<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerimaan Pajak Capai Rp770 Triliun di September, Kurang Rp513,6 Triliun</title><description>Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) mencatat hingga akhir September 2017 total penerimaan pajak sudah mencapai 60%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/20/1791578/penerimaan-pajak-capai-rp770-triliun-di-september-kurang-rp513-6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/20/1791578/penerimaan-pajak-capai-rp770-triliun-di-september-kurang-rp513-6-triliun"/><item><title>Penerimaan Pajak Capai Rp770 Triliun di September, Kurang Rp513,6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/20/1791578/penerimaan-pajak-capai-rp770-triliun-di-september-kurang-rp513-6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2017/10/09/20/1791578/penerimaan-pajak-capai-rp770-triliun-di-september-kurang-rp513-6-triliun</guid><pubDate>Senin 09 Oktober 2017 11:47 WIB</pubDate><dc:creator>Lidya Julita Sembiring</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/10/09/20/1791578/penerimaan-pajak-capai-rp770-triliun-di-september-kurang-rp513-6-triliun-6it7KcxdrD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/10/09/20/1791578/penerimaan-pajak-capai-rp770-triliun-di-september-kurang-rp513-6-triliun-6it7KcxdrD.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) mencatat hingga akhir September 2017 total penerimaan pajak sudah mencapai 60% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017.
Tercatat penerimaan mencapai sebesar Rp770,7 Triliun. Artinya, penerimaan pajak masih kurang sekira Rp513,6 triliun dari target penerimaan Rp1.283,6 triliun dalam APBNP 2017.
&amp;nbsp;Baca juga: Sinyal Positif, Sri Mulyani Yakin Target Penerimaan Pajak Tembus Rp1.283,6 Triliun
&quot;Dari periode 1 Januari sampai 30 September 2017 total penerimaan sebesar Rp770,7 triliun atau 60% dari target APBNP 2017 dan ini sudah termasuk PPh Migas,&quot; ungkap Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan (PKP) Pajak Yon Arsal melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/10/2017).
Sementara itu Penerimaan Pajak di luar PPh Migas sebesar Rp732,1 triliun atau 59,% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 4,70% (y-o-y).
&amp;nbsp;Baca juga: Di DPR, Sri Mulyani Dikasih Wejangan soal Target Pajak
Adapun, PPh Non Migas sendiri sebesar Rp418 triliun atau 56,3% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 12,32% (y-o-y).
Sementara itu PPN &amp;amp; PPnBM sebesar Rp307,3 triliun atau sudah mencapai 64,6% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan 13,70% (y-o-y).
&amp;nbsp;Baca juga: Target Pajak Meningkat, Sri Mulyani Cs Diminta Gali Sumber Penerimaan Baru dari E-Commerce
&quot;Pertumbuhan negatif penerimaan DJP lebih disebabkan adanya penerimaan yang tidak berulang (Uang Tebusan &amp;amp; PPh Final Revaluasi) dan beda waktu pencairan PBB &amp;amp; PPh DTP yang nilainya signifikan. Pertumbuhan non PPh Migas di luar uang tebusan dan di luar seluruh penerimaan yang tidak berulang dan beda waktu tersebut sebesar 12,6%,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) mencatat hingga akhir September 2017 total penerimaan pajak sudah mencapai 60% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017.
Tercatat penerimaan mencapai sebesar Rp770,7 Triliun. Artinya, penerimaan pajak masih kurang sekira Rp513,6 triliun dari target penerimaan Rp1.283,6 triliun dalam APBNP 2017.
&amp;nbsp;Baca juga: Sinyal Positif, Sri Mulyani Yakin Target Penerimaan Pajak Tembus Rp1.283,6 Triliun
&quot;Dari periode 1 Januari sampai 30 September 2017 total penerimaan sebesar Rp770,7 triliun atau 60% dari target APBNP 2017 dan ini sudah termasuk PPh Migas,&quot; ungkap Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan (PKP) Pajak Yon Arsal melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/10/2017).
Sementara itu Penerimaan Pajak di luar PPh Migas sebesar Rp732,1 triliun atau 59,% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 4,70% (y-o-y).
&amp;nbsp;Baca juga: Di DPR, Sri Mulyani Dikasih Wejangan soal Target Pajak
Adapun, PPh Non Migas sendiri sebesar Rp418 triliun atau 56,3% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 12,32% (y-o-y).
Sementara itu PPN &amp;amp; PPnBM sebesar Rp307,3 triliun atau sudah mencapai 64,6% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan 13,70% (y-o-y).
&amp;nbsp;Baca juga: Target Pajak Meningkat, Sri Mulyani Cs Diminta Gali Sumber Penerimaan Baru dari E-Commerce
&quot;Pertumbuhan negatif penerimaan DJP lebih disebabkan adanya penerimaan yang tidak berulang (Uang Tebusan &amp;amp; PPh Final Revaluasi) dan beda waktu pencairan PBB &amp;amp; PPh DTP yang nilainya signifikan. Pertumbuhan non PPh Migas di luar uang tebusan dan di luar seluruh penerimaan yang tidak berulang dan beda waktu tersebut sebesar 12,6%,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
