran bantuan sosial akan lebih optimal jika infrastruktur di daerah mendukung. Sebab, selama ini penyaluran bantuan sosial di daerah terpencil masih terganjal infrastruktur yang tidak memadai.
Apalagi, kini pemerintah mulai memfokuskan pemberian bantuan sosial melalu Program Keluarga Sejahtera (PKH) kepada masyarakat di luar Pulau Jawa dan daerah yang masih tertinggal. Hal ini diharapkan mampu menekan kesenjangan antara masyarakat di kota dan desa.
&quot;Jadi kalau nanti salah satu upaya kita melalui PKH bisa berkontribusi dalam pengurangan kesenjangan, targeting yang kita prioritaskan daerah yang memang terbelakang, tertinggal, terpencil ya, perdesaan, luar Jawa,&quot; terang Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial&amp;nbsp;Harry&amp;nbsp;Hikmat dalam Forum Merdeka Barat 9, Jakarta, Jumat (18/8/2017).
Baca Juga:

Tambah 4 Juta Keluarga Miskin, Penerima Program Keluarga Harapan Jadi 10 Juta


 
Bantuan Sosial Nontunai, Pemerintah Siapkan Rp1,6 Triliun

Namun, untuk memuluskan langkah tersebut, infrastruktur di daerah tersebut juga perlu diperbaiki. Pasalnya, manfaat bantuan tidak banyak terasa bila ketersediaan infrastruktur masih minim.
&quot;Sambil jalan (bantuannya), infrastruktur yang menjadi prioritas utama pemerintah itu bisa mendukung realisasi pencapaian target-target bansos. Kan hasil kajian Bank Dunia kan dampak PKH dalam pengurangan kesenjangan itu tidak terlalu cukup signifikan karena apa, karena infrastruktur itu kan belum mendukung,&quot; ujarnya.
Baca Juga:

Alhamdulillah, Rp110.000 per Bulan untuk Penerima Bantuan Pangan Nontunai


 
Tak Berikan Layanan Terbaik, Jokowi akan Copot Petugas pada Program Bantuan Sosial Nontunai

Dia memberi contoh bantuan pendidikan bagi anak. Pemberian bantuan pendidikan tersebut tidak akan berguna bila fasilitas pendidikan di daerah seperti sekolah masih minim.
&amp;ldquo;Itulah yang membuat perlu ada intervensi yang berbeda. Memang sebelumnya dianggap bukan suatu hal yang penting tapi menteri sudah instruksikan kalau PKH mau kontribusi dalam pengurangan kesenjangan harus ada skala prioritas di dalam targeting,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
