<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Riset Saham Reliance Sekuritas: Bergerak Mixed, IHSG Cenderung Tertekan ke Level 5.870</title><description>Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak cenderung mixed tertekan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/26/278/1783018/riset-saham-reliance-sekuritas-bergerak-mixed-ihsg-cenderung-tertekan-ke-level-5-870</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/26/278/1783018/riset-saham-reliance-sekuritas-bergerak-mixed-ihsg-cenderung-tertekan-ke-level-5-870"/><item><title>Riset Saham Reliance Sekuritas: Bergerak Mixed, IHSG Cenderung Tertekan ke Level 5.870</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/26/278/1783018/riset-saham-reliance-sekuritas-bergerak-mixed-ihsg-cenderung-tertekan-ke-level-5-870</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/26/278/1783018/riset-saham-reliance-sekuritas-bergerak-mixed-ihsg-cenderung-tertekan-ke-level-5-870</guid><pubDate>Selasa 26 September 2017 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/26/278/1783018/riset-saham-reliance-sekuritas-bergerak-mixed-ihsg-cenderung-tertekan-ke-level-5-870-ix3ANkV5fY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/26/278/1783018/riset-saham-reliance-sekuritas-bergerak-mixed-ihsg-cenderung-tertekan-ke-level-5-870-ix3ANkV5fY.jpg</image><title>Ilustrasi: shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak cenderung mixed tertekan. IHGS bergerak dengan range pergerakan 5.870-5.900.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG terkoreksi wajar setelah mencoba mematahkan level tertinggi tahun ini.
Baca juga: Riset Saham Indosurya Mandiri Sekuritas: IHSG Bergerak di Rentang 5.831 - 5.945
&quot;Kondisi harga telah pulled back pada level upper bollinger bands dengan Indikator Stochastic yang terlihat dead-cross tepat diarea jenuh beli,&quot; ujarnya dalam riset tertulis, Selasa (26/9/2017).

Sementara itu, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 17,09 poin di level 5.894,61 dengan volume perdagangan yang cenderung moderate.
&amp;nbsp;Baca juga: Kurs Dolar AS Kembali Kokoh berkat Pernyataan Pejabat The Fed
Indeks pertambangan menjadi pemimpin pelemahan seiring pelemahan pada harga komoditas tambang di awal pekan. Investor asing terus mencatatkan net sell sejak awal bulan sebesar Rp154,23 miliar.

&quot;Koreksi wajar setelah penguatan di akhir pekan yang mengirim IHSG mematahkan rekor tertinggi di tahun ini,&quot; jelasnya.
Baca juga: Usai Pertemuan OPEC, Harga Minyak Dunia Meroket!
Saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya AALI, EXCL, INCO, DILD, JSMR.</description><content:encoded>JAKARTA - Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak cenderung mixed tertekan. IHGS bergerak dengan range pergerakan 5.870-5.900.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG terkoreksi wajar setelah mencoba mematahkan level tertinggi tahun ini.
Baca juga: Riset Saham Indosurya Mandiri Sekuritas: IHSG Bergerak di Rentang 5.831 - 5.945
&quot;Kondisi harga telah pulled back pada level upper bollinger bands dengan Indikator Stochastic yang terlihat dead-cross tepat diarea jenuh beli,&quot; ujarnya dalam riset tertulis, Selasa (26/9/2017).

Sementara itu, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 17,09 poin di level 5.894,61 dengan volume perdagangan yang cenderung moderate.
&amp;nbsp;Baca juga: Kurs Dolar AS Kembali Kokoh berkat Pernyataan Pejabat The Fed
Indeks pertambangan menjadi pemimpin pelemahan seiring pelemahan pada harga komoditas tambang di awal pekan. Investor asing terus mencatatkan net sell sejak awal bulan sebesar Rp154,23 miliar.

&quot;Koreksi wajar setelah penguatan di akhir pekan yang mengirim IHSG mematahkan rekor tertinggi di tahun ini,&quot; jelasnya.
Baca juga: Usai Pertemuan OPEC, Harga Minyak Dunia Meroket!
Saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya AALI, EXCL, INCO, DILD, JSMR.</content:encoded></item></channel></rss>
