<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahas Infrastuktur, Menteri Rini Beberkan Proyek Jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN ) Rini Soemarno mengumpulkan BUMN terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/05/320/1789675/bahas-infrastuktur-menteri-rini-beberkan-proyek-jalan-tol-trans-jawa-dan-sumatera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/05/320/1789675/bahas-infrastuktur-menteri-rini-beberkan-proyek-jalan-tol-trans-jawa-dan-sumatera"/><item><title>Bahas Infrastuktur, Menteri Rini Beberkan Proyek Jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/05/320/1789675/bahas-infrastuktur-menteri-rini-beberkan-proyek-jalan-tol-trans-jawa-dan-sumatera</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/05/320/1789675/bahas-infrastuktur-menteri-rini-beberkan-proyek-jalan-tol-trans-jawa-dan-sumatera</guid><pubDate>Kamis 05 Oktober 2017 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/05/320/1789675/bahas-infrastuktur-menteri-rini-beberkan-proyek-jalan-tol-trans-jawa-dan-sumatera-T9492766tC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/05/320/1789675/bahas-infrastuktur-menteri-rini-beberkan-proyek-jalan-tol-trans-jawa-dan-sumatera-T9492766tC.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN ) Rini Soemarno mengumpulkan BUMN terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia. Perusahaan BUMN yang berkumpul antara lain, Wijaya Karya, Waskita Karya, Adhi Karya hingga PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Rini mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi amanah Presiden Joko Widodo yang tujuannya meningkatkan perekonomian dan pengentasan kemiskinan. Dari sekian banyak proyek strategis nasional (PSN) ada sejumlah proyek infrastruktur yang sudah dikerjakan mulai dari jalan tol hingga pembangkit listrik.
Baca juga: Mantap! Ruas Jalan Tol Tembus 1.800 Km di 2019
Untuk jalan tol, Rini mengatakan, di 1996 dikeluarkan izin jalan tol Trans Jawa namun hingga saat ini belum juga tersambung dikarenakan izin yang dipegang swasta belum kunjung dikerjakan. Untuk itu, Kementerian BUMN pun berinisiatif membeli jalan tersebut dari swasta.

&quot;Kita beli izin mereka, karena mereka tidak mau bangun karena lahan belum bebas. Tapi ada juga sebagian yang berpartner membangunnya. Dengan demikian, 2018 tol Trans Jawa akan tersambung semuanya. Itu ada 1.270 kilometer dari Merak-Probolinggo,&quot;ujarnya dalam bincang santai dengan media, di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Tentu pembangunan ini tidak hanya berpusat di Pulau Jawa. Pembangunan jalan tol juga diperluas dengan membangun tol Trans Sumatera. Rini mengatakan, proyek jalan tol Sumatera sudah tiga kali ditender namun tidak ada perusahaan yang mau membelinya. Alasannya, karena keekonomian proyek ini tidak ada.
Baca juga: 2019, Tol Trans-Jawa Nyambung hingga Banyuwangi
&quot;Kalkulasi sampai 2015, IRR tidak cukup. BUMN ditugaskan ambil ini dengan Hutama Karya dan didukung karya lain. Insya Allah Bakauheni-Palembang Agustus 2018 bisa dilalui. Setelah ini kita juga bangun di Trans Sulawesi, Kalimantan,&quot;ujarnya.

Tidak hanya tol, pembangunan infrastruktur juga dilakukan pada pembangkit listrik. Dipimpin oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Rini mengatakan, saat ini sudah dibangun 46.000 kilometer dan 1.000 gardu induk.

&quot;Kemudian masih banyak lagi, dengan kerja keras tadi juga sudah dibangun pembangkit 660 mw di Serang dan Presiden sudah meresmikan langsung pembangunan pembangkit PLTU berkapasitas total 4.000 mw,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN ) Rini Soemarno mengumpulkan BUMN terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia. Perusahaan BUMN yang berkumpul antara lain, Wijaya Karya, Waskita Karya, Adhi Karya hingga PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Rini mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi amanah Presiden Joko Widodo yang tujuannya meningkatkan perekonomian dan pengentasan kemiskinan. Dari sekian banyak proyek strategis nasional (PSN) ada sejumlah proyek infrastruktur yang sudah dikerjakan mulai dari jalan tol hingga pembangkit listrik.
Baca juga: Mantap! Ruas Jalan Tol Tembus 1.800 Km di 2019
Untuk jalan tol, Rini mengatakan, di 1996 dikeluarkan izin jalan tol Trans Jawa namun hingga saat ini belum juga tersambung dikarenakan izin yang dipegang swasta belum kunjung dikerjakan. Untuk itu, Kementerian BUMN pun berinisiatif membeli jalan tersebut dari swasta.

&quot;Kita beli izin mereka, karena mereka tidak mau bangun karena lahan belum bebas. Tapi ada juga sebagian yang berpartner membangunnya. Dengan demikian, 2018 tol Trans Jawa akan tersambung semuanya. Itu ada 1.270 kilometer dari Merak-Probolinggo,&quot;ujarnya dalam bincang santai dengan media, di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Tentu pembangunan ini tidak hanya berpusat di Pulau Jawa. Pembangunan jalan tol juga diperluas dengan membangun tol Trans Sumatera. Rini mengatakan, proyek jalan tol Sumatera sudah tiga kali ditender namun tidak ada perusahaan yang mau membelinya. Alasannya, karena keekonomian proyek ini tidak ada.
Baca juga: 2019, Tol Trans-Jawa Nyambung hingga Banyuwangi
&quot;Kalkulasi sampai 2015, IRR tidak cukup. BUMN ditugaskan ambil ini dengan Hutama Karya dan didukung karya lain. Insya Allah Bakauheni-Palembang Agustus 2018 bisa dilalui. Setelah ini kita juga bangun di Trans Sulawesi, Kalimantan,&quot;ujarnya.

Tidak hanya tol, pembangunan infrastruktur juga dilakukan pada pembangkit listrik. Dipimpin oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Rini mengatakan, saat ini sudah dibangun 46.000 kilometer dan 1.000 gardu induk.

&quot;Kemudian masih banyak lagi, dengan kerja keras tadi juga sudah dibangun pembangkit 660 mw di Serang dan Presiden sudah meresmikan langsung pembangunan pembangkit PLTU berkapasitas total 4.000 mw,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
