<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rangkul Jepang, Menteri Susi Ingin 60 Pulau Indonesia Jadi Perhatian</title><description>Susi menyebutkan, keinginan ada 60 pulau yang dikembangkan lewat kerja sama kedua negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/320/1770546/rangkul-jepang-menteri-susi-ingin-60-pulau-indonesia-jadi-perhatian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/320/1770546/rangkul-jepang-menteri-susi-ingin-60-pulau-indonesia-jadi-perhatian"/><item><title>Rangkul Jepang, Menteri Susi Ingin 60 Pulau Indonesia Jadi Perhatian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/320/1770546/rangkul-jepang-menteri-susi-ingin-60-pulau-indonesia-jadi-perhatian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/06/320/1770546/rangkul-jepang-menteri-susi-ingin-60-pulau-indonesia-jadi-perhatian</guid><pubDate>Rabu 06 September 2017 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/06/320/1770546/rangkul-jepang-menteri-susi-ingin-60-pulau-indonesia-jadi-perhatian-wxQh5MWUgD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Trio/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/06/320/1770546/rangkul-jepang-menteri-susi-ingin-60-pulau-indonesia-jadi-perhatian-wxQh5MWUgD.jpg</image><title>Foto: Trio/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kerjasama dengan Jepang, salah satunya untuk mengembangkan 6 pulau terluar di Indonesia. Indonesia berharap keterlibatan Jepang dapat berkontribusi mendorong pertumbuhan pulau terluar Indonesia.
&quot;Kita ingin memberikan press release rencana kerjasama yang mana sudah digodok sangat matang dalam rangka memperingati 60 tahun kerjasama Jepang dan Indonesia. Rencana kerja sama di 6 pulau terluar di Indonesia,&quot; kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di kantornya, Rabu (6/9/2017).
Baca Juga: Menteri Susi Gandeng Jepang, Kerjasama Promosi Perikanan hingga Bangun Pulau Terluar
Nantinya akan dikaji lebih lanjut mengenai potensi-potensi apa saja yang dapat ditumbuhkan di 6 pulau, yang terdiri dari Sabang, Natuna, Morotai, kemudian Saumlaki, Moa, dan Biak.
&quot;Dalam kerja sama ini Jepang akan memberikan hibah&amp;nbsp;Community Development atau integrated fasilitas perikanan di 6 lokasi dan juga 6 coastal radar terutama yang 6 lokasi wilayah pulau terluar ini,&quot; jelas Susi.
Baca Juga: Tak Pakai Cantrang Lagi, Menteri Susi Pamer Harga Bawal Putih di Pangandaran Rp1 Juta
Susi pun berkelakar, bahwa dirinya berharap setelah sukses menjalani kerja sama mengembangkan 6 pulau terluar, nantinya akan ada lebih banyak lagi pulau-pulau yang dikerjasamakan. Susi menyebutkan, keinginan ada 60 pulau yang dikembangkan lewat kerja sama kedua negara.
&quot;Ini PR (pekerjaan rumah) yang saya titipkan kepada Mister Izumi (Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang) untuk disampaikan kepada Perdana Menteri dan pemerintahan Jepang jadi dari 6 ditambah nol di belakangnya, tentunya akan satu goal yang lebih baik tentunya di wilayah kita,&quot; tandasnya.
Baca Juga: Menteri Susi Ingin Produk Perikanan RI Masuk ke Jepang Bebas Tarif
Adapun, hal-hal yang dimungkinkan untuk dikembangkan di pulau-pulau terluar itu, kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bramantyo Satyamurti sekiranya adalah pembangunan pelabuhan perikanan dan rehabilitasi pasar ikan.
&quot;Selain itu, Jepang akan kita berikan technical assistance untuk pembangunan National Fishing Center yang ada di Muara Baru,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kerjasama dengan Jepang, salah satunya untuk mengembangkan 6 pulau terluar di Indonesia. Indonesia berharap keterlibatan Jepang dapat berkontribusi mendorong pertumbuhan pulau terluar Indonesia.
&quot;Kita ingin memberikan press release rencana kerjasama yang mana sudah digodok sangat matang dalam rangka memperingati 60 tahun kerjasama Jepang dan Indonesia. Rencana kerja sama di 6 pulau terluar di Indonesia,&quot; kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di kantornya, Rabu (6/9/2017).
Baca Juga: Menteri Susi Gandeng Jepang, Kerjasama Promosi Perikanan hingga Bangun Pulau Terluar
Nantinya akan dikaji lebih lanjut mengenai potensi-potensi apa saja yang dapat ditumbuhkan di 6 pulau, yang terdiri dari Sabang, Natuna, Morotai, kemudian Saumlaki, Moa, dan Biak.
&quot;Dalam kerja sama ini Jepang akan memberikan hibah&amp;nbsp;Community Development atau integrated fasilitas perikanan di 6 lokasi dan juga 6 coastal radar terutama yang 6 lokasi wilayah pulau terluar ini,&quot; jelas Susi.
Baca Juga: Tak Pakai Cantrang Lagi, Menteri Susi Pamer Harga Bawal Putih di Pangandaran Rp1 Juta
Susi pun berkelakar, bahwa dirinya berharap setelah sukses menjalani kerja sama mengembangkan 6 pulau terluar, nantinya akan ada lebih banyak lagi pulau-pulau yang dikerjasamakan. Susi menyebutkan, keinginan ada 60 pulau yang dikembangkan lewat kerja sama kedua negara.
&quot;Ini PR (pekerjaan rumah) yang saya titipkan kepada Mister Izumi (Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang) untuk disampaikan kepada Perdana Menteri dan pemerintahan Jepang jadi dari 6 ditambah nol di belakangnya, tentunya akan satu goal yang lebih baik tentunya di wilayah kita,&quot; tandasnya.
Baca Juga: Menteri Susi Ingin Produk Perikanan RI Masuk ke Jepang Bebas Tarif
Adapun, hal-hal yang dimungkinkan untuk dikembangkan di pulau-pulau terluar itu, kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bramantyo Satyamurti sekiranya adalah pembangunan pelabuhan perikanan dan rehabilitasi pasar ikan.
&quot;Selain itu, Jepang akan kita berikan technical assistance untuk pembangunan National Fishing Center yang ada di Muara Baru,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
