<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tetapkan HET Beras, Mendag: Penggilingan Menengah ke Bawah Lebih Diuntungkan</title><description>Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras jenis medium dan premium.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/28/320/1764884/tetapkan-het-beras-mendag-penggilingan-menengah-ke-bawah-lebih-diuntungkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/28/320/1764884/tetapkan-het-beras-mendag-penggilingan-menengah-ke-bawah-lebih-diuntungkan"/><item><title>Tetapkan HET Beras, Mendag: Penggilingan Menengah ke Bawah Lebih Diuntungkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/28/320/1764884/tetapkan-het-beras-mendag-penggilingan-menengah-ke-bawah-lebih-diuntungkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/28/320/1764884/tetapkan-het-beras-mendag-penggilingan-menengah-ke-bawah-lebih-diuntungkan</guid><pubDate>Senin 28 Agustus 2017 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/28/320/1764884/tetapkan-het-beras-mendag-penggilingan-menengah-ke-bawah-lebih-diuntungkan-aCPUenRHCY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/28/320/1764884/tetapkan-het-beras-mendag-penggilingan-menengah-ke-bawah-lebih-diuntungkan-aCPUenRHCY.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras jenis medium dan premium. Kebijakan ini diyakini akan memberikan dampak positif kepada penggilingan skala kecil.
&quot;Dari data yang ada dampak dari HET ini adalah penggilingan menengah ke bawah itu lebih diuntungkan dalam arti jumlah suplainya kepada mereka itu lebih meningkat,&quot; kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2017).
Baca Juga: Jokowi Tanya HET Beras, Begini Penjelasan Mentan
Menurut Enggar kebijakan ini juga memberikan dampak kepada para konsumen. Sebab, harga beras dapat lebih dikendalikan oleh pemerintah. Kebijakan secara berkeadilan juga dapat dirasakan oleh masyarakat. Para pengusaha pun dapat bersaing secara sehat dengan adanya aturan ini.
&quot;Kita juga melihat bahwa serapan bulog meningkatnya tajam yang memang terganggu adalah di middle man di pengepul dan kemudian di perusahaan-perusahaan besar yang menyerap beras itu dan kemudian dia jual dengan harga tinggi. Jadi margin yang besar-besar itulah yang terganggu,&quot; ujar Enggar.
Baca Juga: HET Beras Sesuai Wilayah, Bagus untuk Atur Ongkos Produksi!
Pada sisi serapan, Enggar mengatakan bahwa serapan beras dengan adanya kebijakan ini tidak memberikan pengaruh negatif. Bahkan serapan beras oleh Bulog bisa saja meningkat.
&quot;Yang pasti mereka tidak jadi mati, tidak berkurang ukuran berikutnya adalah serapan dari Bulog meningkatnya tajam sekali, 10.000 ton, sempat drop di bawah 6.000 sekarang meningkat,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Mendag: HET Beras untuk Tingkatkan Daya Beli!
Namun, Enggar menampik bahwa kebijakan ini mengganggu penggilingan dan pengusaha kecil. Dukungan pun telah diberikan oleh pemilik penggilingan beras
&quot;Saya kemarin ke Perpadi (Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia) Solo, semua di Sragen, semua lengkap dan mereka mengapresiasi atas telah diterapkannya HET karena mereka akan menerima suplai lebih besar yang sementara ini mati karena selama ini diserap oleh yang besar itu utk kemudian mereka diolah mereka menjual brand. Apakah yang besar harus mati? Enggak kita enggak, hanya return of investmentnya lebih panjang gitulah,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras jenis medium dan premium. Kebijakan ini diyakini akan memberikan dampak positif kepada penggilingan skala kecil.
&quot;Dari data yang ada dampak dari HET ini adalah penggilingan menengah ke bawah itu lebih diuntungkan dalam arti jumlah suplainya kepada mereka itu lebih meningkat,&quot; kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2017).
Baca Juga: Jokowi Tanya HET Beras, Begini Penjelasan Mentan
Menurut Enggar kebijakan ini juga memberikan dampak kepada para konsumen. Sebab, harga beras dapat lebih dikendalikan oleh pemerintah. Kebijakan secara berkeadilan juga dapat dirasakan oleh masyarakat. Para pengusaha pun dapat bersaing secara sehat dengan adanya aturan ini.
&quot;Kita juga melihat bahwa serapan bulog meningkatnya tajam yang memang terganggu adalah di middle man di pengepul dan kemudian di perusahaan-perusahaan besar yang menyerap beras itu dan kemudian dia jual dengan harga tinggi. Jadi margin yang besar-besar itulah yang terganggu,&quot; ujar Enggar.
Baca Juga: HET Beras Sesuai Wilayah, Bagus untuk Atur Ongkos Produksi!
Pada sisi serapan, Enggar mengatakan bahwa serapan beras dengan adanya kebijakan ini tidak memberikan pengaruh negatif. Bahkan serapan beras oleh Bulog bisa saja meningkat.
&quot;Yang pasti mereka tidak jadi mati, tidak berkurang ukuran berikutnya adalah serapan dari Bulog meningkatnya tajam sekali, 10.000 ton, sempat drop di bawah 6.000 sekarang meningkat,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Mendag: HET Beras untuk Tingkatkan Daya Beli!
Namun, Enggar menampik bahwa kebijakan ini mengganggu penggilingan dan pengusaha kecil. Dukungan pun telah diberikan oleh pemilik penggilingan beras
&quot;Saya kemarin ke Perpadi (Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia) Solo, semua di Sragen, semua lengkap dan mereka mengapresiasi atas telah diterapkannya HET karena mereka akan menerima suplai lebih besar yang sementara ini mati karena selama ini diserap oleh yang besar itu utk kemudian mereka diolah mereka menjual brand. Apakah yang besar harus mati? Enggak kita enggak, hanya return of investmentnya lebih panjang gitulah,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
