<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Rini: Holding BUMN Tambang Sanggup Beli Divestasi Saham Freeport</title><description>Menteri BUMN menegaskan, holding BUMN tambang sanggup untuk mengambil alih divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/31/320/1766783/menteri-rini-holding-bumn-tambang-sanggup-beli-divestasi-saham-freeport</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/08/31/320/1766783/menteri-rini-holding-bumn-tambang-sanggup-beli-divestasi-saham-freeport"/><item><title>Menteri Rini: Holding BUMN Tambang Sanggup Beli Divestasi Saham Freeport</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/08/31/320/1766783/menteri-rini-holding-bumn-tambang-sanggup-beli-divestasi-saham-freeport</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/08/31/320/1766783/menteri-rini-holding-bumn-tambang-sanggup-beli-divestasi-saham-freeport</guid><pubDate>Kamis 31 Agustus 2017 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/31/320/1766783/menteri-rini-holding-bumn-tambang-sanggup-beli-divestasi-saham-freeport-mksQ0ly0V4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ulfa Arieza/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/31/320/1766783/menteri-rini-holding-bumn-tambang-sanggup-beli-divestasi-saham-freeport-mksQ0ly0V4.jpg</image><title>(Foto: Ulfa Arieza/Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegaskan bahwa holding BUMN tambang sanggup untuk mengambil alih divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu akhirnya memberikan mufakat untuk melepas  51% sahamnya kepada pemerintah Indonesia.

&quot;Sanggup, kan BUMN enggak mungkin mau bicara enggak sanggup,&quot; ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (31/8/2017).

Rini melanjutkan, perusahaan yang tergabung dalam holding BUMN memiliki strukur keuangan yang kuat. Sebagaimana diketahui, holding BUMN tambang ini dikomposisi oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), dan  PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Baca juga: Di Depan Bos Freeport, Sri Mulyani: Negosiasi Perpanjangan Kontrak Tak Mudah!

Menurut Rini, pihaknya telah menelaah fundamental tiap perusahaan, serta tidak ada keraguan bagi kesiapan BUMN tambang untuk mengambil alih divestasi saham Freeport.

&quot;Karena secara keseluruhan kita harus liat cash flow kita , balance sheet kita, kita liat semua kira analisis dan kita sanggup lakukan itu,&quot; tegas Rini.

Baca juga: Catatkan KIK EBA Jasa Marga, OJK: Kita Dorong Infrastuktur di Pasar Modal

Holding BUMN tambang, dikatakan Rini, menjadi alternatif terbaik untuk mengambil alih divestasi saham Freeport. Dengan berbagai studi yang telah dilakukan, holding BUMN tambang terbukti menjadi langkah paling efisien untuk eksekusi pembelian saham Freeport.

&quot;Memang perlu adanya holding , bila tidak, kita jadi sudah mencari alternatif, dan itu sudah kita lakukan. Tapi paling bagus holding pertambangan, bisa di satu kendali karena itu bisa mengefisiensikan banyak hal,&quot; ujarnya.

Sekadar informasi, selain perusahaan tambang BUMN belum ada pihak swasta yang menunjukkan ketertarikan untuk membeli saham tambang tersebut. Sehingga BUMN tambang dipastikan akan berada di garda terdepan. Bahkan, Menteri Rini telah menyampaikan keinginannya kepada Menteri Keuangan dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.


</description><content:encoded> 
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegaskan bahwa holding BUMN tambang sanggup untuk mengambil alih divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu akhirnya memberikan mufakat untuk melepas  51% sahamnya kepada pemerintah Indonesia.

&quot;Sanggup, kan BUMN enggak mungkin mau bicara enggak sanggup,&quot; ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (31/8/2017).

Rini melanjutkan, perusahaan yang tergabung dalam holding BUMN memiliki strukur keuangan yang kuat. Sebagaimana diketahui, holding BUMN tambang ini dikomposisi oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), dan  PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Baca juga: Di Depan Bos Freeport, Sri Mulyani: Negosiasi Perpanjangan Kontrak Tak Mudah!

Menurut Rini, pihaknya telah menelaah fundamental tiap perusahaan, serta tidak ada keraguan bagi kesiapan BUMN tambang untuk mengambil alih divestasi saham Freeport.

&quot;Karena secara keseluruhan kita harus liat cash flow kita , balance sheet kita, kita liat semua kira analisis dan kita sanggup lakukan itu,&quot; tegas Rini.

Baca juga: Catatkan KIK EBA Jasa Marga, OJK: Kita Dorong Infrastuktur di Pasar Modal

Holding BUMN tambang, dikatakan Rini, menjadi alternatif terbaik untuk mengambil alih divestasi saham Freeport. Dengan berbagai studi yang telah dilakukan, holding BUMN tambang terbukti menjadi langkah paling efisien untuk eksekusi pembelian saham Freeport.

&quot;Memang perlu adanya holding , bila tidak, kita jadi sudah mencari alternatif, dan itu sudah kita lakukan. Tapi paling bagus holding pertambangan, bisa di satu kendali karena itu bisa mengefisiensikan banyak hal,&quot; ujarnya.

Sekadar informasi, selain perusahaan tambang BUMN belum ada pihak swasta yang menunjukkan ketertarikan untuk membeli saham tambang tersebut. Sehingga BUMN tambang dipastikan akan berada di garda terdepan. Bahkan, Menteri Rini telah menyampaikan keinginannya kepada Menteri Keuangan dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.


</content:encoded></item></channel></rss>
