<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HET Beras Mulai Diterapkan, Asosiasi Pasar: Harga di Pasar Induk Harus Dikontrol</title><description>Sekretaris Jenderal APPI Ngadiran mengatakan, pedagang pasar tidak perlu  diingatkan sudah pasti menjual beras sesuai dengan kebijakan HET yang  ditetapkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/01/320/1767587/het-beras-mulai-diterapkan-asosiasi-pasar-harga-di-pasar-induk-harus-dikontrol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/01/320/1767587/het-beras-mulai-diterapkan-asosiasi-pasar-harga-di-pasar-induk-harus-dikontrol"/><item><title>HET Beras Mulai Diterapkan, Asosiasi Pasar: Harga di Pasar Induk Harus Dikontrol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/01/320/1767587/het-beras-mulai-diterapkan-asosiasi-pasar-harga-di-pasar-induk-harus-dikontrol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/01/320/1767587/het-beras-mulai-diterapkan-asosiasi-pasar-harga-di-pasar-induk-harus-dikontrol</guid><pubDate>Jum'at 01 September 2017 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/01/320/1767587/het-beras-mulai-diterapkan-asosiasi-pasar-harga-di-pasar-induk-harus-dikontrol-3sUTvmRJWi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/01/320/1767587/het-beras-mulai-diterapkan-asosiasi-pasar-harga-di-pasar-induk-harus-dikontrol-3sUTvmRJWi.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPI) meminta pemerintah mengontrol harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang usai diberlakukannya harga eceran tertinggi (HET) beras hari ini. Hal tersebut diperlukan supaya pedagang pasar tidak merugi karena harus dagang beras sesuai aturan.

Sekretaris Jenderal APPI Ngadiran mengatakan, pedagang pasar tidak perlu diingatkan sudah pasti menjual beras sesuai dengan kebijakan HET yang ditetapkan. Sebab jika tidak demikian, maka pedagang yang berani menjual beras di atas HET otomatis akan ditinggal pelanggannya.
Baca juga: Soal HET Beras, Pedagang Pasar: Kami Bakal Ikuti Harga Pasar
&quot;Tidak dipakai disuruh, kalau tidak diikuti ya kabur pembelinya. Orangnya boleh bodoh, tapi duitnya pintar. Jangankan beda sampai Rp1.000, beda Rp200 saja orang sudah lari. Kan orang di pasar berderet, di sini jual, di mana-mana jual. Disitukan ditulis, kan ada harganya. Kalau kita mah itu ketakutan saja,&quot;ujarnya kepada Okezone.
Baca juga: Mendag: Langgar HET Beras 3x, Jangan Harap Bisa Dagang Lagi!
Menurut dia, karena mayoritas pedagang membeli beras di Pasar Induk maka ini yang perlu dikontrol harganya. Ketika harga naik mendekati HET, berapa pedagang pasar harus jual.
Baca juga: Harga Eceran Tertinggi Berlaku Hari Ini, Berikut Daftar Harga per Wilayahnya
&quot;Makanya pemerintah harus kontrol. Kalau di Induk di kontrol kita kan belanja di sana, kalau di sana murah pasti jual murah, tapi kalau belanja mahal, kita kan harus hitung juga ongkos turunnya,  truknya, beli kantong plastik segala macam, kalau beli mahal masa tidak boleh jual mahal,&quot; jelasnya.

Intinya, kata Ngadiran, supaya proses penjualan beras sesuai dengan kebijakan yang sudah ditetapkan, kontrol pemerintah harus ditingkatkan. Ketika harga naik di Induk bisa segera dikendalikan, supaya harga di pedagang bisa disesuaikan dan tidak melebihi HET.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (APPI) meminta pemerintah mengontrol harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang usai diberlakukannya harga eceran tertinggi (HET) beras hari ini. Hal tersebut diperlukan supaya pedagang pasar tidak merugi karena harus dagang beras sesuai aturan.

Sekretaris Jenderal APPI Ngadiran mengatakan, pedagang pasar tidak perlu diingatkan sudah pasti menjual beras sesuai dengan kebijakan HET yang ditetapkan. Sebab jika tidak demikian, maka pedagang yang berani menjual beras di atas HET otomatis akan ditinggal pelanggannya.
Baca juga: Soal HET Beras, Pedagang Pasar: Kami Bakal Ikuti Harga Pasar
&quot;Tidak dipakai disuruh, kalau tidak diikuti ya kabur pembelinya. Orangnya boleh bodoh, tapi duitnya pintar. Jangankan beda sampai Rp1.000, beda Rp200 saja orang sudah lari. Kan orang di pasar berderet, di sini jual, di mana-mana jual. Disitukan ditulis, kan ada harganya. Kalau kita mah itu ketakutan saja,&quot;ujarnya kepada Okezone.
Baca juga: Mendag: Langgar HET Beras 3x, Jangan Harap Bisa Dagang Lagi!
Menurut dia, karena mayoritas pedagang membeli beras di Pasar Induk maka ini yang perlu dikontrol harganya. Ketika harga naik mendekati HET, berapa pedagang pasar harus jual.
Baca juga: Harga Eceran Tertinggi Berlaku Hari Ini, Berikut Daftar Harga per Wilayahnya
&quot;Makanya pemerintah harus kontrol. Kalau di Induk di kontrol kita kan belanja di sana, kalau di sana murah pasti jual murah, tapi kalau belanja mahal, kita kan harus hitung juga ongkos turunnya,  truknya, beli kantong plastik segala macam, kalau beli mahal masa tidak boleh jual mahal,&quot; jelasnya.

Intinya, kata Ngadiran, supaya proses penjualan beras sesuai dengan kebijakan yang sudah ditetapkan, kontrol pemerintah harus ditingkatkan. Ketika harga naik di Induk bisa segera dikendalikan, supaya harga di pedagang bisa disesuaikan dan tidak melebihi HET.</content:encoded></item></channel></rss>
