<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biaya Pokok Produksi Listrik PLN Turun Jadi Rp1.226 per Kwh, Alasannya karena Efisiensi</title><description>BPP PLN terus turun yah. Kalau dilihat 2014 itu sebesar Rp1.419 per kwh  turun lagi di  2015 Rp1.300 per kwh, 2016 sebesar Rp1.265 per kwah dan  Rp1.226 per kwh</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/19/320/1778957/biaya-pokok-produksi-listrik-pln-turun-jadi-rp1-226-per-kwh-alasannya-karena-efisiensi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/19/320/1778957/biaya-pokok-produksi-listrik-pln-turun-jadi-rp1-226-per-kwh-alasannya-karena-efisiensi"/><item><title>Biaya Pokok Produksi Listrik PLN Turun Jadi Rp1.226 per Kwh, Alasannya karena Efisiensi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/19/320/1778957/biaya-pokok-produksi-listrik-pln-turun-jadi-rp1-226-per-kwh-alasannya-karena-efisiensi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/19/320/1778957/biaya-pokok-produksi-listrik-pln-turun-jadi-rp1-226-per-kwh-alasannya-karena-efisiensi</guid><pubDate>Selasa 19 September 2017 16:32 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/19/320/1778957/biaya-pokok-produksi-listrik-pln-turun-jadi-rp1-226-per-kwh-alasannya-karena-efisiensi-JIqkov9JSn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/19/320/1778957/biaya-pokok-produksi-listrik-pln-turun-jadi-rp1-226-per-kwh-alasannya-karena-efisiensi-JIqkov9JSn.jpg</image><title>Ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya penurunan biaya pokok produksi (BPP) listrik PT Perusahaan Negara (Persero). BPP sampai saat ini sebesar Rp1.226 per kwh.
Baca juga: Penjualan Listrik Turun di Mal, Mulai dari Senayan City hingga Grand Indonesia
&quot;BPP PLN terus turun yah. Kalau dilihat 2014 itu sebesar Rp1.419 per kwh turun lagi di  2015 Rp1.300 per kwh, 2016 sebesar Rp1.265 per kwah dan Rp1.226 per kwh,&quot;ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Sommeng, di Ruang Sarulla, Gedung Sekjen ESDM, Jakarta, Selasa (19/9/2017).
Baca juga: Soal Subsidi Listrik 900 Va, ESDM Terima 120 Ribu Pengaduan
Menurut dia, penurunan BPP listrik terus turun merupakan tanda bahwa sudah terjadi efisiensi. Ketika pemerintah menetapkan harga, PLN pun sudah bisa melakukan penyesuaiannya.

&quot;Itu terjadi efisiensi,&quot;ujarnya.
Baca juga: Akhirnya Terang, 1.008 Desa Sudah Dialiri Listrik Tahun Ini
Sementara itu, Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Supangkat Iwan menambahkan, dalam pembangunan pembangkit utamanya Energi Baru Terbarukan (EBT), PLN terus menyesuaikan dengan lokasinya. Tujuannya supaya ada keterjangkauan harga listrik kepada masyarakat.

&quot;Kita tidak asal membangun renewable energy. Kita juga melakukan pemilihan renewable yang less cost supaya tarifnya bisa lebih murah,&quot;tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya penurunan biaya pokok produksi (BPP) listrik PT Perusahaan Negara (Persero). BPP sampai saat ini sebesar Rp1.226 per kwh.
Baca juga: Penjualan Listrik Turun di Mal, Mulai dari Senayan City hingga Grand Indonesia
&quot;BPP PLN terus turun yah. Kalau dilihat 2014 itu sebesar Rp1.419 per kwh turun lagi di  2015 Rp1.300 per kwh, 2016 sebesar Rp1.265 per kwah dan Rp1.226 per kwh,&quot;ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Sommeng, di Ruang Sarulla, Gedung Sekjen ESDM, Jakarta, Selasa (19/9/2017).
Baca juga: Soal Subsidi Listrik 900 Va, ESDM Terima 120 Ribu Pengaduan
Menurut dia, penurunan BPP listrik terus turun merupakan tanda bahwa sudah terjadi efisiensi. Ketika pemerintah menetapkan harga, PLN pun sudah bisa melakukan penyesuaiannya.

&quot;Itu terjadi efisiensi,&quot;ujarnya.
Baca juga: Akhirnya Terang, 1.008 Desa Sudah Dialiri Listrik Tahun Ini
Sementara itu, Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Supangkat Iwan menambahkan, dalam pembangunan pembangkit utamanya Energi Baru Terbarukan (EBT), PLN terus menyesuaikan dengan lokasinya. Tujuannya supaya ada keterjangkauan harga listrik kepada masyarakat.

&quot;Kita tidak asal membangun renewable energy. Kita juga melakukan pemilihan renewable yang less cost supaya tarifnya bisa lebih murah,&quot;tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
