<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Negara dengan Ekonomi Paling Kuat, Indonesia Peringkat Ke-5</title><description>Hal yang menggembirakan, dalam jajaran 21 negara ekonomi terkuat, Indonesia berada di peringkat ke-5.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/20/1770529/daftar-negara-dengan-ekonomi-paling-kuat-indonesia-peringkat-ke-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/20/1770529/daftar-negara-dengan-ekonomi-paling-kuat-indonesia-peringkat-ke-5"/><item><title>Daftar Negara dengan Ekonomi Paling Kuat, Indonesia Peringkat Ke-5</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/20/1770529/daftar-negara-dengan-ekonomi-paling-kuat-indonesia-peringkat-ke-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/20/1770529/daftar-negara-dengan-ekonomi-paling-kuat-indonesia-peringkat-ke-5</guid><pubDate>Rabu 06 September 2017 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/06/20/1770529/daftar-negara-dengan-ekonomi-paling-kuat-indonesia-peringkat-ke-5-FglI7iljPI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/06/20/1770529/daftar-negara-dengan-ekonomi-paling-kuat-indonesia-peringkat-ke-5-FglI7iljPI.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PricewaterhouseCoopers (PwC) melaporkan negara berkembang akan mulai mendominasi peringkat ekonomi utama dunia pada 2030. Hal yang menggembirakan, dalam jajaran 21 negara ekonomi terkuat, Indonesia berada di peringkat ke-5.
PwC melihat bahwa pasar negara berkembang, seperti India dan Brasil, termasuk Indonesia akan semakin menantang dominasi Amerika Serikat dan China, sementara yang lainnya tertinggal.
Baca Juga: Terkuak! Kajian Sri Mulyani soal Daya Beli, Konsumsi Masyarakat Menengah Turun dan Miskin Naik  Laporan tersebut menempatkan negara-negara dengan memproyeksikan produk domestik bruto (PDB) global mereka, dan purchasing power parity (PPP). Di mana PPP merupakan model yang menggambarkan daya beli terhadap nilai dari mata uang tertentu.
Baca Juga: Agustus Deflasi 0,07%, BPS Tegaskan Daya Beli Tetap Baik!
Menurut badan profesional ICAS pada tahun lalu, Asia akan tetap menjadi kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia secara keseluruhan, dengan Indonesia berada di jalur ekonomi USD16 triliun dunia. Hal ini menarik perhatian di luar pusat ekonomi tradisional Asia, China dan India.  Berikut daftar 21 negara ekonomi paling kuat di dunia pada 2030 yang diproyeksikan PwC:  21. Nigeria - USD1.794 triliun 20. Pakistan - USD1,868 triliun 19. Mesir - USD2,049 triliun 18. Kanada - USD2,141 triliun 17. Spanyol - USD2.159 triliun 16. Iran - USD2.354 triliun 15. Italia - USD2,541 triliun 14. Korea Selatan - USD2,651 triliun 13. Arab Saudi - USD2.755 triliun 12. Turki - USD2,996 triliun 11. Prancis - USD3,377 triliun 10. Inggris - USD3.638 triliun 9. Meksiko - USD3,661 triliun 8. Brasil - USD4,439 triliun 7. Jerman - USD4,707 triliun 6. Rusia - USD4.736 triliun 5. INDONESIA - USD5.424 triliun 4. Jepang - USD5.606 triliun 3. India - USD19,511 triliun 2. Amerika Serikat - USD23,475 triliun 1. China - USD38.008 triliun  Catatan: Semua angka yang disebutkan di atas dalam dolar AS dan dengan nilai konstan (untuk referensi, PPP AS saat ini adalah USD18,569 triliun)</description><content:encoded>JAKARTA - PricewaterhouseCoopers (PwC) melaporkan negara berkembang akan mulai mendominasi peringkat ekonomi utama dunia pada 2030. Hal yang menggembirakan, dalam jajaran 21 negara ekonomi terkuat, Indonesia berada di peringkat ke-5.
PwC melihat bahwa pasar negara berkembang, seperti India dan Brasil, termasuk Indonesia akan semakin menantang dominasi Amerika Serikat dan China, sementara yang lainnya tertinggal.
Baca Juga: Terkuak! Kajian Sri Mulyani soal Daya Beli, Konsumsi Masyarakat Menengah Turun dan Miskin Naik  Laporan tersebut menempatkan negara-negara dengan memproyeksikan produk domestik bruto (PDB) global mereka, dan purchasing power parity (PPP). Di mana PPP merupakan model yang menggambarkan daya beli terhadap nilai dari mata uang tertentu.
Baca Juga: Agustus Deflasi 0,07%, BPS Tegaskan Daya Beli Tetap Baik!
Menurut badan profesional ICAS pada tahun lalu, Asia akan tetap menjadi kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia secara keseluruhan, dengan Indonesia berada di jalur ekonomi USD16 triliun dunia. Hal ini menarik perhatian di luar pusat ekonomi tradisional Asia, China dan India.  Berikut daftar 21 negara ekonomi paling kuat di dunia pada 2030 yang diproyeksikan PwC:  21. Nigeria - USD1.794 triliun 20. Pakistan - USD1,868 triliun 19. Mesir - USD2,049 triliun 18. Kanada - USD2,141 triliun 17. Spanyol - USD2.159 triliun 16. Iran - USD2.354 triliun 15. Italia - USD2,541 triliun 14. Korea Selatan - USD2,651 triliun 13. Arab Saudi - USD2.755 triliun 12. Turki - USD2,996 triliun 11. Prancis - USD3,377 triliun 10. Inggris - USD3.638 triliun 9. Meksiko - USD3,661 triliun 8. Brasil - USD4,439 triliun 7. Jerman - USD4,707 triliun 6. Rusia - USD4.736 triliun 5. INDONESIA - USD5.424 triliun 4. Jepang - USD5.606 triliun 3. India - USD19,511 triliun 2. Amerika Serikat - USD23,475 triliun 1. China - USD38.008 triliun  Catatan: Semua angka yang disebutkan di atas dalam dolar AS dan dengan nilai konstan (untuk referensi, PPP AS saat ini adalah USD18,569 triliun)</content:encoded></item></channel></rss>
