<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ke Singapura, Jokowi Bakal Bahas Kerjasama Ekonomi Digital</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kerja ke Singapura pada tanggal 6 hingga 7 September mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766074/ke-singapura-jokowi-bakal-bahas-kerjasama-ekonomi-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766074/ke-singapura-jokowi-bakal-bahas-kerjasama-ekonomi-digital"/><item><title>Ke Singapura, Jokowi Bakal Bahas Kerjasama Ekonomi Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766074/ke-singapura-jokowi-bakal-bahas-kerjasama-ekonomi-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766074/ke-singapura-jokowi-bakal-bahas-kerjasama-ekonomi-digital</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2017 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dedy Afrianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/30/320/1766074/ke-singapura-jokowi-bakal-bahas-kerjasama-ekonomi-digital-MSp32TbpUH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dedy/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/30/320/1766074/ke-singapura-jokowi-bakal-bahas-kerjasama-ekonomi-digital-MSp32TbpUH.jpg</image><title>Foto: Dedy/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kerja ke Singapura pada tanggal 6 hingga 7 September mendatang. Hari ini, rapat persiapan kunjungan tersebut dilakukan bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
&quot;Update terakhir akan saya lakukan hari Minggu dengan Menteri Luar Negeri Singapura di Batam. Jadi saya akan ke Batam siang ini untuk duduk bersama Menteri Luar Negeri Singapura dan mengecek satu per satu mengenai persiapan dari segi substansi,&quot; kata Retno tentang kunjungan kerja ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).
Baca Juga: Berkembang Terlalu Pesat, Kemenkeu Sulit Pajaki E-Commerce
Kunjungan ini juga berkaitan dengan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura. Nantinya, pertemuan dengan Lee Hsien Loong juga akan dilakukan untuk membahas tentang sektor bisnis.
&quot;Dalam pembicaraan dengan Presiden tadi selain mengenai masalah program, saya kira program baku mengenai pertemuan dengan Perdana Menteri terus kemudian pertemuan tingkat bisnis, ada yang khusus tahun ini akan ada flight pass kerja sama antara TNI AU dengan AU Singapura,&quot; ujarnya.
Pada kunjungan ini, beberapa kerjasama turut menjadi incaran bagi pemerintah. Salah satunya adalah kerjasama pada sektor ekonomi digital.
Baca Juga: Ingat! Pajak E-Commerce Jangan Bikin Gaduh, Bisa Mendistorsi Pasar
&quot;Kemudian juga kita bicara mengenai progress lainnya di bidang pariwisata, yang menjadi highlight tahun ini adalah kerja sama untuk digital ekonomi,&quot; ujarnya.
Kerjasama pada sektor industri juga akan dilakukan oleh pemerintah. Diharapkan, kerjasama ini memberikan efek positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
&quot;Banyak sekali kerja samanya, baik dalam konteks industri kimia, konteks pendudukannya, maupun konteks investasinya. Salah satunya yang fokus di kunjungan kali ini adalah pertemuan leader retreat kali ini dengan Singapura itu digital economic,&quot; ungkap Retno.
Baca Juga: Temui Jack Ma, Menko Darmin Ingin Indonesia Miliki Infrastruktur Pendorong Startup
Menurut Retno, kerjasama sektor ekonomi antara Indonesia dengan Singapura memang telah membuahkan hasil yang positif untuk Indonesia. Salah satunya adalah pada pengembangan Kawasan Industri Kendal (KIK). Total investasi Singapura pun telah mencapai USD360 juta.
&quot;Kita lihat perusahaan-perusahaan yang sudah berinvestasi di KIK sudah meningkat menjadi 30 perusahaan, dan juga ada 41 perusahaan lainnya sedang on the process untuk berinvestasi. Total investasi yang sudah masuk sampai saat ini USD360 juta,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kerja ke Singapura pada tanggal 6 hingga 7 September mendatang. Hari ini, rapat persiapan kunjungan tersebut dilakukan bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
&quot;Update terakhir akan saya lakukan hari Minggu dengan Menteri Luar Negeri Singapura di Batam. Jadi saya akan ke Batam siang ini untuk duduk bersama Menteri Luar Negeri Singapura dan mengecek satu per satu mengenai persiapan dari segi substansi,&quot; kata Retno tentang kunjungan kerja ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).
Baca Juga: Berkembang Terlalu Pesat, Kemenkeu Sulit Pajaki E-Commerce
Kunjungan ini juga berkaitan dengan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura. Nantinya, pertemuan dengan Lee Hsien Loong juga akan dilakukan untuk membahas tentang sektor bisnis.
&quot;Dalam pembicaraan dengan Presiden tadi selain mengenai masalah program, saya kira program baku mengenai pertemuan dengan Perdana Menteri terus kemudian pertemuan tingkat bisnis, ada yang khusus tahun ini akan ada flight pass kerja sama antara TNI AU dengan AU Singapura,&quot; ujarnya.
Pada kunjungan ini, beberapa kerjasama turut menjadi incaran bagi pemerintah. Salah satunya adalah kerjasama pada sektor ekonomi digital.
Baca Juga: Ingat! Pajak E-Commerce Jangan Bikin Gaduh, Bisa Mendistorsi Pasar
&quot;Kemudian juga kita bicara mengenai progress lainnya di bidang pariwisata, yang menjadi highlight tahun ini adalah kerja sama untuk digital ekonomi,&quot; ujarnya.
Kerjasama pada sektor industri juga akan dilakukan oleh pemerintah. Diharapkan, kerjasama ini memberikan efek positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
&quot;Banyak sekali kerja samanya, baik dalam konteks industri kimia, konteks pendudukannya, maupun konteks investasinya. Salah satunya yang fokus di kunjungan kali ini adalah pertemuan leader retreat kali ini dengan Singapura itu digital economic,&quot; ungkap Retno.
Baca Juga: Temui Jack Ma, Menko Darmin Ingin Indonesia Miliki Infrastruktur Pendorong Startup
Menurut Retno, kerjasama sektor ekonomi antara Indonesia dengan Singapura memang telah membuahkan hasil yang positif untuk Indonesia. Salah satunya adalah pada pengembangan Kawasan Industri Kendal (KIK). Total investasi Singapura pun telah mencapai USD360 juta.
&quot;Kita lihat perusahaan-perusahaan yang sudah berinvestasi di KIK sudah meningkat menjadi 30 perusahaan, dan juga ada 41 perusahaan lainnya sedang on the process untuk berinvestasi. Total investasi yang sudah masuk sampai saat ini USD360 juta,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
