<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Catat! Pengusaha Pastikan Gesek di Mesin Kasir Tak Bocorkan Data Nasabah</title><description>Aprindo memastikan menggesek kartu kredit maupun kartu debit di mesin kasir tidak akan meng-copy data nasabah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/08/320/1772211/catat-pengusaha-pastikan-gesek-di-mesin-kasir-tak-bocorkan-data-nasabah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/08/320/1772211/catat-pengusaha-pastikan-gesek-di-mesin-kasir-tak-bocorkan-data-nasabah"/><item><title>Catat! Pengusaha Pastikan Gesek di Mesin Kasir Tak Bocorkan Data Nasabah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/08/320/1772211/catat-pengusaha-pastikan-gesek-di-mesin-kasir-tak-bocorkan-data-nasabah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/08/320/1772211/catat-pengusaha-pastikan-gesek-di-mesin-kasir-tak-bocorkan-data-nasabah</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2017 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/08/320/1772211/catat-pengusaha-pastikan-gesek-di-mesin-kasir-tak-bocorkan-data-nasabah-mwYIWav4gn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/08/320/1772211/catat-pengusaha-pastikan-gesek-di-mesin-kasir-tak-bocorkan-data-nasabah-mwYIWav4gn.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey memastikan menggesek kartu kredit maupun kartu debit di mesin kasir tidak akan meng-copy data nasabah. Itu hanya mempercepat transaksi karena menggesek di mesin kasir berarti tidak perlu menulis nomor kartu secara manual.

Menurutnya, menggesek karu dua kali juga bukan dilakukan di mesin edc sebanyak dua kali tapi sekali di mesin edc dan sekali di mesin kasir. Sehingga ia kembali menekankan tidak ada mesin kasir yang bisa mengcopy data nasabah jadi aman.
&amp;nbsp;Baca juga: Gesek Ganda Kartu Kredit hingga Debit Bahaya, Aprindo: Apa Beda Ditulis dan Digesek?
&quot;Kami klarifikasi ya, Aprindo klarifikasi bahwa yang namanya penggesekan dua kali itu bukan digesek di EDC 2 kali. Kemudian yang kedua adalah penggesekan sekali di EDC kalau bayar pake Credit Card atau debit atau tidak cash dan kemudian di cash register gesek kartu itu hanya untuk validasi. Jadi yang di baca di swipe itu di cash register itu hanya nomer kartu, dan namanya kalau dia Credit Card,&quot; tegas Roy di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (8/9/2017).
&amp;nbsp;Baca juga: Gesek Kartu di Mesin Kasir Berbahaya, Harus Ada Sanksi!
Menurutnya, Pengusaha ritel sama sekali tidak pernah melakukan penggandaan data dengan menggesek di mesin kasir. Itu memang mekanisme untuk lebih mempercepat antrian di mesin kasir.
&amp;nbsp;Baca juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Bahayanya Kalau Kartu Kredit Digesek ke Mesin Kasir
&quot;Ritel itu tidak pernah melakukan yang namanya capture data, jadi mekanismenya seperti itu, pertama validasi data, kemudian yang kedua adalah kita ingin mempercepat layanan,&quot; tukasnya.

Hal ini, seakan membantah perkataan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo yang mengatakan bahwa menggesek kartu kredit atau debit dua kali atau menggesek di mesin kasir dapat membuat kebocoran data nasabah. Sebelumnya Agus mengatakan bahwa menggesek kartu hanya dilakukan di mesin EDC dan sudah melarang pusat perbelanjaan dan juga ritel menggesek di mesin kasir.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey memastikan menggesek kartu kredit maupun kartu debit di mesin kasir tidak akan meng-copy data nasabah. Itu hanya mempercepat transaksi karena menggesek di mesin kasir berarti tidak perlu menulis nomor kartu secara manual.

Menurutnya, menggesek karu dua kali juga bukan dilakukan di mesin edc sebanyak dua kali tapi sekali di mesin edc dan sekali di mesin kasir. Sehingga ia kembali menekankan tidak ada mesin kasir yang bisa mengcopy data nasabah jadi aman.
&amp;nbsp;Baca juga: Gesek Ganda Kartu Kredit hingga Debit Bahaya, Aprindo: Apa Beda Ditulis dan Digesek?
&quot;Kami klarifikasi ya, Aprindo klarifikasi bahwa yang namanya penggesekan dua kali itu bukan digesek di EDC 2 kali. Kemudian yang kedua adalah penggesekan sekali di EDC kalau bayar pake Credit Card atau debit atau tidak cash dan kemudian di cash register gesek kartu itu hanya untuk validasi. Jadi yang di baca di swipe itu di cash register itu hanya nomer kartu, dan namanya kalau dia Credit Card,&quot; tegas Roy di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (8/9/2017).
&amp;nbsp;Baca juga: Gesek Kartu di Mesin Kasir Berbahaya, Harus Ada Sanksi!
Menurutnya, Pengusaha ritel sama sekali tidak pernah melakukan penggandaan data dengan menggesek di mesin kasir. Itu memang mekanisme untuk lebih mempercepat antrian di mesin kasir.
&amp;nbsp;Baca juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Bahayanya Kalau Kartu Kredit Digesek ke Mesin Kasir
&quot;Ritel itu tidak pernah melakukan yang namanya capture data, jadi mekanismenya seperti itu, pertama validasi data, kemudian yang kedua adalah kita ingin mempercepat layanan,&quot; tukasnya.

Hal ini, seakan membantah perkataan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo yang mengatakan bahwa menggesek kartu kredit atau debit dua kali atau menggesek di mesin kasir dapat membuat kebocoran data nasabah. Sebelumnya Agus mengatakan bahwa menggesek kartu hanya dilakukan di mesin EDC dan sudah melarang pusat perbelanjaan dan juga ritel menggesek di mesin kasir.</content:encoded></item></channel></rss>
