<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani: Konsumsi Rumah Tangga Harus di Atas 5%   </title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta konsumsi rumah tangga harus dijaga di atas 5%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/05/320/1769939/kejar-pertumbuhan-ekonomi-sri-mulyani-konsumsi-rumah-tangga-harus-di-atas-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/05/320/1769939/kejar-pertumbuhan-ekonomi-sri-mulyani-konsumsi-rumah-tangga-harus-di-atas-5"/><item><title>      Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani: Konsumsi Rumah Tangga Harus di Atas 5%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/05/320/1769939/kejar-pertumbuhan-ekonomi-sri-mulyani-konsumsi-rumah-tangga-harus-di-atas-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/05/320/1769939/kejar-pertumbuhan-ekonomi-sri-mulyani-konsumsi-rumah-tangga-harus-di-atas-5</guid><pubDate>Selasa 05 September 2017 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/05/320/1769939/kejar-pertumbuhan-ekonomi-sri-mulyani-konsumsi-rumah-tangga-harus-di-atas-5-UTMjMg6Cqb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/05/320/1769939/kejar-pertumbuhan-ekonomi-sri-mulyani-konsumsi-rumah-tangga-harus-di-atas-5-UTMjMg6Cqb.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta konsumsi rumah tangga harus dijaga di atas 5%. Pasalnya, konsumsi rumah tangga merupakan kontributor terhadap produk domestik bruto (PDB) negara.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada awal Agustus lalu konsumsi rumah tangga baru tumbuh sebesar 4,95%. Untuk merealisasikan pertumbuhan konsumsi rumah tangga di atas 5%, maka pemerintah harus menjaga kadar inflasi tetap berada di angka yang wajar.

&quot;Konsumsi rumah tangga harus dijaga di atas 5%, yaitu 5,1%, maka daya beli harus diperkuat dengan inflasi yang harus dipertahankan rendah,&quot; katanya di Ruang Rapat Banggar, DPR RI, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Baca Juga: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4%, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Harapan&amp;nbsp;
 

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu optimis bahwa konsumsi rumah tangga akan tumbuh di atas 5% dengan perkiraan inflasi yang dapat terjaga dengan baik. &quot;Inflasi yang dijaga maka konsumen akan confident untuk belanja yang bisa mengakselerasi perekonomian,&quot; paparnya.

Dengan sejumlah asumsi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dirinya juga optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi 2018 bisa tercapai sesuai yang saat ini ditetapkan dalam RAPBN 2018. &quot;Ekonomi Indonesia 2018 diperkirakan membaik jadi 5,4%. Butuh policy untuk counter ketidakpastian global dan kebijakan yang menghasilkan harus diakselerasi,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta konsumsi rumah tangga harus dijaga di atas 5%. Pasalnya, konsumsi rumah tangga merupakan kontributor terhadap produk domestik bruto (PDB) negara.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada awal Agustus lalu konsumsi rumah tangga baru tumbuh sebesar 4,95%. Untuk merealisasikan pertumbuhan konsumsi rumah tangga di atas 5%, maka pemerintah harus menjaga kadar inflasi tetap berada di angka yang wajar.

&quot;Konsumsi rumah tangga harus dijaga di atas 5%, yaitu 5,1%, maka daya beli harus diperkuat dengan inflasi yang harus dipertahankan rendah,&quot; katanya di Ruang Rapat Banggar, DPR RI, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Baca Juga: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,4%, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Harapan&amp;nbsp;
 

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu optimis bahwa konsumsi rumah tangga akan tumbuh di atas 5% dengan perkiraan inflasi yang dapat terjaga dengan baik. &quot;Inflasi yang dijaga maka konsumen akan confident untuk belanja yang bisa mengakselerasi perekonomian,&quot; paparnya.

Dengan sejumlah asumsi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dirinya juga optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi 2018 bisa tercapai sesuai yang saat ini ditetapkan dalam RAPBN 2018. &quot;Ekonomi Indonesia 2018 diperkirakan membaik jadi 5,4%. Butuh policy untuk counter ketidakpastian global dan kebijakan yang menghasilkan harus diakselerasi,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
