<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TIPS KARIER: Ingin Jadi Pekerja Profesional? Yuk Terapkan 9 Hal Ini   </title><description>Berikut adalah sembilan langkah yang harus diikuti jika Anda ingin menjadi seorang pekerja profesional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1781618/tips-karier-ingin-jadi-pekerja-profesional-yuk-terapkan-9-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1781618/tips-karier-ingin-jadi-pekerja-profesional-yuk-terapkan-9-hal-ini"/><item><title>TIPS KARIER: Ingin Jadi Pekerja Profesional? Yuk Terapkan 9 Hal Ini   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1781618/tips-karier-ingin-jadi-pekerja-profesional-yuk-terapkan-9-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/23/320/1781618/tips-karier-ingin-jadi-pekerja-profesional-yuk-terapkan-9-hal-ini</guid><pubDate>Sabtu 23 September 2017 22:15 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/23/320/1781618/tips-karier-ingin-jadi-pekerja-profesional-yuk-terapkan-9-hal-ini-CSumaBEDrc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/23/320/1781618/tips-karier-ingin-jadi-pekerja-profesional-yuk-terapkan-9-hal-ini-CSumaBEDrc.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bekerja secara preofesional memberikan banyak keuntungan. Tidak hanya dihormati oleh rekan dan atasan Anda, sikap profesional membantu peningkatan karir dalam pekerjaan.

Karyawan yang bekerja dengan profesional cenderung mendapatkan kepercayaan yang lebih tinggi, dbandingkan mereka yang bekerja ala kadarnya.  Berikut adalah sembilan langkah yang harus diikuti jika Anda ingin menjadi seorang pekerja profesional seperti dilansir dari Lifehack.

 
1. Pilih baju yang sesuai
Mayoritas perusahaan menentukan baju yang harus dikenakan oleh karyawan. Tentunya akan berbeda untuk pria dan wanita, dan dapat berbeda untuk setiap perusahaan. Agar tetap terlihat profesional di kantor, sebaiknya sesuaikan baju Anda dengan peraturan yang ada. Namun jika tidak ada aturan yang pakem, maka pilihlah baju yang rapi dalam bekerja.

 
2. Bekerja melebihi waktu minimum
Kebanyakan kantor memiliki minimal batasan waktu kerja, yang artinya Anda harus tiba untuk bekerja dan meninggalkan pekerjaan setelah waktu tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme Anda, adalah untuk bekerja lebih lama daripada jam-jam tersebut. Namun, kemampuan untuk melakukan hal ini akan tergantung pada komitmen di luar pekerjaan.

Meski demikian, bekerja 10 atau 12 jam per hari sangat tidak disarankan. Cukup 60 atau 30 menit setiap hari setelah waktu minimal bekerja, akan membuat orang lain menganggap Anda sebagai profesional. Selain itu, Anda terlihat sangat mencintai pekerjaan yang Anda jalani.

 
3. Menjaga sikap profesional
Menjadi profesional di tempat kerja, tidak hanya tentang tiba tepat waktu dan memilih pakaian tepat. Profesional juga tentang bagaimana Anda bertindak. Hal-hal yang Anda katakan dan lakukan menentukan tingkat profesionalitas Anda. Anda dapat bertindak sesuka hati di luar kantor, tetapi cobalah tetap bersifat profesional di kantor.

Hal ini berarti apa yang Anda pikirkan dan katakan harus mempertimbangkan lingkungan kerja Anda. Cobalah untuk menahan diri dari lelucon yang bersifat ofensif dan cerita tentang berpesta di akhir pekan. Tetap fokus pada pekerjaan, sehingga Anda akan dianggap profesional.

 
4. Tiba tepat waktu
Rapat adalah hal yang umum terjadi di tempat kerja umum. Terkadang, rapat memang tidak berguna, namun rapat bisa membantu tim untuk berdiskusi. Rapat yang dijadwalkan untuk waktu tertentu, bisa menjadi penting atau tidak, tergantung pada subjek yang akan dibahas.

Namun yang penting adalah tidak ada seorang pun yang suka waktu mereka waktu terbuang, untuk rapat yang tidak segera dimulai lantaran menunggu kehadiran seseorang.

 
5. Pisahkan waktu pribadi dan waktu kerja
Kita semua memiliki banyak hal yang harus diselesaikan di luar pekerjaan kantor. Hal ini adalah bagian dari menjaga keseimbangan antara kehidupan pribdai dan kerja. Namun, kita harus mencoba membatasi dampak permasalahan pribadi pada pekerjaan, termasuk tidak membawa urusan pribadi ke dalam kantor meskipun Anda memiliki masalah dengan rekan kerja Anda, bukan berarti Anda harus memutuskan persoalan kantor dengannya.

 
6. Memperhatikan penampilan pribadi
Salah satu cara yang baik untuk meningkatkan profesionalisme Anda di tempat kerja, adalah memperhatikan penampilan pribadi Anda. Misalnya, karyawan perempuan dapat menggunakan make up ke kantor, asal tidak berlebihan. Penampilan yang berantakan, terkadang membuat rekan kerja tidak nyaman, meskipun Anda sendiri tidak merisaukan hal itu.

 
7. Memiliki salam profesional
Cara Anda menjawab telepon, menggambarkan profesionalitas Anda. Salam pembuka adalah hal yang pertama kali didengar oleh orang yang menguhungi Anda, jadi berikan mereka kesan terbaik pada salam pembuka. Sehingga, pilihlah kata-kata yang sopan dan formal. Anda juga dapat menyebutkan nama Anda setelah kata Hallo.

 
8. Gunakan Email Signature
Kita semua menggunakan email sebagai alat komunikasi dalam bekerja. Email akan menjadi bentuk komunikasi efektif jika digunakan dengan benar. Di bagian bawah email yang Anda kirim, cantumkanlah tanda tangan email Anda.

Tanda tangan ini bukan tanda tangan biasanya, namun Anda bisa mencantumkan nama, posisi, perusahaan, dan rincian seperti email dan nomor telepon kontak.

 
9. Aktifkan mode silent pada gadget
Ponsel menjadi satu barang penting yang tidak bisa terlepas dari kita tiap harinya. Namun, jika ingin terlihat sebagai profesional, Anda harus menjauhkan ponsel dari Anda selama bekerja. Aktifkan mode diam atau getar pada gadget Anda.

Mungkin Anda berpikir bahwa nada dering yang Anda miliki adalah musik yang bagus, namun tidak semua orang dapat setuju dengan hal tersebut. Oleh karena itu, mengaktifkan mode diam atau getar adalah pilihan terbaik.</description><content:encoded>JAKARTA - Bekerja secara preofesional memberikan banyak keuntungan. Tidak hanya dihormati oleh rekan dan atasan Anda, sikap profesional membantu peningkatan karir dalam pekerjaan.

Karyawan yang bekerja dengan profesional cenderung mendapatkan kepercayaan yang lebih tinggi, dbandingkan mereka yang bekerja ala kadarnya.  Berikut adalah sembilan langkah yang harus diikuti jika Anda ingin menjadi seorang pekerja profesional seperti dilansir dari Lifehack.

 
1. Pilih baju yang sesuai
Mayoritas perusahaan menentukan baju yang harus dikenakan oleh karyawan. Tentunya akan berbeda untuk pria dan wanita, dan dapat berbeda untuk setiap perusahaan. Agar tetap terlihat profesional di kantor, sebaiknya sesuaikan baju Anda dengan peraturan yang ada. Namun jika tidak ada aturan yang pakem, maka pilihlah baju yang rapi dalam bekerja.

 
2. Bekerja melebihi waktu minimum
Kebanyakan kantor memiliki minimal batasan waktu kerja, yang artinya Anda harus tiba untuk bekerja dan meninggalkan pekerjaan setelah waktu tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme Anda, adalah untuk bekerja lebih lama daripada jam-jam tersebut. Namun, kemampuan untuk melakukan hal ini akan tergantung pada komitmen di luar pekerjaan.

Meski demikian, bekerja 10 atau 12 jam per hari sangat tidak disarankan. Cukup 60 atau 30 menit setiap hari setelah waktu minimal bekerja, akan membuat orang lain menganggap Anda sebagai profesional. Selain itu, Anda terlihat sangat mencintai pekerjaan yang Anda jalani.

 
3. Menjaga sikap profesional
Menjadi profesional di tempat kerja, tidak hanya tentang tiba tepat waktu dan memilih pakaian tepat. Profesional juga tentang bagaimana Anda bertindak. Hal-hal yang Anda katakan dan lakukan menentukan tingkat profesionalitas Anda. Anda dapat bertindak sesuka hati di luar kantor, tetapi cobalah tetap bersifat profesional di kantor.

Hal ini berarti apa yang Anda pikirkan dan katakan harus mempertimbangkan lingkungan kerja Anda. Cobalah untuk menahan diri dari lelucon yang bersifat ofensif dan cerita tentang berpesta di akhir pekan. Tetap fokus pada pekerjaan, sehingga Anda akan dianggap profesional.

 
4. Tiba tepat waktu
Rapat adalah hal yang umum terjadi di tempat kerja umum. Terkadang, rapat memang tidak berguna, namun rapat bisa membantu tim untuk berdiskusi. Rapat yang dijadwalkan untuk waktu tertentu, bisa menjadi penting atau tidak, tergantung pada subjek yang akan dibahas.

Namun yang penting adalah tidak ada seorang pun yang suka waktu mereka waktu terbuang, untuk rapat yang tidak segera dimulai lantaran menunggu kehadiran seseorang.

 
5. Pisahkan waktu pribadi dan waktu kerja
Kita semua memiliki banyak hal yang harus diselesaikan di luar pekerjaan kantor. Hal ini adalah bagian dari menjaga keseimbangan antara kehidupan pribdai dan kerja. Namun, kita harus mencoba membatasi dampak permasalahan pribadi pada pekerjaan, termasuk tidak membawa urusan pribadi ke dalam kantor meskipun Anda memiliki masalah dengan rekan kerja Anda, bukan berarti Anda harus memutuskan persoalan kantor dengannya.

 
6. Memperhatikan penampilan pribadi
Salah satu cara yang baik untuk meningkatkan profesionalisme Anda di tempat kerja, adalah memperhatikan penampilan pribadi Anda. Misalnya, karyawan perempuan dapat menggunakan make up ke kantor, asal tidak berlebihan. Penampilan yang berantakan, terkadang membuat rekan kerja tidak nyaman, meskipun Anda sendiri tidak merisaukan hal itu.

 
7. Memiliki salam profesional
Cara Anda menjawab telepon, menggambarkan profesionalitas Anda. Salam pembuka adalah hal yang pertama kali didengar oleh orang yang menguhungi Anda, jadi berikan mereka kesan terbaik pada salam pembuka. Sehingga, pilihlah kata-kata yang sopan dan formal. Anda juga dapat menyebutkan nama Anda setelah kata Hallo.

 
8. Gunakan Email Signature
Kita semua menggunakan email sebagai alat komunikasi dalam bekerja. Email akan menjadi bentuk komunikasi efektif jika digunakan dengan benar. Di bagian bawah email yang Anda kirim, cantumkanlah tanda tangan email Anda.

Tanda tangan ini bukan tanda tangan biasanya, namun Anda bisa mencantumkan nama, posisi, perusahaan, dan rincian seperti email dan nomor telepon kontak.

 
9. Aktifkan mode silent pada gadget
Ponsel menjadi satu barang penting yang tidak bisa terlepas dari kita tiap harinya. Namun, jika ingin terlihat sebagai profesional, Anda harus menjauhkan ponsel dari Anda selama bekerja. Aktifkan mode diam atau getar pada gadget Anda.

Mungkin Anda berpikir bahwa nada dering yang Anda miliki adalah musik yang bagus, namun tidak semua orang dapat setuju dengan hal tersebut. Oleh karena itu, mengaktifkan mode diam atau getar adalah pilihan terbaik.</content:encoded></item></channel></rss>
