<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diklaim Kalahkan Pesawat, Pakai Kereta Cepat ke Surabaya Tak Sampai 5 Jam</title><description>Salah satu caranya adalah dengan membangun infrastruktur transportasi seperti kereta api cepat Jakarta-Surabaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/04/320/1769224/diklaim-kalahkan-pesawat-pakai-kereta-cepat-ke-surabaya-tak-sampai-5-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/04/320/1769224/diklaim-kalahkan-pesawat-pakai-kereta-cepat-ke-surabaya-tak-sampai-5-jam"/><item><title>Diklaim Kalahkan Pesawat, Pakai Kereta Cepat ke Surabaya Tak Sampai 5 Jam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/04/320/1769224/diklaim-kalahkan-pesawat-pakai-kereta-cepat-ke-surabaya-tak-sampai-5-jam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/04/320/1769224/diklaim-kalahkan-pesawat-pakai-kereta-cepat-ke-surabaya-tak-sampai-5-jam</guid><pubDate>Senin 04 September 2017 19:55 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/04/320/1769224/diklaim-kalahkan-pesawat-pakai-kereta-cepat-ke-surabaya-tak-sampai-5-jam-1m57VyARHM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Kereta Cepat. (Foto: ANT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/04/320/1769224/diklaim-kalahkan-pesawat-pakai-kereta-cepat-ke-surabaya-tak-sampai-5-jam-1m57VyARHM.jpg</image><title>Ilustrasi Kereta Cepat. (Foto: ANT)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tengah serius meningkatkan aksesibilitas antar wilayah di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan membangun infrastruktur transportasi seperti kereta api cepat Jakarta-Surabaya.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Zulfamendi mengatakan, dengan adanya kereta cepat maka akan lebih efisien dari Jakarta-Surabaya. Bahkan efisiensi waktu tersebut diperkirakan akan lebih singkat jika dibandingkan dengan menggunakan udara (pesawat) sekalipun.

&quot;Kecepatan Jakarta-Surabaya pakai udara kan lima jam. Kita akan di bawah itu,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Baca Juga: China Siapkan Hyperloop bak Kereta Secepat Peluru, Bagaimana Wujudnya?

Menurut Zulfamendi, untuk mendapatkan waktu tempuh di bawah lima jam membutuhkan kecepatan 160 km per jam. Selain itu, untuk menghindari adanya hambatan jalur kereta cepat Jakarta Surabaya ini akan dibangun baru dan berdampingan dengan jalan tol.

&quot;Kita waktu tempuh di bawah 5 jam. Ya jadi 160 km per jam ke atas dan electricity tidak diesel. Dan nanti dua-duanya lintasan  baru lebih banyak pakai row yang kereta api sama tol,&quot; jelasnya.

Baca Juga: Parah! Proyek Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Dekat Tol Cikampek Mangkrak
 

Sebagai informasi, KA Cepat Jakarta-Surabaya akan berangkat dari stasiun Manggarai dan berakhir di Stasiun Surabaya. Kereta yang digunakan merupakan electricity dengan kebutuhan listrik 600 Megawatt.

Selain itu pemerintah juga memastikan opsi jalur yang akan dilewati oleh Kereta Cepat Jakarta Surabaya Mengerucut menjadi dua. Adapun dua rute tersebut yakni Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya dan Jakarta-Semarang-Solo-Surabaya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tengah serius meningkatkan aksesibilitas antar wilayah di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan membangun infrastruktur transportasi seperti kereta api cepat Jakarta-Surabaya.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Zulfamendi mengatakan, dengan adanya kereta cepat maka akan lebih efisien dari Jakarta-Surabaya. Bahkan efisiensi waktu tersebut diperkirakan akan lebih singkat jika dibandingkan dengan menggunakan udara (pesawat) sekalipun.

&quot;Kecepatan Jakarta-Surabaya pakai udara kan lima jam. Kita akan di bawah itu,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Baca Juga: China Siapkan Hyperloop bak Kereta Secepat Peluru, Bagaimana Wujudnya?

Menurut Zulfamendi, untuk mendapatkan waktu tempuh di bawah lima jam membutuhkan kecepatan 160 km per jam. Selain itu, untuk menghindari adanya hambatan jalur kereta cepat Jakarta Surabaya ini akan dibangun baru dan berdampingan dengan jalan tol.

&quot;Kita waktu tempuh di bawah 5 jam. Ya jadi 160 km per jam ke atas dan electricity tidak diesel. Dan nanti dua-duanya lintasan  baru lebih banyak pakai row yang kereta api sama tol,&quot; jelasnya.

Baca Juga: Parah! Proyek Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Dekat Tol Cikampek Mangkrak
 

Sebagai informasi, KA Cepat Jakarta-Surabaya akan berangkat dari stasiun Manggarai dan berakhir di Stasiun Surabaya. Kereta yang digunakan merupakan electricity dengan kebutuhan listrik 600 Megawatt.

Selain itu pemerintah juga memastikan opsi jalur yang akan dilewati oleh Kereta Cepat Jakarta Surabaya Mengerucut menjadi dua. Adapun dua rute tersebut yakni Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya dan Jakarta-Semarang-Solo-Surabaya.</content:encoded></item></channel></rss>
