<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catat! Ini Sederet Beban yang Bikin Laba Pertamina Anjlok 24%</title><description>PT Pertamina (Persero) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 24% menjadi USD1,4 miliar pada periode semester I-2017.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/22/320/1760635/catat-ini-sederet-beban-yang-bikin-laba-pertamina-anjlok-24</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/22/320/1760635/catat-ini-sederet-beban-yang-bikin-laba-pertamina-anjlok-24"/><item><title>Catat! Ini Sederet Beban yang Bikin Laba Pertamina Anjlok 24%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/22/320/1760635/catat-ini-sederet-beban-yang-bikin-laba-pertamina-anjlok-24</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/22/320/1760635/catat-ini-sederet-beban-yang-bikin-laba-pertamina-anjlok-24</guid><pubDate>Selasa 22 Agustus 2017 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/22/320/1760635/catat-ini-sederet-beban-yang-bikin-laba-pertamina-anjlok-24-aLeeQyQmBv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/22/320/1760635/catat-ini-sederet-beban-yang-bikin-laba-pertamina-anjlok-24-aLeeQyQmBv.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 24% menjadi USD1,4 miliar pada periode semester I-2017. Padahal, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 19% menjadi USD20,5 miliar.

Pantauan Okezone, dalam laporan keuangan BUMN migas tersebut, terlihat sejumlah komponen beban mengalami kenaikan dalam enam bulan pertama di 2017.
&amp;nbsp;Baca juga: Jual Premium Pertamina Rugi Rp400/Liter, Solar Rp1.200/Liter 
Berikut daftar sejumlah beban yang menggerus laba bersih Pertamina:

Beban pokok penjualan naik 34,4% menjadi Rp14,86 miliar.

Beban produksi hulu dan lifting naik 18% menjadi Rp1,64 miliar.

Beban eksplorasi naik 188,5% menjadi Rp75,9 juta.

Beban dari aktivitas operasi lainnya naik 25,9% menjadi USD433,9 juta.
&amp;nbsp;Baca juga: Penjualan Premium Turun 43%, Pertamax dan Pertalite Naik 25% 
Total dari 4 beban di atas bahkan mencapai USD17 miliar,  naik 32,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, ada lagi beban-beban berikut yang menekan kinerja Pertamina:

Beban penjualan dan pemasaran naik 8,8% jadi USD533,3 juta

Beban umum dan administrasi naik 6,8% menjadi USD644,5 juta

Beban lain-lain neto naik 76,9% jadi USD421,67 juta

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik menerangkan, amblasnya kinerja keuangan perseroan akibat kenaikan harga minyak mentah.

Indonesia crude price (ICP) mengalami kenaikan. Di kuartal I-2016, rata-rata ICP adalah USD30,32 per barel jika dibandingkan kuartal I-2017 yang naik ke USD51 per barel, alias naik 69%.

&quot;Ini naiknya crude membuat laba bersih turun 25%,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 24% menjadi USD1,4 miliar pada periode semester I-2017. Padahal, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 19% menjadi USD20,5 miliar.

Pantauan Okezone, dalam laporan keuangan BUMN migas tersebut, terlihat sejumlah komponen beban mengalami kenaikan dalam enam bulan pertama di 2017.
&amp;nbsp;Baca juga: Jual Premium Pertamina Rugi Rp400/Liter, Solar Rp1.200/Liter 
Berikut daftar sejumlah beban yang menggerus laba bersih Pertamina:

Beban pokok penjualan naik 34,4% menjadi Rp14,86 miliar.

Beban produksi hulu dan lifting naik 18% menjadi Rp1,64 miliar.

Beban eksplorasi naik 188,5% menjadi Rp75,9 juta.

Beban dari aktivitas operasi lainnya naik 25,9% menjadi USD433,9 juta.
&amp;nbsp;Baca juga: Penjualan Premium Turun 43%, Pertamax dan Pertalite Naik 25% 
Total dari 4 beban di atas bahkan mencapai USD17 miliar,  naik 32,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, ada lagi beban-beban berikut yang menekan kinerja Pertamina:

Beban penjualan dan pemasaran naik 8,8% jadi USD533,3 juta

Beban umum dan administrasi naik 6,8% menjadi USD644,5 juta

Beban lain-lain neto naik 76,9% jadi USD421,67 juta

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik menerangkan, amblasnya kinerja keuangan perseroan akibat kenaikan harga minyak mentah.

Indonesia crude price (ICP) mengalami kenaikan. Di kuartal I-2016, rata-rata ICP adalah USD30,32 per barel jika dibandingkan kuartal I-2017 yang naik ke USD51 per barel, alias naik 69%.

&quot;Ini naiknya crude membuat laba bersih turun 25%,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
