<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag: Langgar HET Beras 3x, Jangan Harap Bisa Dagang Lagi!   </title><description>Aturan ini mulai berlaku awal September 2017 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766446/mendag-langgar-het-beras-3x-jangan-harap-bisa-dagang-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766446/mendag-langgar-het-beras-3x-jangan-harap-bisa-dagang-lagi"/><item><title>Mendag: Langgar HET Beras 3x, Jangan Harap Bisa Dagang Lagi!   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766446/mendag-langgar-het-beras-3x-jangan-harap-bisa-dagang-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/30/320/1766446/mendag-langgar-het-beras-3x-jangan-harap-bisa-dagang-lagi</guid><pubDate>Rabu 30 Agustus 2017 20:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/30/320/1766446/mendag-langgar-het-beras-3x-jangan-harap-bisa-dagang-lagi-wcV8hmIkIE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi beras. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/30/320/1766446/mendag-langgar-het-beras-3x-jangan-harap-bisa-dagang-lagi-wcV8hmIkIE.jpg</image><title>Ilustrasi beras. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setelah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, Kementerian Perdagangan berjanji untuk mengawasi penjualannya secara intens. Aturan ini mulai berlaku awal September 2017 mendatang.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan, lahirnya aturan tersebut dimaksudkan untuk mengontrol harga beras di pasaran. Selain itu, HET diharapkan dapat meminimalkan permainan dari para oknum pedagang nakal.

&quot;Harga eceran tertinggi kalau ada yang langgar ya sekali dua kali di ingatkan. Kalau tiga kali ya jangan dagang lagi,&quot; ujarnya di Plaza Indonesia, Rabu (30/8/2017).

Baca Juga:&amp;nbsp;HET Beras Sesuai Wilayah, Bagus untuk Atur Ongkos Produksi!

Enggar menduga pedagang yang rawan melanggar HET adalah pedagang di pasar tradisional. Oleh karenanya, pihaknya bakal meneropong praktik HET di pasar tradisional dengan seksama. Dia pun tidak segan untuk menindak pedagang yang melanggar regulasi itu, melalui peringatan dan pengawasan.

&quot;Kalau ritel modern sudah gampang mereka juga sudah lebih sadar. Pasar tradisional kami lihatin, kami periksain, kami colek-colek inget ya ada HET-nya, sekali dua kali, tiga kali kita akhiri,&quot; kata dia.

Baca Juga:&amp;nbsp;Tetapkan HET Beras, Mendag: Penggilingan Menengah ke Bawah Lebih Diuntungkan

Sekadar informasi, Kementerian Perdagangan telah menetapkan HET beras. HET beras disesuaikan berdasarkan wilayah.

Berikut HET beras yang diatur Kemendag berdasarkan masing-masing wilayah:

1. Jawa, Lampung dan Sumatera Selatan, beras medium Rp 9.450 per kg dan premium Rp 12.800 per kg.
2. Sumatera (tidak termasuk Lampung dan Sumatera Selatan), beras medium Rp 9.950 per kg, premium Rp 13.300 per kg.
3. Bali dan Nusa Tenggara Barat, beras medium Rp 9.450 per kg, premium Rp 12.800 per kg.
4. Nusa Tenggara Timur, beras medium Rp 9.950 per kg, premium Rp 13.300 per kg.

5. Sulawesi, beras medium Rp 9.450 per kg, premium Rp 12.800 per kg.
6. Kalimantan, beras medium Rp 9.950 per kg, premium Rp 13.300 per kg.
7. Maluku, beras medium Rp 10.250 per kg, premium Rp 13.600 per kg.
8. Papua, beras medium Rp 10.250 per kg, premium Rp 13.600 per kg.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, Kementerian Perdagangan berjanji untuk mengawasi penjualannya secara intens. Aturan ini mulai berlaku awal September 2017 mendatang.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan, lahirnya aturan tersebut dimaksudkan untuk mengontrol harga beras di pasaran. Selain itu, HET diharapkan dapat meminimalkan permainan dari para oknum pedagang nakal.

&quot;Harga eceran tertinggi kalau ada yang langgar ya sekali dua kali di ingatkan. Kalau tiga kali ya jangan dagang lagi,&quot; ujarnya di Plaza Indonesia, Rabu (30/8/2017).

Baca Juga:&amp;nbsp;HET Beras Sesuai Wilayah, Bagus untuk Atur Ongkos Produksi!

Enggar menduga pedagang yang rawan melanggar HET adalah pedagang di pasar tradisional. Oleh karenanya, pihaknya bakal meneropong praktik HET di pasar tradisional dengan seksama. Dia pun tidak segan untuk menindak pedagang yang melanggar regulasi itu, melalui peringatan dan pengawasan.

&quot;Kalau ritel modern sudah gampang mereka juga sudah lebih sadar. Pasar tradisional kami lihatin, kami periksain, kami colek-colek inget ya ada HET-nya, sekali dua kali, tiga kali kita akhiri,&quot; kata dia.

Baca Juga:&amp;nbsp;Tetapkan HET Beras, Mendag: Penggilingan Menengah ke Bawah Lebih Diuntungkan

Sekadar informasi, Kementerian Perdagangan telah menetapkan HET beras. HET beras disesuaikan berdasarkan wilayah.

Berikut HET beras yang diatur Kemendag berdasarkan masing-masing wilayah:

1. Jawa, Lampung dan Sumatera Selatan, beras medium Rp 9.450 per kg dan premium Rp 12.800 per kg.
2. Sumatera (tidak termasuk Lampung dan Sumatera Selatan), beras medium Rp 9.950 per kg, premium Rp 13.300 per kg.
3. Bali dan Nusa Tenggara Barat, beras medium Rp 9.450 per kg, premium Rp 12.800 per kg.
4. Nusa Tenggara Timur, beras medium Rp 9.950 per kg, premium Rp 13.300 per kg.

5. Sulawesi, beras medium Rp 9.450 per kg, premium Rp 12.800 per kg.
6. Kalimantan, beras medium Rp 9.950 per kg, premium Rp 13.300 per kg.
7. Maluku, beras medium Rp 10.250 per kg, premium Rp 13.600 per kg.
8. Papua, beras medium Rp 10.250 per kg, premium Rp 13.600 per kg.</content:encoded></item></channel></rss>
