<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Tersisa 34 Hari Lagi, Kesiapan Gerbang Tol Non-Tunai Baru 60%   </title><description>Ditargetkan, penerapan 100% pembayaran tol dengan uang elektronik bisa tercapai pada 31 Oktober mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/27/320/1784089/tersisa-34-hari-lagi-kesiapan-gerbang-tol-non-tunai-baru-60</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/09/27/320/1784089/tersisa-34-hari-lagi-kesiapan-gerbang-tol-non-tunai-baru-60"/><item><title>   Tersisa 34 Hari Lagi, Kesiapan Gerbang Tol Non-Tunai Baru 60%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/09/27/320/1784089/tersisa-34-hari-lagi-kesiapan-gerbang-tol-non-tunai-baru-60</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/09/27/320/1784089/tersisa-34-hari-lagi-kesiapan-gerbang-tol-non-tunai-baru-60</guid><pubDate>Rabu 27 September 2017 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Trio Hamdani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/09/27/320/1784089/tersisa-34-hari-lagi-kesiapan-gerbang-tol-non-tunai-baru-60-iCvldC79D8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gerbang Tol. (Foto: ANT)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/09/27/320/1784089/tersisa-34-hari-lagi-kesiapan-gerbang-tol-non-tunai-baru-60-iCvldC79D8.jpg</image><title>Ilustrasi Gerbang Tol. (Foto: ANT)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan bahwa kesiapan pembelakuan transaksi non tunai di gerbang tol sudah mencapai 60%. Sementara, pada 31 Oktober sudah diharuskan sebanyak 100% pengguna tol yang membayar dengan uang elektronik.

&quot;Kita harapkan akhir September 60% sudah cashless sedangkan 40% hybrid (cashless dan cash),&quot; kata Anggota BPJT Kuncahyo saat ditemui di Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Baca juga:&amp;nbsp;Tarif Top Up Maksimal Rp1.500, BI: Dulu Ada yang Rp6.500

Ditargetkan, penerapan 100% pembayaran tol dengan uang elektronik bisa tercapai pada 31 Oktober mendatang. Berdasarkan sosialisasi yang sudah dilakukan sejak lama, pihaknya optimistis bisa terlaksana.

&quot;Kita bertahap, pada akhir Oktober kita harapkan cashless sudah berlaku. Harapan 100%. Cashless ini sebetulnya sosialisasinya sudah lama sejak 2008-2009. Waktu itu Bank Mandiri dengan 5 BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) sudah mulai sosialisasi non tunai. Jadi ini tidak mendadak,&quot; jelasnya.

&quot;Contohnya kalau di tol Semanggi 1 sudah lama non tunai. Kalau mau transaksi tunai bapak bisa di gate berikutnya. Masih ada peluang pilihan untuk pembayaran tunai. Jadi Insya Allah transaksi ini kita hadapi dengan baik,&quot; tandas dia.

Baca juga:&amp;nbsp;Top Up E-Money Berbayar, Kemenkeu: Perbankan Butuh untuk Ciptakan Sistem

Infrastruktur pendukung untuk memudahkan pengguna tol yang menggunakan uang elektronik pun terus ditingkatkan agar semakin mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). &quot;Jadi kita mencoba melengkapi mesin-mesin top up. Meskipun itu biaya investasi dari perbankan kita harapkan tarif tetap mengikuti peraturan BI,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan bahwa kesiapan pembelakuan transaksi non tunai di gerbang tol sudah mencapai 60%. Sementara, pada 31 Oktober sudah diharuskan sebanyak 100% pengguna tol yang membayar dengan uang elektronik.

&quot;Kita harapkan akhir September 60% sudah cashless sedangkan 40% hybrid (cashless dan cash),&quot; kata Anggota BPJT Kuncahyo saat ditemui di Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Baca juga:&amp;nbsp;Tarif Top Up Maksimal Rp1.500, BI: Dulu Ada yang Rp6.500

Ditargetkan, penerapan 100% pembayaran tol dengan uang elektronik bisa tercapai pada 31 Oktober mendatang. Berdasarkan sosialisasi yang sudah dilakukan sejak lama, pihaknya optimistis bisa terlaksana.

&quot;Kita bertahap, pada akhir Oktober kita harapkan cashless sudah berlaku. Harapan 100%. Cashless ini sebetulnya sosialisasinya sudah lama sejak 2008-2009. Waktu itu Bank Mandiri dengan 5 BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) sudah mulai sosialisasi non tunai. Jadi ini tidak mendadak,&quot; jelasnya.

&quot;Contohnya kalau di tol Semanggi 1 sudah lama non tunai. Kalau mau transaksi tunai bapak bisa di gate berikutnya. Masih ada peluang pilihan untuk pembayaran tunai. Jadi Insya Allah transaksi ini kita hadapi dengan baik,&quot; tandas dia.

Baca juga:&amp;nbsp;Top Up E-Money Berbayar, Kemenkeu: Perbankan Butuh untuk Ciptakan Sistem

Infrastruktur pendukung untuk memudahkan pengguna tol yang menggunakan uang elektronik pun terus ditingkatkan agar semakin mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). &quot;Jadi kita mencoba melengkapi mesin-mesin top up. Meskipun itu biaya investasi dari perbankan kita harapkan tarif tetap mengikuti peraturan BI,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
