<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>INSPIRASI BISNIS: Stick Kentang Terlalu Mainstream? Yuk, Jualan Stick Singkong!</title><description>Stick kentang ala restoran cepat saji pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Begitu pun rasanya, pasti sudah terbayang kan?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1780901/inspirasi-bisnis-stick-kentang-terlalu-mainstream-yuk-jualan-stick-singkong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1780901/inspirasi-bisnis-stick-kentang-terlalu-mainstream-yuk-jualan-stick-singkong"/><item><title>INSPIRASI BISNIS: Stick Kentang Terlalu Mainstream? Yuk, Jualan Stick Singkong!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1780901/inspirasi-bisnis-stick-kentang-terlalu-mainstream-yuk-jualan-stick-singkong</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1780901/inspirasi-bisnis-stick-kentang-terlalu-mainstream-yuk-jualan-stick-singkong</guid><pubDate>Sabtu 23 September 2017 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/22/320/1780901/inspirasi-bisnis-stick-kentang-terlalu-mainstream-yuk-jualan-stick-singkong-1ypTHiTPOm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/22/320/1780901/inspirasi-bisnis-stick-kentang-terlalu-mainstream-yuk-jualan-stick-singkong-1ypTHiTPOm.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Stick kentang ala restoran cepat saji pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Begitu pun rasanya, pasti sudah terbayang kan?

Nah, stick dari bahan dasar kentang mungkin sudah tidak aneh lagi. Lantas bagaimana kalau bahan dasarnya dari singkong?

 
A. Peluang Bisnis

Ternyata, stick ketela tidak kalah crunchy-nya. Lagi pula harganya murah. Rasanya pun tidak kalah lezat dengan stick kentang di kafe dan restoran.

Berbisnis stick ketela bisa jadi unik dan menarik perhatian calon pembeli, apalagi rasanya pun tak kalah lezatnya dengan stick kentang.

Bisnis ini bisa cukup berpeluang dan tidak banyak risiko.

 
B. Memulai Usaha

Berikut beberapa hal yang bisa anda jadikan panduan ketika memulai usaha ini.
1. Memiliki pengetahuan mengenai jenis ketela. Perbanyaklah wawasan mengenai berbagai jenis ketela, misalnya banyak berdiskusi dengan petani ketela.
2. Memiliki kepandaian meracik bumbu.
3. Kreativitas dalam hal inovasi rasa dan kemasan produk.

 
C. Hambatan
 
&amp;nbsp;
Ketika menjalankan usaha ini, ada beberapa hambatan yang mungkin akan ditemui di antaranya sebagai berikut.

1. Menemukan kelezatan rasa stick ketelah yang disukai konsumen. Kelezatan rasa ini dipengaruhi juga oleh jenis ketela yang dipakai sebagai bahan dasar serta racikan bumbunya. Di sinilah anda harus berusaha untuk mengetahui seluk beluk ketela dan racik meracik bumbu. Agar rasa stick ketelah yang anda bikin lezat dan memiliki nilai tambah, tidak sekadar rasa ketelah yang rasanya biasa-biasa saja, tiak ada sentuhan yang berbeda.
2. Susahnya mencari stok ketela berkualitas.
3. Ada stick ketela yang tersisa tidak habis terjual hari itu juga. Cita rasa stick ketela yang diolah ulang biasanya akan berbeda.

 
D. Strategi Bisnis

Setiap usaha pasti membutuhkan strategi jika ingin bisa maju dan survive. Berikut beberapa strategi yang dapat anda jalankan.

1. Teruslah berinvoasi, ciptakan menu rasa stick yang bervariasi, misalnya rasa keju, barbecue, pedas, manis dan lain sebagainya.
2. Lakukan promosi, misalnya dimulai dari teman-teman, kerabat atau tetangga terdekat, dan lain-lain. Berikan contoh stick ketela secara cuma-cuma sebagai ajang promosi terlebih dulu agar mereka mendapatkan bukti nyata bahwa stick ketela buatan anda memang lezat.

 
E. Analisis Bisnis
&amp;lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:&quot;Cambria Math&quot;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&amp;gt;




MODAL AWAL




Peralatan:


&amp;nbsp;




Gerobak


Rp1.000.000




Peralatan   dapur


Rp1.000.000




Alat   pengiris ketela


Rp500.000




Jumlah


Rp2.500.000





Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp2.500.000-Rp1.500):4 = Rp624.625 per tahun atau sekira Rp52.100 per bulan.
&amp;lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:&quot;Cambria Math&quot;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&amp;gt;




Perkiraan   Laba per bulan


&amp;nbsp;


&amp;nbsp;




Asumsi   harga per porsi Rp5.000 dan terjual 30 porsi per hari, Rp5.000x30x30 hari


&amp;nbsp;


Rp4.500.000




Biaya-Biaya


&amp;nbsp;


&amp;nbsp;




Penyusutan   peralatan


Rp52.100


&amp;nbsp;




Bahan   baku (singkong, minyak, bumbu, dan lain-lain)


Rp2.000.000


&amp;nbsp;




Listrik


Rp300.000


&amp;nbsp;




Lain-lain


Rp200.000


&amp;nbsp;




Jumlah


&amp;nbsp;


Rp2.552.100




Laba   bersih


&amp;nbsp;


Rp1.947.900





Perkiraan modal kembali:
Rp2.552.100:Rp1.947.900 = 1,3 bulan.


</description><content:encoded>JAKARTA - Stick kentang ala restoran cepat saji pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Begitu pun rasanya, pasti sudah terbayang kan?

Nah, stick dari bahan dasar kentang mungkin sudah tidak aneh lagi. Lantas bagaimana kalau bahan dasarnya dari singkong?

 
A. Peluang Bisnis

Ternyata, stick ketela tidak kalah crunchy-nya. Lagi pula harganya murah. Rasanya pun tidak kalah lezat dengan stick kentang di kafe dan restoran.

Berbisnis stick ketela bisa jadi unik dan menarik perhatian calon pembeli, apalagi rasanya pun tak kalah lezatnya dengan stick kentang.

Bisnis ini bisa cukup berpeluang dan tidak banyak risiko.

 
B. Memulai Usaha

Berikut beberapa hal yang bisa anda jadikan panduan ketika memulai usaha ini.
1. Memiliki pengetahuan mengenai jenis ketela. Perbanyaklah wawasan mengenai berbagai jenis ketela, misalnya banyak berdiskusi dengan petani ketela.
2. Memiliki kepandaian meracik bumbu.
3. Kreativitas dalam hal inovasi rasa dan kemasan produk.

 
C. Hambatan
 
&amp;nbsp;
Ketika menjalankan usaha ini, ada beberapa hambatan yang mungkin akan ditemui di antaranya sebagai berikut.

1. Menemukan kelezatan rasa stick ketelah yang disukai konsumen. Kelezatan rasa ini dipengaruhi juga oleh jenis ketela yang dipakai sebagai bahan dasar serta racikan bumbunya. Di sinilah anda harus berusaha untuk mengetahui seluk beluk ketela dan racik meracik bumbu. Agar rasa stick ketelah yang anda bikin lezat dan memiliki nilai tambah, tidak sekadar rasa ketelah yang rasanya biasa-biasa saja, tiak ada sentuhan yang berbeda.
2. Susahnya mencari stok ketela berkualitas.
3. Ada stick ketela yang tersisa tidak habis terjual hari itu juga. Cita rasa stick ketela yang diolah ulang biasanya akan berbeda.

 
D. Strategi Bisnis

Setiap usaha pasti membutuhkan strategi jika ingin bisa maju dan survive. Berikut beberapa strategi yang dapat anda jalankan.

1. Teruslah berinvoasi, ciptakan menu rasa stick yang bervariasi, misalnya rasa keju, barbecue, pedas, manis dan lain sebagainya.
2. Lakukan promosi, misalnya dimulai dari teman-teman, kerabat atau tetangga terdekat, dan lain-lain. Berikan contoh stick ketela secara cuma-cuma sebagai ajang promosi terlebih dulu agar mereka mendapatkan bukti nyata bahwa stick ketela buatan anda memang lezat.

 
E. Analisis Bisnis
&amp;lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:&quot;Cambria Math&quot;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&amp;gt;




MODAL AWAL




Peralatan:


&amp;nbsp;




Gerobak


Rp1.000.000




Peralatan   dapur


Rp1.000.000




Alat   pengiris ketela


Rp500.000




Jumlah


Rp2.500.000





Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp2.500.000-Rp1.500):4 = Rp624.625 per tahun atau sekira Rp52.100 per bulan.
&amp;lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:&quot;Cambria Math&quot;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&amp;gt;




Perkiraan   Laba per bulan


&amp;nbsp;


&amp;nbsp;




Asumsi   harga per porsi Rp5.000 dan terjual 30 porsi per hari, Rp5.000x30x30 hari


&amp;nbsp;


Rp4.500.000




Biaya-Biaya


&amp;nbsp;


&amp;nbsp;




Penyusutan   peralatan


Rp52.100


&amp;nbsp;




Bahan   baku (singkong, minyak, bumbu, dan lain-lain)


Rp2.000.000


&amp;nbsp;




Listrik


Rp300.000


&amp;nbsp;




Lain-lain


Rp200.000


&amp;nbsp;




Jumlah


&amp;nbsp;


Rp2.552.100




Laba   bersih


&amp;nbsp;


Rp1.947.900





Perkiraan modal kembali:
Rp2.552.100:Rp1.947.900 = 1,3 bulan.


</content:encoded></item></channel></rss>
