<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Top! Kapal Perintis GT 2.000 Berlabuh di Palembang</title><description>Rencananya kapal perintis GT 2.000 akan ditempatkan di wilayah perairan  yang melewati ketinggian gelombang rata-rata di atas dua meter.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/01/320/1786528/top-kapal-perintis-gt-2-000-berlabuh-di-palembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/01/320/1786528/top-kapal-perintis-gt-2-000-berlabuh-di-palembang"/><item><title>Top! Kapal Perintis GT 2.000 Berlabuh di Palembang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/01/320/1786528/top-kapal-perintis-gt-2-000-berlabuh-di-palembang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/01/320/1786528/top-kapal-perintis-gt-2-000-berlabuh-di-palembang</guid><pubDate>Minggu 01 Oktober 2017 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Ulfa Arieza</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/01/320/1786528/top-kapal-perintis-gt-2-000-berlabuh-di-palembang-HnsS1Jo71w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal Perintis (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/01/320/1786528/top-kapal-perintis-gt-2-000-berlabuh-di-palembang-HnsS1Jo71w.jpg</image><title>Kapal Perintis (Foto: Antara)</title></images><description>
JAKARTA - Satu unit kapal perintis tipe GT 2.000 resmi berlabuh di Palembang. Adapun peluncuran kapal perintis ini, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempersatukan seluruh wilayah Indonesia, melalui penyediaan sarana transportasi laut yang memadai, salah satunya melalui pengadaan kapal perintis.

Kapal perintis yang diberi nama KM Sabuk Nusantara 87 tersebut diluncurkan secara resmi oleh Plt. Dirjen Perhubungan Laut yang juga Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Bay M Hasani.

Baca Juga: Bangga! Indonesia Jadi Negara Ketiga yang Produksi Kapal Listrik


&quot;Kami menyambut baik pelaksanaan pekerjaan pembangunan kapal perintis tipe GT 2000 tersebut tepat waktu agar dapat segera beroperasi sebagai sarana pemersatu antar wilayah di Indonesia,&quot; ujar Bay sebagaimana dikutip melalui keterangan tertulis, Minggu (1/10/2017).

Rencananya kapal perintis GT 2.000 akan ditempatkan di wilayah perairan yang melewati ketinggian gelombang rata-rata di atas dua meter yang umumnya terdapat di wilayah Samudera Hindia dan Indonesia Bagian Tengah dan Timur.

Baca Juga: Upgrade Kapal Laut Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI

Pembangunan satu unit kapal perintis Tipe GT 2.000&amp;nbsp; yang diluncurkan ini, dibangun oleh PT. Mariana Bahagia Palembang, dengan nilai kontrak sebesar Rp73 miliar selama 25 bulan.


&quot;Hingga saat ini, realisasi fisik pekerjaan pembangunan kapal dimaksud telah mencapai 86,025 %,&quot; kata Bay.

Kapal KM Sabuk Nusantara 87 ini memiliki panjang 68,50 meter dengan kecepatan 12,00 knot. Kapal ini juga mampu menampung hingga 498 penumpang dan 26 kru kapal.


Baca Juga: Waduh, Kapal Tambang Dilarang Berlayar karena Debit Sungai Meningkat

Lebih lanjut, Bay menyebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 2015  sampai dengan 2017, Ditjen Hubla Kemenhub telah membangun 100 unit kapal perintis.



&quot;Pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut sebagai wujud komitmen Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat,&quot; pungkasnya. (ulf)</description><content:encoded>
JAKARTA - Satu unit kapal perintis tipe GT 2.000 resmi berlabuh di Palembang. Adapun peluncuran kapal perintis ini, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempersatukan seluruh wilayah Indonesia, melalui penyediaan sarana transportasi laut yang memadai, salah satunya melalui pengadaan kapal perintis.

Kapal perintis yang diberi nama KM Sabuk Nusantara 87 tersebut diluncurkan secara resmi oleh Plt. Dirjen Perhubungan Laut yang juga Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Bay M Hasani.

Baca Juga: Bangga! Indonesia Jadi Negara Ketiga yang Produksi Kapal Listrik


&quot;Kami menyambut baik pelaksanaan pekerjaan pembangunan kapal perintis tipe GT 2000 tersebut tepat waktu agar dapat segera beroperasi sebagai sarana pemersatu antar wilayah di Indonesia,&quot; ujar Bay sebagaimana dikutip melalui keterangan tertulis, Minggu (1/10/2017).

Rencananya kapal perintis GT 2.000 akan ditempatkan di wilayah perairan yang melewati ketinggian gelombang rata-rata di atas dua meter yang umumnya terdapat di wilayah Samudera Hindia dan Indonesia Bagian Tengah dan Timur.

Baca Juga: Upgrade Kapal Laut Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI

Pembangunan satu unit kapal perintis Tipe GT 2.000&amp;nbsp; yang diluncurkan ini, dibangun oleh PT. Mariana Bahagia Palembang, dengan nilai kontrak sebesar Rp73 miliar selama 25 bulan.


&quot;Hingga saat ini, realisasi fisik pekerjaan pembangunan kapal dimaksud telah mencapai 86,025 %,&quot; kata Bay.

Kapal KM Sabuk Nusantara 87 ini memiliki panjang 68,50 meter dengan kecepatan 12,00 knot. Kapal ini juga mampu menampung hingga 498 penumpang dan 26 kru kapal.


Baca Juga: Waduh, Kapal Tambang Dilarang Berlayar karena Debit Sungai Meningkat

Lebih lanjut, Bay menyebutkan bahwa dalam kurun waktu tahun 2015  sampai dengan 2017, Ditjen Hubla Kemenhub telah membangun 100 unit kapal perintis.



&quot;Pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut sebagai wujud komitmen Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat,&quot; pungkasnya. (ulf)</content:encoded></item></channel></rss>
