<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengapa Baju Anak Lebih Mahal? Ini Jawabannya</title><description>Berikut hal-hal yang menyebabkan mahalnya baju anak dibandingkan dengan baju orang dewasa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/21/320/1758386/mengapa-baju-anak-lebih-mahal-ini-jawabannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/21/320/1758386/mengapa-baju-anak-lebih-mahal-ini-jawabannya"/><item><title>Mengapa Baju Anak Lebih Mahal? Ini Jawabannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/21/320/1758386/mengapa-baju-anak-lebih-mahal-ini-jawabannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/21/320/1758386/mengapa-baju-anak-lebih-mahal-ini-jawabannya</guid><pubDate>Senin 21 Agustus 2017 22:00 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/18/320/1758386/mengapa-baju-anak-lebih-mahal-ini-jawabannya-hEusgOxmoR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/18/320/1758386/mengapa-baju-anak-lebih-mahal-ini-jawabannya-hEusgOxmoR.jpg</image><title>Ilustrasi (shutterstock)</title></images><description>SADAR atau tidak? Baju anak memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan baju orang dewasa. Padahal, baju anak memiliki ukuran yang lebih kecil sehingga membuat banyak pendapat bahwa baju anak memiliki harga yang lebih murah.
Kenyataannya, harga baju anak bisa berkali-kali lipat dibandingkan dengan baju orang dewasa. Jika tak percaya, Anda bisa melihatnya sendiri di toko-toko baju hingga department store yang menjual baju anak-anak. Lalu, apa yang membuatnya menjadi mahal? Berikut hal-hal yang menyebabkan mahalnya baju anak dibandingkan dengan baju orang dewasa.
1.	Rendahnya Penawaran Dibandingkan dengan Permintaan
Bila dilihat dari sisi ekonomi, harga pakaian anak yang mahal ini dapat disebabkan karena penawaran baju anak yang masih rendah dibandingkan dengan permintaan pasar. Hal ini dapat terlihat dari toko-toko yang menjual pakaian anak masih terbilang lebih sedikit dibandingkan dengan baju orang dewasa. Kondisi ini lah yang menyebabkan pelaku-pelaku pasar menilai jika peluang ini dapat dijadikan untuk membuat harga baju anak tinggi.
2.	Ongkos Produksinya Sama dengan Baju Orang Dewasa
Setiap satu buah baju anak, rata-rata memang menghabiskan jumlah bahan 30% lebih sedikit dibandingkan dengan baju orang dewasa. Namun, proses produksinya tetap sama seperti baju orang dewasa, tetap dikerjakan, didistribusikan, dan dijual dengan tenaga kerja. Proses produksinya pun juga membutuhkan pembayaran untuk biaya sewa tempat, listrik, serta gaji tenaga kerja.
Dengan demikian, harga sepotong baju, meskipun ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan baju dewasa dihargai dengan harga sama. Hal ini karena satu potong baju tersebut harus menutupi seluruh biaya produksi yang dikeluarkan.
3.	Dibuat Manual dengan Tenaga Manusia
Hal lainnya yang membuat harga baju anak melebihi dari baju orang dewasa adalah pembuatannya yang menggunakan cara manual dan tenaga manusia. Pakaian anak tak dibuat dengan menggunakan mesin, tetapi dengan tenaga manusia. Hal ini dikarenakan belum ada mesin canggih yang dapat memproduksi celana dengan sangat rapi.
Meskipun penggunaan mesin masih sering digunakan untuk menjahit atau membordir, namun pola dari baju-baju tersebut masih menggunakan keterampilan tangan manusia. Semakin banyak bagian yang dikerjakan oleh manusia, maka akan semakin mahal baju tersebut.
4.	Material yang Digunakan Lebih Nyaman
Kebanyakan orang dewasa akan lebih beradaptasi dengan pakaian dari segala jenis bahan yang ada. Berbeda dengan anak-anak, mereka akan lebih rewel bila pakaian yang digunakan tidak nyaman. Sehingga, bahan yang digunakan dalam pakaian anak cenderung lebih mempriotitaskan kenyamanan ketika menggunakannya. Bahan-bahan yang digunakan tentunya berkualitas, sehingga hal ini membuat baju anak menjadi lebih mahal.
5.	Proses Produksi Lebih Detail
Selain menggunakan bahan pilihan, proses produksi baju anak juga lebih rumit dan detail dibandingkan dengan baju orang dewasa. Detail baju anak lebih rumit, sehingga membuat proses produksinya tidak mudah. Seperti yang diketahui, baju-baju anak identik dengan gambar, border, dan motif-motif kartun atau hal lucu tertentu.
Selain itu, tingkah anak-anak yang terkadang terlalu aktif juga menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembuatan baju. Sehingga, rancangan baju tersebut lebih aman digunakan oleh anak.
6.	Psikis Orang Tua Yang Selalu Ingin Memberikan Yang Terbaik
Hal lainnya yang mendukung baju-baju anak menjadi lebih mahal adalah pola pikir dari orang tua. Mereka cenderung selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Misalnya, pada saat lebaran, banyak orang tua yang menunda membeli baju hanya untuk anak-anaknya. Hal ini yang dimanfaatkan oleh penjual-penjual pakaian anak.</description><content:encoded>SADAR atau tidak? Baju anak memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan baju orang dewasa. Padahal, baju anak memiliki ukuran yang lebih kecil sehingga membuat banyak pendapat bahwa baju anak memiliki harga yang lebih murah.
Kenyataannya, harga baju anak bisa berkali-kali lipat dibandingkan dengan baju orang dewasa. Jika tak percaya, Anda bisa melihatnya sendiri di toko-toko baju hingga department store yang menjual baju anak-anak. Lalu, apa yang membuatnya menjadi mahal? Berikut hal-hal yang menyebabkan mahalnya baju anak dibandingkan dengan baju orang dewasa.
1.	Rendahnya Penawaran Dibandingkan dengan Permintaan
Bila dilihat dari sisi ekonomi, harga pakaian anak yang mahal ini dapat disebabkan karena penawaran baju anak yang masih rendah dibandingkan dengan permintaan pasar. Hal ini dapat terlihat dari toko-toko yang menjual pakaian anak masih terbilang lebih sedikit dibandingkan dengan baju orang dewasa. Kondisi ini lah yang menyebabkan pelaku-pelaku pasar menilai jika peluang ini dapat dijadikan untuk membuat harga baju anak tinggi.
2.	Ongkos Produksinya Sama dengan Baju Orang Dewasa
Setiap satu buah baju anak, rata-rata memang menghabiskan jumlah bahan 30% lebih sedikit dibandingkan dengan baju orang dewasa. Namun, proses produksinya tetap sama seperti baju orang dewasa, tetap dikerjakan, didistribusikan, dan dijual dengan tenaga kerja. Proses produksinya pun juga membutuhkan pembayaran untuk biaya sewa tempat, listrik, serta gaji tenaga kerja.
Dengan demikian, harga sepotong baju, meskipun ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan baju dewasa dihargai dengan harga sama. Hal ini karena satu potong baju tersebut harus menutupi seluruh biaya produksi yang dikeluarkan.
3.	Dibuat Manual dengan Tenaga Manusia
Hal lainnya yang membuat harga baju anak melebihi dari baju orang dewasa adalah pembuatannya yang menggunakan cara manual dan tenaga manusia. Pakaian anak tak dibuat dengan menggunakan mesin, tetapi dengan tenaga manusia. Hal ini dikarenakan belum ada mesin canggih yang dapat memproduksi celana dengan sangat rapi.
Meskipun penggunaan mesin masih sering digunakan untuk menjahit atau membordir, namun pola dari baju-baju tersebut masih menggunakan keterampilan tangan manusia. Semakin banyak bagian yang dikerjakan oleh manusia, maka akan semakin mahal baju tersebut.
4.	Material yang Digunakan Lebih Nyaman
Kebanyakan orang dewasa akan lebih beradaptasi dengan pakaian dari segala jenis bahan yang ada. Berbeda dengan anak-anak, mereka akan lebih rewel bila pakaian yang digunakan tidak nyaman. Sehingga, bahan yang digunakan dalam pakaian anak cenderung lebih mempriotitaskan kenyamanan ketika menggunakannya. Bahan-bahan yang digunakan tentunya berkualitas, sehingga hal ini membuat baju anak menjadi lebih mahal.
5.	Proses Produksi Lebih Detail
Selain menggunakan bahan pilihan, proses produksi baju anak juga lebih rumit dan detail dibandingkan dengan baju orang dewasa. Detail baju anak lebih rumit, sehingga membuat proses produksinya tidak mudah. Seperti yang diketahui, baju-baju anak identik dengan gambar, border, dan motif-motif kartun atau hal lucu tertentu.
Selain itu, tingkah anak-anak yang terkadang terlalu aktif juga menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembuatan baju. Sehingga, rancangan baju tersebut lebih aman digunakan oleh anak.
6.	Psikis Orang Tua Yang Selalu Ingin Memberikan Yang Terbaik
Hal lainnya yang mendukung baju-baju anak menjadi lebih mahal adalah pola pikir dari orang tua. Mereka cenderung selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Misalnya, pada saat lebaran, banyak orang tua yang menunda membeli baju hanya untuk anak-anaknya. Hal ini yang dimanfaatkan oleh penjual-penjual pakaian anak.</content:encoded></item></channel></rss>
