<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri PUPR: Potensi Air di Papua Sangat Besar</title><description>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono  mendorong mahasiswa mengenal organisasi profesi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/09/320/1772579/menteri-pupr-potensi-air-di-papua-sangat-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/09/320/1772579/menteri-pupr-potensi-air-di-papua-sangat-besar"/><item><title>Menteri PUPR: Potensi Air di Papua Sangat Besar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/09/320/1772579/menteri-pupr-potensi-air-di-papua-sangat-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/09/320/1772579/menteri-pupr-potensi-air-di-papua-sangat-besar</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2017 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/09/320/1772579/menteri-pupr-potensi-air-di-papua-sangat-besar-lw2aZPDap5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/09/320/1772579/menteri-pupr-potensi-air-di-papua-sangat-besar-lw2aZPDap5.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAYAPURA -  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono  mendorong mahasiswa mengenal organisasi profesi dengan mengarahkan  Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia  (HATHI) di perguruan tinggi.&quot;Ini adalah pertemuan ilmiah Hathi  yang ke-34. Jadi PIT itu diadakan setiap tahun dan tempatnya  pindah-pindah. Sekarang tidak boleh diadakan di hotel, harus masuk  kampus, supaya mahasiswa bisa mengenal organisasi profesi,&quot; ujarnya di  Jayapura, Sabtu (9/9/2017).Ia menginginkan agar para mahasiswa  kedepan bisa menjadi ahli di berbagai profesi dan turun aktif dalam  proses pembangunan daerah.Basuki menambahkan kebijakan mengenai pengairan di Papua cukup rumit karena masalah topografi dan kependudukannya.&quot;Sebetulnya  potensi air di Papua sangat besar, curah hujannya paling tinggi di  Indonesia, tapi kalau kita mau kembangkan penduduknya paling sedikit.  Jadi kita baru mau membangun seperti Bendungan Baliem, itu untuk  mendukung kelistrikan,&quot; kata dia.&quot;Di Papua pengembangan irigasinya kecil karena jumlah penduduk kecil dan terpencar-pencar,&quot; sambungnya.Sementara  Ketua Panitia PIT XXXIV HATHI, Yulianus Mambrasar menyebut peserta  peserta kegiatan tersebut dari Sabang sampai Merauke sekitar 600 orang.Ia  menjelaskan dalam kegiatan tersebut para ahli akan berbicara tentang  perkembangan ilmu pengetahuan, lingkungan, hidrologi, penanggulangan  banjir dan sebagainya.&quot;Kajian yang dibicarakan adalah kajian  ilmiah yang sudah dihasilkan dan dipaparkan. Jadi ini seperti ajang  untuk tukar ilmu pengetahuan antar balai dan aktifism,&quot; katanya.Menurutnya  inovasi yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut akan dijadikan bahan  perbandingan untuk dapat diaplikasikan dalam pekerjaan tiap hari.PIT  XXXIV HATHI diselenggarakan selama dua hari sejak Sabtu (9/9).Menteri  PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan  Perlindungan Anak Yohan Yambise menjadi pembicara utama dalam kegiatan  tersebut.
(tro)</description><content:encoded>JAYAPURA -  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono  mendorong mahasiswa mengenal organisasi profesi dengan mengarahkan  Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia  (HATHI) di perguruan tinggi.&quot;Ini adalah pertemuan ilmiah Hathi  yang ke-34. Jadi PIT itu diadakan setiap tahun dan tempatnya  pindah-pindah. Sekarang tidak boleh diadakan di hotel, harus masuk  kampus, supaya mahasiswa bisa mengenal organisasi profesi,&quot; ujarnya di  Jayapura, Sabtu (9/9/2017).Ia menginginkan agar para mahasiswa  kedepan bisa menjadi ahli di berbagai profesi dan turun aktif dalam  proses pembangunan daerah.Basuki menambahkan kebijakan mengenai pengairan di Papua cukup rumit karena masalah topografi dan kependudukannya.&quot;Sebetulnya  potensi air di Papua sangat besar, curah hujannya paling tinggi di  Indonesia, tapi kalau kita mau kembangkan penduduknya paling sedikit.  Jadi kita baru mau membangun seperti Bendungan Baliem, itu untuk  mendukung kelistrikan,&quot; kata dia.&quot;Di Papua pengembangan irigasinya kecil karena jumlah penduduk kecil dan terpencar-pencar,&quot; sambungnya.Sementara  Ketua Panitia PIT XXXIV HATHI, Yulianus Mambrasar menyebut peserta  peserta kegiatan tersebut dari Sabang sampai Merauke sekitar 600 orang.Ia  menjelaskan dalam kegiatan tersebut para ahli akan berbicara tentang  perkembangan ilmu pengetahuan, lingkungan, hidrologi, penanggulangan  banjir dan sebagainya.&quot;Kajian yang dibicarakan adalah kajian  ilmiah yang sudah dihasilkan dan dipaparkan. Jadi ini seperti ajang  untuk tukar ilmu pengetahuan antar balai dan aktifism,&quot; katanya.Menurutnya  inovasi yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut akan dijadikan bahan  perbandingan untuk dapat diaplikasikan dalam pekerjaan tiap hari.PIT  XXXIV HATHI diselenggarakan selama dua hari sejak Sabtu (9/9).Menteri  PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan  Perlindungan Anak Yohan Yambise menjadi pembicara utama dalam kegiatan  tersebut.
(tro)</content:encoded></item></channel></rss>
