<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Top! Sarang Walet Kualitas Terbaik Asal Indonesia Siap Ekspor ke China</title><description>Badan Karantina Pertanian siap melepas ekspor sarang walet senilai Rp13  Miliar menuju Tiongkok melalui Terminal Cargo Gapura Internasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/06/320/1790179/top-sarang-walet-kualitas-terbaik-asal-indonesia-siap-ekspor-ke-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/06/320/1790179/top-sarang-walet-kualitas-terbaik-asal-indonesia-siap-ekspor-ke-china"/><item><title>Top! Sarang Walet Kualitas Terbaik Asal Indonesia Siap Ekspor ke China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/06/320/1790179/top-sarang-walet-kualitas-terbaik-asal-indonesia-siap-ekspor-ke-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/06/320/1790179/top-sarang-walet-kualitas-terbaik-asal-indonesia-siap-ekspor-ke-china</guid><pubDate>Jum'at 06 Oktober 2017 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Chyntia Sami Bhayangkara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/06/320/1790179/top-sarang-walet-kualitas-terbaik-asal-indonesia-siap-ekspor-ke-china-W7rNyfFLuD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sarang Walet Ekspor (Foto: Chyntia Sami B/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/06/320/1790179/top-sarang-walet-kualitas-terbaik-asal-indonesia-siap-ekspor-ke-china-W7rNyfFLuD.jpg</image><title>Sarang Walet Ekspor (Foto: Chyntia Sami B/Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Badan Karantina Pertanian siap melepas ekspor sarang walet senilai Rp13 Miliar menuju Tiongkok melalui Terminal Cargo Gapura Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (6/10/2017).

Sarang walet kualitas terbaik seberat 464,5 kilogram tersebut diekspor oleh PT Tong Heng Investment Indonesia yang menjadi perusahaan ke-8 yang dapat menembus pasar sarang walet Tiongkok.

&quot;Untuk Tiongkok ya sarang walet Indonesia teratas. Kita sudah berhasil memenuhi 72,31 persen kebutuhan sarang walet di Tiongkok atau sekitar 48 ton sarang walet,&quot; ujar Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati, Mulyanto.

Nilai ekspor tersebut jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Pada 2016, nilai ekspor sarang walet hanya mencapai US$ 14,99 juta. Kini, nilai ekspor sarang walet di tahun 2017 mencapai US$ 40,43 juta, atau naik sebesar 170 persen dari tahun sebelumnya.

Mulyanto menjelaskan, untuk menembus pasar Tiongkok cukup sulit, karena sarang walet yang akan diekspor dikenakan persyaratan sangat ketat sebagaimana disepakati dalam protokol, khususnya sistem ketelusuran (traceability) dan pemenuhan hygiene dan sanitasi, serta bebas dari Avian Influenza atau flu burung dan penyakit unggas lainnya.

Bahkan, beberapa kali pihak Pemerintah Tiongkok pun sempat datang ke Indonesia guna mengecek secara langsung kualitas rumah walet di Indonesia.

&quot;Diakhir tahun 2014, kami telah berhasil menembus protokol tersebut sehingga saat ini Indonesia dapat ekspor langsung ke Tiongkok tanpa harus melewati negara perantara,&quot; tuturnya.

Melalui penjualan langsung ke Tiongkok, diharapkan dapat mendatangkan margin keuntungan lebih tinggi dan dapat memberikan image positif dengan adanya legalitas dari pemerintah Tiongkok terhadap produk Indonesia.

&quot;Selain itu, keberhasilan ini diharapkan dapat memangkas biaya di rantai distribusi yang selama ini terbuang di negara kedua seperti Singapura, Hongkong dan Taiwan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>TANGERANG - Badan Karantina Pertanian siap melepas ekspor sarang walet senilai Rp13 Miliar menuju Tiongkok melalui Terminal Cargo Gapura Internasional, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jumat (6/10/2017).

Sarang walet kualitas terbaik seberat 464,5 kilogram tersebut diekspor oleh PT Tong Heng Investment Indonesia yang menjadi perusahaan ke-8 yang dapat menembus pasar sarang walet Tiongkok.

&quot;Untuk Tiongkok ya sarang walet Indonesia teratas. Kita sudah berhasil memenuhi 72,31 persen kebutuhan sarang walet di Tiongkok atau sekitar 48 ton sarang walet,&quot; ujar Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati, Mulyanto.

Nilai ekspor tersebut jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Pada 2016, nilai ekspor sarang walet hanya mencapai US$ 14,99 juta. Kini, nilai ekspor sarang walet di tahun 2017 mencapai US$ 40,43 juta, atau naik sebesar 170 persen dari tahun sebelumnya.

Mulyanto menjelaskan, untuk menembus pasar Tiongkok cukup sulit, karena sarang walet yang akan diekspor dikenakan persyaratan sangat ketat sebagaimana disepakati dalam protokol, khususnya sistem ketelusuran (traceability) dan pemenuhan hygiene dan sanitasi, serta bebas dari Avian Influenza atau flu burung dan penyakit unggas lainnya.

Bahkan, beberapa kali pihak Pemerintah Tiongkok pun sempat datang ke Indonesia guna mengecek secara langsung kualitas rumah walet di Indonesia.

&quot;Diakhir tahun 2014, kami telah berhasil menembus protokol tersebut sehingga saat ini Indonesia dapat ekspor langsung ke Tiongkok tanpa harus melewati negara perantara,&quot; tuturnya.

Melalui penjualan langsung ke Tiongkok, diharapkan dapat mendatangkan margin keuntungan lebih tinggi dan dapat memberikan image positif dengan adanya legalitas dari pemerintah Tiongkok terhadap produk Indonesia.

&quot;Selain itu, keberhasilan ini diharapkan dapat memangkas biaya di rantai distribusi yang selama ini terbuang di negara kedua seperti Singapura, Hongkong dan Taiwan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
